{"id":64095,"date":"2026-06-28T17:07:38","date_gmt":"2026-06-28T17:07:38","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/06\/28\/klasemen-moto3-2026-veda-ega-ketujuh-maximo-quiles-kokoh-di-puncak\/"},"modified":"2026-06-28T17:07:38","modified_gmt":"2026-06-28T17:07:38","slug":"klasemen-moto3-2026-veda-ega-ketujuh-maximo-quiles-kokoh-di-puncak","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/06\/28\/klasemen-moto3-2026-veda-ega-ketujuh-maximo-quiles-kokoh-di-puncak\/","title":{"rendered":"Klasemen Moto3 2026 Veda Ega Ketujuh, Maximo Quiles Kokoh di Puncak"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/06\/28\/1782660199_004e6d94f2814a718ab3.jpg\" alt=\"Klasemen Moto3 2026: Veda Ega Ketujuh, Maximo Quiles Kokoh di Puncak\"\/><figcaption>Pebalap Indonesia Veda Ega Pratama.(Dok. Antara)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>PEBALAP muda Indonesia, <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/veda-ega-pratama\" title=\"Veda Ega Pratama\">Veda Ega Pratama<\/a>, harus rela turun ke posisi ketujuh klasemen sementara <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/moto3\" title=\"Moto3\">Moto3<\/a> 2026. Hal ini terjadi setelah ia gagal menyelesaikan balapan pada <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/gp-belanda\" title=\"GP Belanda\">GP Belanda<\/a> yang berlangsung di Sirkuit Assen, Minggu (28\/6).<\/p>\n<p>Veda, yang membela Honda Team Asia, tidak mendapatkan tambahan poin karena masuk dalam daftar pembalap yang gagal finis (DNF). Berdasarkan klasifikasi resmi MotoGP, Veda tercatat hanya mampu menyelesaikan delapan putaran sebelum akhirnya terpaksa menghentikan balapan lebih awal.<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>Kegagalan ini membuat koleksi poin Veda tertahan di angka 82. Posisinya tergeser satu tingkat oleh pembalap asal Malaysia, Hakim Danish. Danish yang berhasil finis di urutan ketujuh pada balapan di Assen mendapatkan tambahan sembilan poin, sehingga kini mengoleksi total 82 poin\u2014jumlah yang sama dengan Veda, namun unggul dalam klasifikasi posisi keenam.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/olahraga\/904875\/hasil-latihan-moto3-belanda-veda-ega-pratama-finis-ke-23\" target=\"_blank\" title=\"Hasil Latihan Moto3 Belanda: Veda Ega Pratama Finis ke-23\">Hasil Latihan Moto3 Belanda: Veda Ega Pratama Finis ke-23<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Hasil di Belanda juga membuat jarak Veda dengan penghuni lima besar klasemen semakin lebar. Saat ini, ia tertinggal 20 poin dari Brian Uriarte dan Marco Morelli yang menempati posisi keempat dan kelima dengan masing-masing 102 poin.<\/p>\n<h3>Dominasi Maximo Quiles<\/h3>\n<p>Di sisi lain, Maximo Quiles semakin kokoh di puncak klasemen sementara setelah keluar sebagai juara GP Belanda. Pembalap dari CFMOTO Gaviota Aspar Team tersebut menyelesaikan balapan dengan catatan waktu 33 menit 51,801 detik.<\/p>\n<p>Kemenangan ini memberikan tambahan 25 poin bagi Quiles, sehingga total poinnya kini mencapai 211. Ia unggul jauh sebanyak 90 poin dari Alvaro Carpe yang berada di posisi kedua dengan 121 poin. Sementara itu, David Almansa naik ke posisi ketiga dengan 109 poin setelah berhasil mengamankan podium kedua di Assen.<\/p>\n<p>Pada balapan tersebut, podium dilengkapi oleh Marco Morelli di posisi ketiga. Adapun Rico Salmela, yang sempat bersaing di kelompok lima besar, harus merosot ke posisi ke-11 setelah dijatuhi penalti enam detik.<\/p>\n<div style=\"border: 1px solid #ccc; padding: 15px; background-color: #f9f9f9;\"><strong><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/klasemen-moto3\" title=\"Klasemen Moto3\">Klasemen Moto3<\/a> 2026 (Top 10) Setelah GP Belanda:<\/strong><\/p>\n<ol>&#13;<\/p>\n<li>Maximo Quiles &#8211; 211 poin<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li>Alvaro Carpe &#8211; 121 poin<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li>David Almansa &#8211; 109 poin<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li>Brian Uriarte &#8211; 102 poin<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li>Marco Morelli &#8211; 102 poin<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li>Hakim Danish &#8211; 82 poin<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li>Veda Ega Pratama &#8211; 82 poin<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li>Valentin Perrone &#8211; 79 poin<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li>David Munoz &#8211; 52 poin<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li>Guido Pini &#8211; 48 poin<\/li>\n<p>&#13;\n<\/ol>\n<p>(Ant\/H-3)<\/p>\n<\/div>\n<p>\u00a0<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/olahraga\/905287\/klasemen-moto3-2026-veda-ega-ketujuh-maximo-quiles-kokoh-di-puncak\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pebalap Indonesia Veda Ega Pratama.(Dok. Antara) PEBALAP muda Indonesia, Veda Ega Pratama, harus rela turun ke posisi ketujuh klasemen sementara Moto3 2026. Hal ini terjadi setelah ia gagal menyelesaikan balapan pada GP Belanda yang berlangsung di Sirkuit Assen, Minggu (28\/6). Veda, yang membela Honda Team Asia, tidak mendapatkan tambahan poin karena masuk dalam daftar pembalap [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":64096,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-64095","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/64095","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=64095"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/64095\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/64096"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=64095"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=64095"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=64095"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}