{"id":64081,"date":"2026-06-28T16:31:36","date_gmt":"2026-06-28T16:31:36","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/06\/28\/bocah-4-tahun-meninggal-usai-terjebak-4-jam-di-lubang-proyek-tebet\/"},"modified":"2026-06-28T16:31:36","modified_gmt":"2026-06-28T16:31:36","slug":"bocah-4-tahun-meninggal-usai-terjebak-4-jam-di-lubang-proyek-tebet","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/06\/28\/bocah-4-tahun-meninggal-usai-terjebak-4-jam-di-lubang-proyek-tebet\/","title":{"rendered":"Bocah 4 Tahun Meninggal Usai Terjebak 4 Jam di Lubang Proyek Tebet"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/06\/28\/1782663877_fd82986af54f2fe1572f.jpg\" alt=\"Bocah 4 Tahun Meninggal Usai Terjebak 4 Jam di Lubang Proyek Tebet\"\/><figcaption>Evakuasi bocah yang jatuh ke lobang galian proyek di Tebet.(Dok. Antara)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>SEORANG\u00a0bocah laki-laki berinisial I, usia 4 tahun, dinyatakan meninggal dunia setelah terjebak selama kurang lebih empat jam di dalam lubang <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/galian-proyek\" title=\"galian Proyek\">galian proyek<\/a> pembangunan lapangan multifungsi di kawasan Manggarai, <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/tebet\" title=\"tebet\">Tebet<\/a>, <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/jakarta-selatan\" title=\"jakarta selatan\">Jakarta Selatan<\/a>, Minggu (28\/6\/2026).<\/p>\n<p>Korban sebenarnya sempat dievakuasi dalam kondisi masih bernapas. Namun, nyawanya tidak tertolong saat dalam perjalanan menuju rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis darurat.<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>&#8220;Kondisi korban balita tidak tertolong,&#8221; ujar Kapolsek Tebet AKP Ischak kepada wartawan di Jakarta, Minggu malam.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/megapolitan\/786899\/guru-ngaji-di-tebet-jaksel-ditangkap-diduga-cabuli-10-anak-di-bawah-umur\" title=\"Guru Ngaji di Tebet Jaksel Ditangkap, Diduga Cabuli 10 Anak di Bawah Umur\" target=\"_blank\">Guru Ngaji di Tebet Jaksel Ditangkap, Diduga Cabuli 10 Anak di Bawah Umur<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Kepala Sektor Tebet Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Selatan, Kusnanto, mengonfirmasi bahwa personelnya melakukan evakuasi langsung di lokasi kejadian. Menurutnya, saat berhasil diangkat dari lubang, korban masih menunjukkan tanda-tanda kehidupan.<\/p>\n<p>&#8220;Anggota saya yang melakukan evakuasi dan juga disaksikan oleh warga setempat, masih kondisi hidup. Jadi tidak tertolongnya dalam perjalanan ke rumah sakit,&#8221; jelas Kusnanto.<\/p>\n<h3>Kronologi Kejadian<\/h3>\n<p>Peristiwa tragis ini bermula pada Sabtu malam sekitar pukul 23.40 WIB. Saat itu, korban sedang bermain bersama teman-temannya di sekitar area proyek yang terletak di Taman RW 04, Jalan Manggarai Utara II, Kelurahan Manggarai.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/megapolitan\/762299\/maling-motor-bersenjata-api-tembak-warga-di-tebet-jakarta-selatan\" title=\"Maling Motor Bersenjata Api Tembak Warga di Tebet Jakarta Selatan\" target=\"_blank\">Maling Motor Bersenjata Api Tembak Warga di Tebet Jakarta Selatan<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Nahas, korban terperosok ke dalam lubang proyek yang memiliki kedalaman sekitar 3,5 hingga 4 meter dengan diameter yang sangat sempit, yakni hanya 30 x 30 sentimeter (cm). Teman-teman korban yang melihat kejadian tersebut segera meminta bantuan kepada petugas Pos Komando Taktis (Poskotis) Manggarai, yang kemudian diteruskan ke Polsek Tebet.<\/p>\n<h3>Proses Evakuasi yang Dramatis<\/h3>\n<p>Upaya penyelamatan berlangsung cukup sulit. Pada tahap awal, petugas mencoba melakukan evakuasi secara manual dengan memasukkan personel bertubuh kecil ke dalam lubang sempit tersebut. Namun, upaya ini gagal karena ruang gerak yang sangat terbatas dan kondisi korban yang mengalami trauma hebat.<\/p>\n<p>Menyadari tingkat kesulitan yang tinggi, petugas berkoordinasi dengan Sudin Gulkarmat, Puskesmas Tebet, dan RSUD Tebet. Dua unit alat berat berupa ekskavator dikerahkan ke lokasi untuk melakukan penggalian di sisi lubang.<\/p>\n<p>Penggalian dilakukan secara ekstra hati-hati guna membuat jalur aman tanpa memicu longsoran tanah yang dapat menimbun korban. Polisi juga memasang garis pengaman di sekitar lokasi untuk mensterilkan area dari kerumunan warga yang ingin menyaksikan proses tersebut.<\/p>\n<p>Setelah perjuangan selama empat jam, korban akhirnya berhasil dikeluarkan dari lubang pada Minggu dini hari sekitar pukul 03.55 WIB. Korban segera dilarikan ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), namun dinyatakan meninggal dunia sebelum tiba di lokasi.<\/p>\n<p>Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui penyebab pasti jatuhnya korban ke dalam lubang proyek tersebut, termasuk memeriksa aspek keamanan di area pembangunan lapangan multifungsi tersebut. (Ant\/H-3)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/megapolitan\/905302\/bocah-4-tahun-meninggal-usai-terjebak-4-jam-di-lubang-proyek-tebet\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Evakuasi bocah yang jatuh ke lobang galian proyek di Tebet.(Dok. Antara) SEORANG\u00a0bocah laki-laki berinisial I, usia 4 tahun, dinyatakan meninggal dunia setelah terjebak selama kurang lebih empat jam di dalam lubang galian proyek pembangunan lapangan multifungsi di kawasan Manggarai, Tebet, Jakarta Selatan, Minggu (28\/6\/2026). Korban sebenarnya sempat dievakuasi dalam kondisi masih bernapas. Namun, nyawanya tidak [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":64082,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-64081","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/64081","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=64081"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/64081\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/64082"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=64081"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=64081"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=64081"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}