{"id":64051,"date":"2026-06-28T15:12:56","date_gmt":"2026-06-28T15:12:56","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/06\/28\/5-penyebab-kentut-terus-menerus-yang-perlu-diwaspadai\/"},"modified":"2026-06-28T15:12:56","modified_gmt":"2026-06-28T15:12:56","slug":"5-penyebab-kentut-terus-menerus-yang-perlu-diwaspadai","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/06\/28\/5-penyebab-kentut-terus-menerus-yang-perlu-diwaspadai\/","title":{"rendered":"5 Penyebab Kentut Terus-Menerus yang Perlu Diwaspadai"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/06\/28\/1782659404_ec3287f2d864b57b7415.jpg\" alt=\"5 Penyebab Kentut Terus-Menerus yang Perlu Diwaspadai\"\/><figcaption>Ilustrasi(magnifik)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/kentut\" title=\"kentut\">KENTUT<\/a> merupakan mekanisme alami tubuh untuk mengeluarkan gas dari saluran pencernaan melalui anus. Normalnya, seseorang mengeluarkan gas sebanyak 13-20 kali dalam sehari.\u00a0<\/p>\n<p>Namun, ketika frekuensinya melebihi angka tersebut dan terjadi secara terus-menerus, kondisi ini patut diwaspadai karena bisa menjadi indikator adanya gangguan kesehatan atau pola hidup yang keliru.<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>Dilansir dari Siloam Hospitals, berikut ini beberapa kondisi yang bisa memicu seseorang untuk kentut secara terus-menerus:<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/899941\/13-bahaya-tidak-bisa-kentut\" title=\"13 Bahaya tidak Bisa Kentut\" target=\"_blank\">13 Bahaya tidak Bisa Kentut<\/a><\/strong><\/p>\n<h3><strong>1. Mengonsumsi Makanan Tertentu<\/strong><\/h3>\n<p>Salah satu <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/penyebab-sering-kentut\" title=\"penyebab sering kentut\">penyebab sering kentut<\/a> adalah pengaruh asupan harian, terutama makanan pemicu gas berlebih dalam tubuh. Adapun sejumlah makanan yang berpotensi meningkatkan frekuensi kentut adalah:<\/p>\n<ul>&#13;<\/p>\n<li>Susu dan produk olahannya (seperti keju).<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li>Kacang-kacangan.<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li>Biji-bijian (seperti oat dan gandum).<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li>Pemanis buatan.<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li>Buah-buahan (seperti apel dan pir).<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li>Minuman berkarbonasi (soda dan bir).<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li>Sayuran pemicu asam lambung (seperti kol dan brokoli).<\/li>\n<p>&#13;\n<\/ul>\n<p>Selain itu, kentut terus-menerus juga bisa terjadi apabila makanan yang dikonsumsi telah terkontaminasi bakteri seperti E. coli. Pasalnya, bakteri ini melakukan fermentasi gula di dalam saluran pencernaan yang kemudian menghasilkan gas.<\/p>\n<h3><strong>2. Terlalu Banyak Menelan Udara<\/strong><\/h3>\n<p>Kondisi ini bisa terjadi tanpa disadari ketika seseorang melakukan beberapa aktivitas sehari-hari, seperti:<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/887386\/8-bahaya-sering-menahan-kentut\" title=\"8 Bahaya Sering Menahan Kentut\" target=\"_blank\">8 Bahaya Sering Menahan Kentut<\/a><\/strong><\/p>\n<ul>&#13;<\/p>\n<li>Menggunakan gigi palsu yang terlalu longgar.<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li>Mengonsumsi makanan dan minuman terlalu cepat.<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li>Mengunyah permen karet atau mengisap permen.<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li>Sering merokok.<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li>Mengonsumsi minuman berkarbonasi.<\/li>\n<p>&#13;\n<\/ul>\n<p>Terlalu banyak menelan udara juga bisa terjadi ketika seseorang sedang cemas. Perasaan cemas cenderung membuat seseorang bernapas lebih cepat (hiperventilasi) sehingga udara yang masuk ke dalam tubuh menjadi lebih banyak.<\/p>\n<h3><strong>3. Intoleransi Laktosa<\/strong><\/h3>\n<p>Intoleransi laktosa adalah kondisi ketika tubuh tidak bisa mencerna laktosa, yaitu gula yang terdapat dalam susu sapi. Pada kondisi ini, masuknya laktosa ke dalam saluran pencernaan akan menyebabkan produksi gas meningkat, diare, hingga kentut terus-menerus.<\/p>\n<h3><strong>4. Sembelit<\/strong><\/h3>\n<p>Sembelit menjadi salah satu penyebab sering kentut yang paling umum terjadi. Ketika feses terjebak dalam usus besar dan tidak dapat dikeluarkan, hal ini akan memicu timbulnya gas berlebih akibat proses fermentasi feses yang tertahan. Jika gas tersebut ikut terjebak, kondisi ini dapat menyebabkan seseorang kesulitan untuk kentut sekaligus buang air besar.<\/p>\n<h3><strong>5. Refluks Asam Lambung (GERD)<\/strong><\/h3>\n<p>GERD adalah kondisi ketika asam lambung naik ke kerongkongan. Kondisi ini kerap membuat penderitanya lebih sering bersendawa dan menelan. Aktivitas menelan yang berulang itulah yang menyebabkan tubuh tanpa sadar memasukkan udara berlebihan ke saluran pencernaan hingga menumpuk.<\/p>\n<h3><strong>Cara Mengatasi Kentut Terus-menerus<\/strong><\/h3>\n<p>Untuk mengatasi kondisi ini, pengidap perlu mengetahui terlebih dahulu penyebab utamanya. Pada dasarnya, karena keluhan ini dipicu oleh penumpukan gas, beberapa langkah mandiri yang bisa dilakukan untuk mencegahnya meliputi:<\/p>\n<ul>&#13;<\/p>\n<li>Menghindari makanan yang menjadi pemicu produksi gas.<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li>Mengurangi kebiasaan merokok.<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li>Rutin berolahraga untuk melancarkan pergerakan usus.<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li>Mengunyah makanan dengan perlahan agar udara tidak ikut tertelan.<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li>Menjalani pola makan yang lebih sehat dan teratur.<\/li>\n<p>&#13;\n<\/ul>\n<p>Apabila Anda menyadari adanya peningkatan frekuensi kentut yang disertai rasa tidak nyaman pada perut dan tak kunjung hilang, segera berkonsultasi dengan Dokter untuk memperoleh diagnosis serta saran penanganan yang tepat.<\/p>\n<p><strong>Sumber<\/strong>: <em>Siloam Hospitals<\/em><\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/905283\/5-penyebab-kentut-terus-menerus-yang-perlu-diwaspadai\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ilustrasi(magnifik) KENTUT merupakan mekanisme alami tubuh untuk mengeluarkan gas dari saluran pencernaan melalui anus. Normalnya, seseorang mengeluarkan gas sebanyak 13-20 kali dalam sehari.\u00a0 Namun, ketika frekuensinya melebihi angka tersebut dan terjadi secara terus-menerus, kondisi ini patut diwaspadai karena bisa menjadi indikator adanya gangguan kesehatan atau pola hidup yang keliru. Dilansir dari Siloam Hospitals, berikut ini [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":64052,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-64051","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/64051","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=64051"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/64051\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/64052"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=64051"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=64051"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=64051"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}