{"id":64023,"date":"2026-06-28T14:01:21","date_gmt":"2026-06-28T14:01:21","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/06\/28\/diskusi-publik-deklarasikan-maklumat-dan-resolusi-bersama\/"},"modified":"2026-06-28T14:01:21","modified_gmt":"2026-06-28T14:01:21","slug":"diskusi-publik-deklarasikan-maklumat-dan-resolusi-bersama","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/06\/28\/diskusi-publik-deklarasikan-maklumat-dan-resolusi-bersama\/","title":{"rendered":"Diskusi Publik Deklarasikan Maklumat dan Resolusi Bersama"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/06\/28\/1782654646_37319651b51785774470.jpeg\" alt=\"Diskusi Publik Deklarasikan Maklumat dan Resolusi Bersama \"\/><figcaption>Ilustrasi(Dok Istimewa)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>AULA Gedung Pemuda KNPI Rawamangun menjadi saksi bersatunya komitmen disugenerasi muda dalam mengawal arah bangsa. Gerakan Pemuda Islam (GPI) bersama aliansi elemen Pemuda, Mahasiswa, dan Pelajar Indonesia bersatu dalam satu suara. Diskusi Publik tersebut digelar dengan tajuk \u201cJalan Ninja Kaum Intelektual: Mengawal Pemerintah Melalui Kritik Terukur Tanpa Pusaran Konflik\u201d. Dengan menghadirkan 3 orang\u00a0narasumber, Ketua Umum PP GPI, Khoirul Amin dan senior aktivis Jakarta, Khairullah T, serta Talimuddin Rumaratu.\u00a0<\/p>\n<p>Diskusi yang berjalan interaktif ini melahirkan sebuah pernyataan sikap tegas yang dituangkan dalam dokumen &#8220;<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/maklumat\" title=\"maklumat\">Maklumat<\/a> dan Resolusi Bersama&#8221;. <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/pembacaan-maklumat\" title=\"pembacaan maklumat\">Pembacaan maklumat<\/a> tersebut dilakukan secara bergantian oleh para perwakilan masing-masing elemen yang hadir sebagai simbol soliditas kaum muda Indonesia.\u00a0<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>\u201cKami menegaskan, bahwa narasi &#8220;Indonesia Bangkrut&#8221; merupakan lompatan konklusi keliru yang tidak berdasar pada indikator ekonomi riil dan hanya menjadi retorika politik jalanan,\u201d tegas Fery Dermawan selaku Sekretaris Jenderal Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Islam,\u00a0membaca Maklumat dan Resolusi Bersama. Sabtu (27\/06\/2026).\u00a0<\/p>\n<p>\u201cPertumbuhan ekonomi Indonesia pada Triwulan I tahun 2026 tumbuh positif sebesar 5,61% (salah satu yang terbaik di G20 dan ASEAN), daya beli masyarakat terjaga, serta cadangan beras Bulog menembus rekor 5,3 juta ton pada pertengahan 2026,\u201d lanjutnya.\u00a0<\/p>\n<p>Sementara itu, M. Zaeni Warat mewakili elemen pemuda menyampaikan dukungan penuh terhadap perbaikan dan tata kelola di Badan Gizi Nasional. Selain itu, Zaeni juga menyatakan dukungannya terhadap disentralisasi ekonomi melalui Koperasi Desa Merah Putih.\u00a0<\/p>\n<p>\u201cPolemik dugaan kebocoran anggaran di Badan Gizi Nasional (BGN) membuktikan berfungsinya sistem deteksi dini dan penegakan hukum. Evaluasi dan penindakan hukum harus tetap berjalan, namun hak gizi bagi 43 juta anak sekolah tidak boleh dihentikan,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p>\u201cKami juga mendukung penuh logika berdikari melalui Koperasi Desa Merah Putih agar sirkulasi modal bergerak nyata di tingkat kelurahan\/desa demi pertumbuhan yang tidak Jawa sentris,\u201d tandas M. Zaeni Warat.<\/p>\n<p>Zhiyah Aulia selaku perwakilan dari elemen pelajar menyampaikan, bahwa tuntutan agar Presiden Prabowo Subianto mundur di tengah jalan adalah Inkonstitusional. \u201cKami menilai, tuntutan agar Presiden Prabowo Subianto mundur di tengah jalan tanpa alasan yuridis adalah tindakan yang terlalu prematur, tidak proporsional, serta berpotensi mencederai\u00a0<br \/>&#13;<br \/>\nkonstitusi yang sah,\u201d cetusnya.<\/p>\n<p>Ia juga menjelaskan, bahwa konteks historis saat ini dengan tahun 1998 sangat jauh berbeda. Untuk itu, Zhiyah Aulia menyatakan menolak tegas narasi provokasi yang berkembang di publik saat ini tentang &#8220;Reformasi Jilid II&#8221;. \u00a0\u201cKami menolak tegas gerakan inkonstitusional dan narasi &#8220;Reformasi Jilid II&#8221;. Kami menilai sistem checks and balances sudah berjalan baik melalui MK, DPR multi-partai, Pers yang bebas.\u00a0Menolak gerakan politik ekstrem skala besar adalah bentuk empati pemuda untuk melindungi hajat hidup rakyat kecil dari ancaman inflasi dan PHK massal,\u201d tandas Zhiyah Aulia (H-2)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/politik-dan-hukum\/905266\/diskusi-publik-deklarasikan-maklumat-dan-resolusi-bersama-\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ilustrasi(Dok Istimewa) AULA Gedung Pemuda KNPI Rawamangun menjadi saksi bersatunya komitmen disugenerasi muda dalam mengawal arah bangsa. Gerakan Pemuda Islam (GPI) bersama aliansi elemen Pemuda, Mahasiswa, dan Pelajar Indonesia bersatu dalam satu suara. Diskusi Publik tersebut digelar dengan tajuk \u201cJalan Ninja Kaum Intelektual: Mengawal Pemerintah Melalui Kritik Terukur Tanpa Pusaran Konflik\u201d. Dengan menghadirkan 3 orang\u00a0narasumber, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":64024,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-64023","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/64023","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=64023"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/64023\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/64024"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=64023"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=64023"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=64023"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}