{"id":63981,"date":"2026-06-28T12:08:15","date_gmt":"2026-06-28T12:08:15","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/06\/28\/11-bahaya-sering-konsumsi-kental-manis\/"},"modified":"2026-06-28T12:08:15","modified_gmt":"2026-06-28T12:08:15","slug":"11-bahaya-sering-konsumsi-kental-manis","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/06\/28\/11-bahaya-sering-konsumsi-kental-manis\/","title":{"rendered":"11 Bahaya Sering Konsumsi Kental Manis"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/06\/28\/1782648030_e5d23c1103bcddaaf463.jpg\" alt=\"11 Bahaya Sering Konsumsi Kental Manis\"\/><figcaption>Berikut Bahaya Sering Konsumsi Kental Manis(magnifik)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/kental-manis\" title=\"kental manis\">KENTAL manis<\/a> adalah produk olahan berbentuk cair kental yang terbuat dari susu dengan kandungan gula yang sangat tinggi, sehingga rasanya manis dan teksturnya kental.<\/p>\n<p>Meskipun mengandung bahan dasar susu, kental manis lebih tepat dikategorikan sebagai pemanis atau topping makanan, bukan sebagai pengganti susu utama, karena kandungan proteinnya relatif rendah dibandingkan kandungan gulanya.<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<h3><strong>1. Meningkatkan Risiko Obesitas<\/strong><\/h3>\n<p>Kandungan gula dan kalori yang tinggi dapat menyebabkan penumpukan lemak jika dikonsumsi berlebihan.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/885729\/13-bahaya-sering-konsumsi-kental-manis\" title=\"13 Bahaya Sering Konsumsi Kental Manis\" target=\"_blank\">13 Bahaya Sering Konsumsi Kental Manis<\/a><\/strong><\/p>\n<h3><strong>2. Meningkatkan Risiko Diabetes<\/strong><\/h3>\n<p>Asupan gula berlebih dalam jangka panjang dapat meningkatkan risiko gangguan gula darah seperti Diabetes.<\/p>\n<h3><strong>3. Merusak Kesehatan Gigi<\/strong><\/h3>\n<p>Gula tinggi menjadi makanan bakteri di mulut yang dapat menyebabkan gigi berlubang dan kerusakan gigi.<\/p>\n<h3><strong>4. Meningkatkan Gula Darah dengan Cepat<\/strong><\/h3>\n<p>Kental manis memiliki indeks glikemik tinggi sehingga bisa membuat gula darah naik drastis setelah dikonsumsi.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/902124\/susu-penting-untuk-anak-kental-manis-bukan-susu\" title=\"Susu Penting untuk Anak, Kental Manis bukan Susu\" target=\"_blank\">Susu Penting untuk Anak, Kental Manis bukan Susu<\/a><\/strong><\/p>\n<h3><strong>5. Meningkatkan Risiko Penyakit Jantung<\/strong><\/h3>\n<p>Konsumsi gula berlebihan dapat memicu tekanan darah tinggi dan gangguan metabolisme yang berdampak pada jantung.<\/p>\n<h3><strong>6. Kurang Kandungan Gizi Seimbang<\/strong><\/h3>\n<p>Kental manis rendah protein dan nutrisi penting, sehingga tidak baik dijadikan sumber gizi utama.<\/p>\n<h3><strong>7. Memicu Resistensi Insulin<\/strong><\/h3>\n<p>Konsumsi gula berlebih secara terus-menerus dapat membuat tubuh kurang sensitif terhadap insulin.<\/p>\n<h3><strong>8. Menyebabkan Lonjakan Energi Sesaat<\/strong><\/h3>\n<p>Gula memberikan energi cepat, tetapi sering diikuti rasa lemas setelah kadar gula turun.<\/p>\n<h3><strong>9. Meningkatkan Risiko Fatty Liver<\/strong><\/h3>\n<p>Kelebihan gula, terutama fruktosa, dapat diubah menjadi lemak di hati jika dikonsumsi terus-menerus.<\/p>\n<h3><strong>10. Membuat Pola Makan Tidak Sehat<\/strong><\/h3>\n<p>Rasa manis yang kuat dapat membuat seseorang lebih sering menginginkan makanan tinggi gula lainnya.<\/p>\n<h3><strong>11. Berisiko pada Anak-anak Jika Dijadikan Pengganti Susu<\/strong><\/h3>\n<p>Jika digunakan sebagai pengganti susu, anak bisa kekurangan protein, kalsium, dan nutrisi penting untuk tumbuh kembang.<\/p>\n<p>Kental manis aman dikonsumsi sesekali dalam jumlah kecil sebagai pelengkap makanan, tetapi tidak dianjurkan untuk dikonsumsi setiap hari atau dijadikan pengganti susu utama. (Z-4)<\/p>\n<p><strong>Sumber<\/strong>: <em>klikdokter, halodoc<\/em><\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/905223\/11-bahaya-sering-konsumsi-kental-manis\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Berikut Bahaya Sering Konsumsi Kental Manis(magnifik) KENTAL manis adalah produk olahan berbentuk cair kental yang terbuat dari susu dengan kandungan gula yang sangat tinggi, sehingga rasanya manis dan teksturnya kental. Meskipun mengandung bahan dasar susu, kental manis lebih tepat dikategorikan sebagai pemanis atau topping makanan, bukan sebagai pengganti susu utama, karena kandungan proteinnya relatif rendah [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":63982,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-63981","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/63981","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=63981"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/63981\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/63982"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=63981"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=63981"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=63981"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}