{"id":63444,"date":"2026-06-27T05:54:38","date_gmt":"2026-06-27T05:54:38","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/06\/27\/jutaan-orang-usia-produktif-berisiko-terpapar-penyalahgunaan-napza\/"},"modified":"2026-06-27T05:54:38","modified_gmt":"2026-06-27T05:54:38","slug":"jutaan-orang-usia-produktif-berisiko-terpapar-penyalahgunaan-napza","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/06\/27\/jutaan-orang-usia-produktif-berisiko-terpapar-penyalahgunaan-napza\/","title":{"rendered":"Jutaan Orang Usia Produktif Berisiko Terpapar Penyalahgunaan NAPZA"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/06\/27\/1782539371_10b376c82227d1cbde82.jpg\" alt=\"Jutaan Orang Usia Produktif Berisiko Terpapar Penyalahgunaan NAPZA\"\/><figcaption>Kemenkes mencatat prevalensi penyalahguna NAPZA usia 15-64 tahun mencapai 4,1 juta jiwa.(Dok. Diskominfo Sulteng)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>KEMENTERIA Kesehatan (<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/kemenkes\" title=\"kemenkes\">Kemenkes<\/a>) mengungkapkan jutaan orang <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/usia-produktif\" title=\"Usia Produktif\">usia produktif<\/a> di Indonesia masih terpapar risiko tinggi <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/penyalahgunaan-narkotika\" title=\"Penyalahgunaan Narkotika\">penyalahgunaan Narkotika<\/a>, Psikotropika, dan Zat Adiktif (<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/napza\" title=\"NAPZA\">NAPZA<\/a>). Berdasarkan data tahun 2025, prevalensi penyalahguna pada kelompok usia 15-64 tahun mencapai 2,11% atau sekitar 4,1 juta jiwa.<\/p>\n<p>Direktur Pelayanan Kesehatan Kelompok Rentan Kemenkes, Imran Pambudi, memproyeksikan jumlah tersebut akan terus meningkat hingga menyentuh angka 4,6 juta jiwa pada 2026. Kondisi ini dinilai mengancam produktivitas nasional, terutama dengan porsi tertinggi berada pada kelompok usia 20\u201329 tahun.<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>&#8220;Ada sinyal bahaya berupa kenaikan kasus pada remaja di bawah 19 tahun yang memerlukan intervensi segera,&#8221; ujar Imran saat dihubungi, Sabtu (27\/6). Ia menekankan bahwa dampak penyalahgunaan ini tidak hanya merusak individu, tetapi juga kesejahteraan keluarga secara luas.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/megapolitan\/903032\/menyaru-di-ruang-publik-ini-alasan-narkotika-cair-sulit-dideteksi\" title=\"Menyaru di Ruang Publik, Ini Alasan Narkotika Cair Sulit Dideteksi\" target=\"_blank\">Menyaru di Ruang Publik, Ini Alasan Narkotika Cair Sulit Dideteksi<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Hingga saat ini, pemerintah telah menyediakan 1.494 fasilitas pelayanan kesehatan di 35 provinsi sebagai rujukan rehabilitasi medik. Namun, Imran mengakui adanya kesenjangan besar antara kapasitas layanan dengan jumlah penyalahguna. Tahun lalu, hanya puluhan ribu orang yang menerima rehabilitasi medis, padahal estimasi kebutuhan mencapai jutaan orang.<\/p>\n<p>Untuk mengatasi kesenjangan akses dan pembiayaan, Kemenkes mendorong strategi terpadu yang mengintegrasikan skrining terstandar seperti ASSIST di layanan primer atau Puskesmas. Selain itu, program farmakoterapi seperti Program Terapi Rumatan Metadona (PTRM) akan diperluas melalui dukungan rumah sakit pengampu dan unit satelit.<\/p>\n<p>Imran juga menyoroti pentingnya peran keluarga sebagai garis depan pencegahan. Kemampuan keluarga dalam mengenali perubahan perilaku dan melakukan pendekatan empatik dianggap krusial untuk merujuk korban ke layanan kesehatan sebelum terlambat.<\/p>\n<p>Di tingkat regulasi, pemerintah fokus pada pembaruan penggolongan <i>New Psychoactive Substances<\/i> (NPS) dan penguatan pengawasan perbatasan. &#8220;Peringatan Hari Anti Narkoba Internasional tahun ini adalah panggilan untuk bertindak nyata, bukan sekadar seremonial,&#8221; pungkasnya. (Z-10)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/904951\/jutaan-orang-usia-produktif-berisiko-terpapar-penyalahgunaan-napza\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kemenkes mencatat prevalensi penyalahguna NAPZA usia 15-64 tahun mencapai 4,1 juta jiwa.(Dok. Diskominfo Sulteng) KEMENTERIA Kesehatan (Kemenkes) mengungkapkan jutaan orang usia produktif di Indonesia masih terpapar risiko tinggi penyalahgunaan Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif (NAPZA). Berdasarkan data tahun 2025, prevalensi penyalahguna pada kelompok usia 15-64 tahun mencapai 2,11% atau sekitar 4,1 juta jiwa. Direktur Pelayanan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":63445,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-63444","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/63444","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=63444"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/63444\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/63445"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=63444"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=63444"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=63444"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}