{"id":63275,"date":"2026-06-26T19:13:19","date_gmt":"2026-06-26T19:13:19","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/06\/26\/dokter-icha-pakaenoni-meninggal-dunia-penyebab-kematian-tunggu-hasil-medis\/"},"modified":"2026-06-26T19:13:19","modified_gmt":"2026-06-26T19:13:19","slug":"dokter-icha-pakaenoni-meninggal-dunia-penyebab-kematian-tunggu-hasil-medis","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/06\/26\/dokter-icha-pakaenoni-meninggal-dunia-penyebab-kematian-tunggu-hasil-medis\/","title":{"rendered":"Dokter Icha Pakaenoni Meninggal Dunia, Penyebab Kematian Tunggu Hasil Medis"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/06\/26\/1782482987_23c74ca76c5a8e793fc8.png\" alt=\"Dokter Icha Pakaenoni Meninggal Dunia, Penyebab Kematian Tunggu Hasil Medis\"\/><figcaption>Pada Senin (22\/6), dr. Icha sempat keluar dari ruang perawatan untuk melaporkan kasus tersebut ke Badan Kehormatan DPRD TTU dan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Timor Tengah Utara, didampingi pimpinan Dinas Kesehatan TTU.(Dok. Istimewa)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p><strong>DOKTER<\/strong>\u00a0di Rumah Sakit Leona Kefamenanu, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur (NTT), dr. Icha Pakaenoni, dilaporkan meninggal dunia pada Jumat (26\/6) petang. Kabar duka ini datang setelah sebelumnya dr. Icha menjadi sorotan publik akibat dugaan intimidasi yang dialaminya saat bertugas di Instalasi Gawat Darurat (IGD).<\/p>\n<p>Pihak keluarga mengonfirmasi kabar tersebut namun menyatakan penyebab pasti meninggalnya dr. Icha masih menunggu hasil pemeriksaan medis.<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>Kabar duka disampaikan oleh paman almarhumah, Viktor Manbait, yang menerima informasi dari Kupang.\u00a0&#8220;Sekitar pukul 18.30 Wita sore ini saya mendapat kabar dari Bapak Gabriel Pakaenoni dari Kupang bahwa dokter Icha telah berpulang ke Rumah Bapa di Surga,&#8221; kata Viktor Manbait kepada <em>Media Indonesia, <\/em>Jumat\u00a0(26\/6) malam.<\/p>\n<p>Viktor menegaskan bahwa keluarga belum bisa memberikan keterangan mengenai penyebab kematian hingga proses medis selesai.\u00a0&#8220;Sebab meninggalnya dokter Icha akan disampaikan setelah penanganan medis dilakukan,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p>Mewakili keluarga, Viktor juga mengucapkan terima kasih atas perhatian dan dukungan yang diberikan masyarakat selama ini terhadap dr. Icha.\u00a0&#8220;Terima kasih atas atensi dan dukungan teman-teman semua dalam bersama menjaga dan melindungi para medis di rumah sakit dalam menjalankan tugas pelayanan kemanusiaannya,&#8221; ucapnya.<\/p>\n<h2>Dugaan Intimidasi di IGD<\/h2>\n<p>Nama dr. Icha Pakaenoni menjadi perhatian publik setelah keluarganya mengungkap dugaan intimidasi yang dilakukan oleh dua anggota DPRD Timor Tengah Utara. Insiden tersebut terjadi saat dr. Icha bertugas di IGD RS Leona pada Sabtu (13\/6).<\/p>\n<p>Saat itu, dr. Icha sedang menangani seorang pasien anak yang menjadi korban gigitan ular berbisa, yang merupakan pasien rujukan dari RSUD Kefamenanu.<\/p>\n<p>Menurut penjelasan keluarga, dr. Icha telah menjalankan penanganan sesuai standar operasional prosedur (SOP), termasuk berkonsultasi dengan dokter spesialis. Hasil konsultasi menyatakan pasien belum direkomendasikan untuk menerima terapi yang diminta keluarga. Selain itu, rumah sakit tidak memiliki stok obat yang dimaksud.<\/p>\n<p>Viktor Manbait menjelaskan bahwa keluarga pasien tidak menerima penjelasan tersebut. Salah seorang dari mereka, yang mengaku sebagai anggota DPRD TTU, melayangkan protes dengan nada tinggi. Tak lama berselang, seorang anggota DPRD lainnya datang dan turut mempertanyakan penanganan medis yang diberikan.<\/p>\n<p>Situasi itu disebut membuat dr. Icha mengalami tekanan psikologis hingga menangis saat masih bertugas sebagai dokter jaga.<\/p>\n<p>Kondisi psikologis dr. Icha dilaporkan semakin menurun keesokan harinya, Minggu (14\/6). Ia merasa takut untuk kembali bertugas setelah melihat kembali orang-orang yang terlibat dalam insiden tersebut di lingkungan rumah sakit, sehingga ia memilih pulang ke tempat tinggalnya.<\/p>\n<p>Pada malam harinya, dr. Icha ditemukan dalam kondisi lemah oleh rekan kerjanya dan segera dilarikan ke RS Leona untuk perawatan. Kepada keluarga, ia mengaku masih mengalami ketakutan dan tekanan akibat peristiwa itu.<\/p>\n<h2>DPRD TTU Bantah Intimidasi<\/h2>\n<p>Menyikapi insiden tersebut, keluarga dr. Icha mendatangi kantor DPRD TTU pada 15 Juni 2026 untuk meminta klarifikasi. Pimpinan DPRD TTU membenarkan bahwa kedua orang tersebut adalah anggota dewan dan berjanji akan memproses masalah ini melalui Badan Kehormatan DPRD.<\/p>\n<p>Ketua DPRD TTU, Kristoforus Efi, yang sempat menjenguk dr. Icha di rumah sakit, menyatakan persoalan itu akan disikapi sesuai tata tertib DPRD.<\/p>\n<p>Terkait dugaan intimidasi, Kristoforus mengaku telah meminta klarifikasi dari salah satu anggota dewan yang terlibat, <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/rober-tubani\" title=\"Rober Tubani\">Rober Tubani<\/a>. Menurutnya, yang bersangkutan membantah telah melakukan intimidasi atau membentak.<\/p>\n<blockquote><p>&#8220;Saya sudah klarifikasi dengan salah satu anggota DPRD TTU yang diduga yakni Pak Rober Tubani bahwa mereka tidak bentak dan intimidasi, hanya suara keras menanyakan prosedur penanganan pasien gigit ular,&#8221; ujar Kristoforus.<\/p><\/blockquote>\n<p>Ia menambahkan, anggota DPRD tersebut telah menyampaikan permohonan maaf kepada Direktur dan manajemen RS Leona serta membuka ruang mediasi dengan keluarga dr. Icha.<\/p>\n<p>Sebelumnya, pada Senin (22\/6), dr. Icha sempat keluar dari ruang perawatan untuk melaporkan kasus tersebut ke Badan Kehormatan DPRD TTU dan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Timor Tengah Utara, didampingi pimpinan Dinas Kesehatan TTU. (PO\/I-1)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/nusantara\/904811\/dokter-icha-pakaenoni-meninggal-dunia-penyebab-kematian-tunggu-hasil-medis\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pada Senin (22\/6), dr. Icha sempat keluar dari ruang perawatan untuk melaporkan kasus tersebut ke Badan Kehormatan DPRD TTU dan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Timor Tengah Utara, didampingi pimpinan Dinas Kesehatan TTU.(Dok. Istimewa) DOKTER\u00a0di Rumah Sakit Leona Kefamenanu, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur (NTT), dr. Icha Pakaenoni, dilaporkan meninggal dunia pada [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":63276,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-63275","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/63275","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=63275"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/63275\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/63276"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=63275"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=63275"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=63275"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}