{"id":63219,"date":"2026-06-26T16:49:42","date_gmt":"2026-06-26T16:49:42","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/06\/26\/belasan-orang-diamankan-saat-polisi-bubarkan-massa-di-depan-gedung-grahadi\/"},"modified":"2026-06-26T16:49:42","modified_gmt":"2026-06-26T16:49:42","slug":"belasan-orang-diamankan-saat-polisi-bubarkan-massa-di-depan-gedung-grahadi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/06\/26\/belasan-orang-diamankan-saat-polisi-bubarkan-massa-di-depan-gedung-grahadi\/","title":{"rendered":"Belasan Orang Diamankan saat Polisi Bubarkan Massa di Depan Gedung Grahadi"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/06\/26\/1782487552_2e0462ef04d60d498f7f.png\" alt=\"Belasan Orang Diamankan saat Polisi Bubarkan Massa di Depan Gedung Grahadi\"\/><figcaption>Kapolrestabes Surabaya Kombes Luthfie Sulistiawan (kedua kanan) saat memimpin pembubaran aksi massa di Jalan Gubenur Suryo, Surabaya, Jawa Timur, Jumat (26\/6\/2026).(Antara)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>KEPOLISIAN membubarkan aksi massa di depan Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Jawa Timur, Jumat (26\/6) malam, setelah sebagian peserta aksi diduga melakukan perusakan pagar serta pelemparan yang dinilai membahayakan keselamatan masyarakat dan petugas.<\/p>\n<p>Kapolrestabes Surabaya Kombes Luthfie Sulistiawan mengatakan sejak Jumat sore pihaknya telah memberikan pengamanan terhadap aksi penyampaian aspirasi di depan Gedung Negara Grahadi.<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>&#8220;Kami memberikan pelayanan dengan baik. Namun, kami menyayangkan adanya perusakan dan pelemparan yang terjadi,&#8221; kata Luthfie.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/nusantara\/904842\/perusakan-gedung-grahadi-saat-demo-indonesiasekarat-picu-keprihatinan\" title=\"Perusakan Gedung Grahadi saat Demo #IndonesiaSekarat Picu Keprihatinan\" target=\"_blank\">Perusakan Gedung Grahadi saat Demo #IndonesiaSekarat Picu Keprihatinan<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Menurut Luthfie, aksi perusakan dan pelemparan diduga dilakukan oleh sebagian massa setelah waktu Magrib. Kepolisian telah beberapa kali memberikan imbauan agar tindakan tersebut dihentikan, namun tidak diindahkan.<\/p>\n<p>Ia menjelaskan, pagar Gedung Negara Grahadi mengalami kerusakan akibat insiden tersebut. Padahal, sejak awal kepolisian berkomitmen mengamankan jalannya unjuk rasa selama berlangsung secara tertib dan sesuai ketentuan.<\/p>\n<h3>Polisi Dorong Massa hingga Bundaran Air Mancur<\/h3>\n<p>Karena imbauan tidak dipatuhi, petugas kemudian melakukan pembubaran secara bertahap dengan mendorong massa menjauh dari depan Gedung Grahadi hingga ke kawasan Bundaran Air Mancur.<\/p>\n<p>Luthfie mengatakan sekitar belasan orang diamankan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Hingga kini, jumlah pasti orang yang diamankan masih dalam proses pendataan.<\/p>\n<p>Kapolrestabes juga memastikan tidak ada personel kepolisian yang mengalami luka selama proses pembubaran berlangsung.<\/p>\n<p>Menurut dia, kepolisian tidak menggunakan gas air mata dalam penanganan aksi tersebut. Kendaraan taktis <em>water cannon<\/em> hanya difungsikan untuk memadamkan api yang sempat muncul di lokasi demonstrasi.<\/p>\n<p>&#8220;Sebanyak 320 personel diterjunkan untuk mengamankan jalannya aksi. Adapun jumlah kendaraan dan barang bukti yang diamankan masih didata dan didalami petugas,&#8221; ucapnya.<\/p>\n<h3>Polisi Sisir Lokasi Usai Pembubaran<\/h3>\n<p>Berdasarkan pantauan, aparat kepolisian mulai membubarkan massa sekitar pukul 19.00 WIB sembari mengimbau masyarakat meninggalkan kawasan sekitar Gedung Grahadi.<\/p>\n<p>Proses pembubaran berlangsung hingga Bundaran Air Mancur yang menjadi pertemuan Jalan Gubernur Suryo, Jalan Pemuda, Jalan Yos Sudarso, dan Jalan Panglima Sudirman.<\/p>\n<p>Sekitar pukul 19.37 WIB, petugas memasang barier di kawasan Bundaran Air Mancur, tepatnya di sisi Alun-alun Surabaya, untuk mengamankan situasi.<\/p>\n<p>Selanjutnya pada pukul 19.43 WIB, Kapolrestabes Surabaya memberangkatkan personel patroli bermotor guna menyisir kawasan Jalan Gubernur Suryo dan sekitarnya untuk memastikan kondisi tetap kondusif.<\/p>\n<p>Sekitar pukul 19.56 WIB, kepolisian kembali membuka akses Jalan Gubernur Suryo yang sebelumnya ditutup guna mendukung pelaksanaan aksi penyampaian pendapat di depan Gedung Negara Grahadi. (Ant\/I-1)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/nusantara\/904847\/belasan-orang-diamankan-saat-polisi-bubarkan-massa-di-depan-gedung-grahadi\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kapolrestabes Surabaya Kombes Luthfie Sulistiawan (kedua kanan) saat memimpin pembubaran aksi massa di Jalan Gubenur Suryo, Surabaya, Jawa Timur, Jumat (26\/6\/2026).(Antara) KEPOLISIAN membubarkan aksi massa di depan Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Jawa Timur, Jumat (26\/6) malam, setelah sebagian peserta aksi diduga melakukan perusakan pagar serta pelemparan yang dinilai membahayakan keselamatan masyarakat dan petugas. Kapolrestabes Surabaya [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":63220,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-63219","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/63219","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=63219"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/63219\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/63220"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=63219"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=63219"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=63219"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}