{"id":62855,"date":"2026-06-26T00:44:37","date_gmt":"2026-06-26T00:44:37","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/06\/26\/haiti-tersingkir-dari-piala-dunia-2026-sebastien-migne-tetap-bangga\/"},"modified":"2026-06-26T00:44:37","modified_gmt":"2026-06-26T00:44:37","slug":"haiti-tersingkir-dari-piala-dunia-2026-sebastien-migne-tetap-bangga","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/06\/26\/haiti-tersingkir-dari-piala-dunia-2026-sebastien-migne-tetap-bangga\/","title":{"rendered":"Haiti Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Sebastien Migne Tetap Bangga"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/06\/26\/1782434469_0cefab25c3f662f474e3.jpg\" alt=\"Haiti Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Sebastien Migne Tetap Bangga\"\/><figcaption>Pelatih timnas Haiti Sebastien Migne(AFP\/KENZO TRIBOUILLARD)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>PELATIH <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/timnas-haiti\" title=\"timnas Haiti\">timnas Haiti<\/a>, <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/sebastien-migne\" title=\"Sebastien Migne\">Sebastien Migne<\/a>, menegaskan timnya meninggalkan <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/piala-dunia\" title=\"piala dunia\">Piala Dunia<\/a> 2026 dengan rasa bangga meski gagal melangkah ke fase gugur. Les Grenadiers tersingkir setelah kalah 2-4 dari timnas Maroko pada laga terakhir Grup C di Stadion Mercedes-Benz, Atlanta, Amerika Serikat, Kamis (25\/6) pagi WIB.<\/p>\n<p>Kekalahan itu membuat Haiti menutup perjalanan mereka tanpa poin dan finis sebagai juru kunci grup. Namun, Migne menilai anak asuhnya tetap menunjukkan karakter besar karena mampu memberikan perlawanan sengit kepada Maroko, bahkan dua kali memimpin sebelum akhirnya tumbang di babak kedua.<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<blockquote><p>&#13;<\/p>\n<p>&#8220;Kami hampir membuat sejarah di Piala Dunia ini. Dan meskipun kami tidak menang, kami ingin pergi dengan kepala tegak. Dan itulah yang kami lakukan,&#8221; kata Migne, dikutip dari FIFA.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/piala-dunia-2026\/904121\/klasemen-grup-c-piala-dunia-2026-brasil-juara-grup-maroko-dampingi-ke-32-besar\" title=\"Klasemen Grup C Piala Dunia 2026: Brasil Juara Grup, Maroko Dampingi ke 32 Besar\" target=\"_blank\">Klasemen Grup C Piala Dunia 2026: Brasil Juara Grup, Maroko Dampingi ke 32 Besar<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&#13;\n<\/p><\/blockquote>\n<h2>Haiti Dua Kali Memimpin, Maroko Bangkit di Babak Kedua<\/h2>\n<p>Haiti memulai pertandingan dengan keberanian tinggi. Saat laga baru berjalan sembilan menit, mereka membuka keunggulan melalui gol bunuh diri kiper Maroko, Yassine Bounou. Gol cepat itu memberi momentum bagi Haiti untuk tampil lebih percaya diri menghadapi wakil Afrika tersebut.<\/p>\n<p>Maroko baru mampu menyamakan kedudukan pada menit ke-39 melalui Achraf Hakimi. Akan tetapi, respons Haiti datang cepat. Empat menit kemudian, Wilson Isidor membawa Les Grenadiers kembali unggul dan membuat pertandingan berjalan semakin terbuka.<\/p>\n<p>Keunggulan Haiti tidak bertahan hingga turun minum. Maroko menyamakan skor menjadi 2-2 menjelang jeda melalui Ismael Saibari. Gol tersebut menjadi titik balik penting sebelum Maroko mengambil kendali permainan pada babak kedua.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/piala-dunia-2026\/904117\/hasil-piala-dunia-2026-maroko-vs-haiti-menang-singa-atlas-lolos-ke-32-besar\" title=\"Hasil Piala Dunia 2026: Maroko vs Haiti, Menang, Singa Atlas Lolos ke 32 Besar\" target=\"_blank\">Hasil Piala Dunia 2026: Maroko vs Haiti, Menang, Singa Atlas Lolos ke 32 Besar<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Setelah jeda, efektivitas Maroko menjadi pembeda. Soufiane Rahimi mencetak gol pada menit ke-78 untuk membawa timnya berbalik unggul 3-2. Menjelang akhir pertandingan, Gessime Yassine menambah gol pada menit ke-89 dan memastikan kemenangan Maroko 4-2.<\/p>\n<table style=\"border-collapse: collapse; width: 100%;\">&#13;<\/p>\n<tbody>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<th style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px;\">Pertandingan<\/th>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px;\">Haiti vs Maroko<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<th style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px;\">Skor Akhir<\/th>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px;\">Haiti 2-4 Maroko<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<th style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px;\">Venue<\/th>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px;\">Stadion Mercedes-Benz, Atlanta, Amerika Serikat<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<th style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px;\">Gol Haiti<\/th>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px;\">Gol bunuh diri Yassine Bounou (9&#8242;), Wilson Isidor (43&#8242;)<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<th style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px;\">Gol Maroko<\/th>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px;\">Achraf Hakimi (39&#8242;), Ismael Saibari, Soufiane Rahimi (78&#8242;), Gessime Yassine (89&#8242;)<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<br \/>\n\t<\/tbody>\n<p>&#13;<br \/>\n<\/table>\n<h2>Sebastien Migne dan Momen Bersejarah Haiti<\/h2>\n<p>Meski berakhir tanpa poin, keikutsertaan Haiti di <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/piala-dunia-2026\" title=\"piala dunia 2026\">Piala Dunia 2026<\/a> tetap menjadi pencapaian penting. Ini merupakan penampilan pertama Haiti di putaran final Piala Dunia sejak 1974, sebuah penantian lebih dari setengah abad bagi sepak bola negara Karibia tersebut.<\/p>\n<p>Perjalanan itu tidak lepas dari peran Sebastien Migne, pelatih asal Prancis yang ditunjuk sebagai pelatih kepala pada Maret 2024. Di bawah arahannya, Haiti berhasil melewati kualifikasi zona Concacaf dengan finis sebagai juara grup pada putaran ketiga, mengungguli Kosta Rika, Honduras, dan Nikaragua.<\/p>\n<p>Migne juga memiliki pengalaman menangani sejumlah tim nasional. Sebelumnya, ia membawa Kenya lolos ke Piala Afrika 2019 untuk pertama kalinya dalam 15 tahun. Bersama Haiti, ia kembali menorehkan pencapaian besar dengan membawa Les Grenadiers ke panggung tertinggi sepak bola dunia.<\/p>\n<h2>Maroko Lolos sebagai Runner-up Grup C<\/h2>\n<p>Bagi Maroko, kemenangan atas Haiti memastikan tiket ke babak 32 besar Piala Dunia 2026. Tim Afrika itu lolos sebagai <em>runner-up<\/em> Grup C dengan koleksi tujuh poin.<\/p>\n<p>Sementara itu, Haiti harus mengakhiri perjalanan pada fase grup. Namun, pesan Migne menegaskan bahwa tersingkir bukan berarti pulang tanpa kebanggaan. Les Grenadiers memang gagal mencetak poin, tetapi keberanian mereka menghadapi Maroko menjadi penutup yang tetap bermakna. (Ant\/Z-1)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/piala-dunia-2026\/904561\/haiti-tersingkir-dari-piala-dunia-2026-sebastien-migne-tetap-bangga\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pelatih timnas Haiti Sebastien Migne(AFP\/KENZO TRIBOUILLARD) PELATIH timnas Haiti, Sebastien Migne, menegaskan timnya meninggalkan Piala Dunia 2026 dengan rasa bangga meski gagal melangkah ke fase gugur. Les Grenadiers tersingkir setelah kalah 2-4 dari timnas Maroko pada laga terakhir Grup C di Stadion Mercedes-Benz, Atlanta, Amerika Serikat, Kamis (25\/6) pagi WIB. Kekalahan itu membuat Haiti menutup [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":62856,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-62855","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/62855","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=62855"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/62855\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/62856"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=62855"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=62855"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=62855"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}