{"id":62339,"date":"2026-06-24T23:08:44","date_gmt":"2026-06-24T23:08:44","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/06\/24\/psikolog-utamakan-keamanan-saat-mengakhiri-hubungan-tidak-sehat\/"},"modified":"2026-06-24T23:08:44","modified_gmt":"2026-06-24T23:08:44","slug":"psikolog-utamakan-keamanan-saat-mengakhiri-hubungan-tidak-sehat","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/06\/24\/psikolog-utamakan-keamanan-saat-mengakhiri-hubungan-tidak-sehat\/","title":{"rendered":"Psikolog Utamakan Keamanan Saat Mengakhiri Hubungan tidak Sehat"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/06\/25\/1782342237_1c2ba0fcd31dfbdd1f7d.jpg\" alt=\"Psikolog: Utamakan Keamanan Saat Mengakhiri Hubungan tidak Sehat\"\/><figcaption>Ilustrasi(magnific)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/psikolog\" title=\"psikolog\">PSIKOLOG<\/a> klinis Dra. A. Kasandra Putranto mengemukakan bahwa mengakhiri hubungan yang tidak sehat tidak selalu mudah. Kondisi itu bahkan bisa terjadi ketika seseorang sudah menyadari adanya tanda-tanda bahaya dalam hubungannya.<\/p>\n<p>Menurut psikolog lulusan Universitas Indonesia tersebut, keselamatan diri harus menjadi pertimbangan utama, terutama bila hubungan sudah mengarah pada perilaku agresif, mengontrol, mengintimidasi, atau membuat seseorang merasa takut.<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>&#8220;Ketika sebuah hubungan menunjukkan banyak tanda bahaya, terutama jika sudah mengarah pada perilaku agresif, mengontrol, mengintimidasi, atau membuat seseorang merasa takut, maka keselamatan diri perlu menjadi prioritas utama,&#8221; kata Kasandra, Rabu (24\/6).<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/904035\/dokter-jiwa-gangguan-kepribadian-narsisistik-bisa-berujung-depresi\" title=\"Dokter Jiwa: Gangguan Kepribadian Narsisistik bisa Berujung Depresi\" target=\"_blank\">Dokter Jiwa: Gangguan Kepribadian Narsisistik bisa Berujung Depresi<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Kasandra menjelaskan, apabila pasangan pernah bersikap agresif, mengancam, menguntit, atau menunjukkan perilaku yang tidak stabil secara emosional, keputusan untuk mengakhiri hubungan sebaiknya disampaikan di lingkungan yang aman.<\/p>\n<p>&#8220;Memutuskan untuk melakukannya di tempat yang aman atau dengan dukungan orang lain yang dipercaya,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<h2>Bangun Sistem Pendukung<\/h2>\n<p>Sebelum mengambil langkah untuk mengakhiri hubungan, Kasandra menyarankan individu yang bersangkutan membangun sistem pendukung terlebih dahulu. Caranya, antara lain, dengan memberi tahu keluarga, teman dekat, atau orang yang dapat dipercaya mengenai rencana tersebut.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/904032\/psikolog-perilaku-posesif-pasangan-bisa-jadi-indikasi-hubungan-tidak-sehat\" title=\"Psikolog: Perilaku Posesif Pasangan Bisa jadi Indikasi Hubungan tidak Sehat\" target=\"_blank\">Psikolog: Perilaku Posesif Pasangan Bisa jadi Indikasi Hubungan tidak Sehat<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Langkah ini penting karena orang dengan kecenderungan mengontrol kerap membuat pasangannya merasa kesepian, terisolasi, dan sangat bergantung kepadanya.<\/p>\n<p>Kasandra mengatakan, korban dalam hubungan yang tidak sehat sering kali kesulitan mengambil keputusan secara mandiri, termasuk keputusan untuk keluar dari hubungan tersebut.<\/p>\n<p>&#8220;Korban dalam hubungan yang mengandung unsur kontrol koersif sering kali mengalami penurunan rasa percaya diri dan merasa sulit mengambil keputusan secara mandiri,&#8221; katanya.<\/p>\n<p>Karena itu, dukungan sosial dari keluarga dan orang-orang terdekat menjadi faktor penting bagi mereka yang terjebak dalam <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/hubungan-tidak-sehat\" title=\"hubungan tidak sehat\">hubungan tidak sehat<\/a>.<\/p>\n<h2>Konseling Bisa Membantu Korban Menyusun Rencana Aman<\/h2>\n<p>Selain dukungan dari lingkungan terdekat, korban hubungan tidak sehat juga dapat mengikuti konseling dengan tenaga profesional. Melalui konseling, korban dapat lebih memahami masalah dalam hubungannya, membangun kembali kepercayaan diri, serta menyusun rencana yang aman untuk mengakhiri hubungan.<\/p>\n<p>Kasandra juga menekankan pentingnya menetapkan batasan secara jelas dan tegas ketika keputusan untuk mengakhiri hubungan sudah final.<\/p>\n<p>&#8220;Sampaikan keputusan secara jelas tanpa memberikan harapan yang ambigu jika memang keputusan sudah final,&#8221; ujar Kasandra.<\/p>\n<p>Menurut dia, batasan yang jelas dapat mengurangi peluang pasangan melakukan manipulasi emosional untuk mempertahankan hubungan yang tidak sehat.<\/p>\n<h2>Hindari Perdebatan yang Memicu Risiko<\/h2>\n<p>Kasandra mengingatkan agar korban menghindari perdebatan saat menyampaikan keputusan untuk mengakhiri hubungan. Dalam beberapa kasus, pasangan yang agresif dapat menggunakan rasa bersalah, ancaman, atau janji untuk mempertahankan hubungan.<\/p>\n<p>Karena itu, korban sebaiknya tetap fokus pada keputusan yang telah ditetapkan demi keamanan dan kesejahteraan dirinya. (Ant\/Z-1)<\/p>\n<table style=\"border-collapse: collapse; width: 100%;\">&#13;<\/p>\n<thead>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<th style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px;\">Langkah yang Disarankan<\/th>\n<p>&#13;<\/p>\n<th style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px;\">Tujuan<\/th>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;\n\t<\/thead>\n<p>&#13;<\/p>\n<tbody>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px;\">Memprioritaskan keselamatan diri<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px;\">Mengurangi risiko saat hubungan menunjukkan perilaku agresif, mengontrol, atau mengintimidasi.<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px;\">Mengakhiri hubungan di tempat aman<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px;\">Memberi perlindungan ketika pasangan pernah mengancam, menguntit, atau tidak stabil secara emosional.<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px;\">Melibatkan orang tepercaya<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px;\">Membangun dukungan sosial agar korban tidak merasa sendirian.<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px;\">Mengikuti konseling profesional<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px;\">Membantu memahami masalah, meningkatkan kepercayaan diri, dan menyusun rencana aman.<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px;\">Menetapkan batasan secara tegas<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px;\">Mengurangi kemungkinan manipulasi emosional dari pasangan.<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px;\">Menghindari perdebatan<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px;\">Menjaga fokus pada keputusan dan mencegah situasi menjadi lebih berisiko.<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<br \/>\n\t<\/tbody>\n<p>&#13;<br \/>\n<\/table>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/904101\/psikolog-utamakan-keamanan-saat-mengakhiri-hubungan-tidak-sehat\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ilustrasi(magnific) PSIKOLOG klinis Dra. A. Kasandra Putranto mengemukakan bahwa mengakhiri hubungan yang tidak sehat tidak selalu mudah. Kondisi itu bahkan bisa terjadi ketika seseorang sudah menyadari adanya tanda-tanda bahaya dalam hubungannya. Menurut psikolog lulusan Universitas Indonesia tersebut, keselamatan diri harus menjadi pertimbangan utama, terutama bila hubungan sudah mengarah pada perilaku agresif, mengontrol, mengintimidasi, atau membuat [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":62340,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-62339","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/62339","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=62339"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/62339\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/62340"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=62339"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=62339"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=62339"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}