{"id":62323,"date":"2026-06-24T22:28:50","date_gmt":"2026-06-24T22:28:50","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/06\/24\/raja-charles-temui-tim-kriket-putri-afghanistan-yang-diasingkan-taliban\/"},"modified":"2026-06-24T22:28:50","modified_gmt":"2026-06-24T22:28:50","slug":"raja-charles-temui-tim-kriket-putri-afghanistan-yang-diasingkan-taliban","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/06\/24\/raja-charles-temui-tim-kriket-putri-afghanistan-yang-diasingkan-taliban\/","title":{"rendered":"Raja Charles Temui Tim Kriket Putri Afghanistan yang Diasingkan Taliban"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/06\/25\/1782339180_091590a19082244dbd5f.jpg\" alt=\"Raja Charles Temui Tim Kriket Putri Afghanistan yang Diasingkan Taliban\"\/><figcaption>Raja Charles memberikan dukungan simbolis bagi tim kriket putri Afghanistan yang kini hidup di pengasingan. Intip kisah perjuangan mereka demi impian olahraga!(PA Media)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>RAJA Charles memberikan dukungan simbolis yang kuat bagi tim nasional <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/kriket-putri-afghanistan\" title=\"kriket putri Afghanistan\">kriket putri Afghanistan<\/a>. Tim ini sekarang hidup di <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/pengasingan\" title=\"pengasingan\">pengasingan<\/a> dan dilarang mewakili negara mereka sendiri akibat aturan rezim <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/taliban\" title=\"Taliban\">Taliban<\/a> yang mengharamkan olahraga bagi perempuan.<\/p>\n<p>Dalam pertemuan di Clarence House tengah cuaca panas, para atlet menceritakan perjuangan mereka melarikan diri dari Afghanistan demi menjaga impian bermain kriket tetap hidup.<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>&#8220;Saya sangat senang kalian bisa mengejar apa yang ingin kalian lakukan,&#8221; ujar Raja Charles menyambut hangat para pemain kriket tersebut.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/hiburan\/893062\/tak-sengaja-umumkan-raja-charles-wafat-stasiun-radio-inggris-minta-maaf\" title=\"Tak Sengaja Umumkan Raja Charles Wafat, Stasiun Radio Inggris Minta Maaf\" target=\"_blank\">Tak Sengaja Umumkan Raja Charles Wafat, Stasiun Radio Inggris Minta Maaf<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Raja Charles telah sering bertemu dengan berbagai tim olahraga yang sedang melakukan tur, namun pertemuan ini terbilang tidak biasa karena tim ini secara resmi dianggap tidak boleh ada oleh pemerintah negara asal mereka. Saat ini, mayoritas dari anggota tim telah meninggalkan Afghanistan dan menjadi pengungsi di Australia.<\/p>\n<p>Kedatangan mereka ke Inggris sendiri adalah untuk melakoni beberapa pertandingan ekshibisi, yang digelar bersamaan dengan momentum Piala Dunia T20 putri yang berlangsung musim panas ini.<\/p>\n<h2>Berjuang Demi Perempuan di Afghanistan<\/h2>\n<p>Bagi para pemain, bertahannya tim ini serta kesempatan bertemu dengan Raja Inggris merupakan momentum penting untuk menyuarakan hak-hak perempuan di Afghanistan. Atlet kriket Ekil Latifi, yang melarikan diri pada 2021 saat usia 17 tahun dan belum menemui keluarganya lagi selama lima tahun, menegaskan visi timnya.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/internasional\/885490\/wali-kota-new-york-desak-raja-charles-iii-kembalikan-berlian-koh-i-noor-ke-india\" title=\"Wali Kota New York Desak Raja Charles III Kembalikan Berlian Koh-i-Noor ke India\" target=\"_blank\">Wali Kota New York Desak Raja Charles III Kembalikan Berlian Koh-i-Noor ke India<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&#8220;Ini semua tentang para putri Afghanistan yang kembali ke negara kami,&#8221; kata Latifi. &#8220;Dalam hidup, Anda mendapatkan satu kesempatan. Dalam kriket, jika Anda seorang pemukul (batter), Anda mungkin hanya memukul sekali.&#8221;<\/p>\n<p>Rekan setimnya, Shabnam Snahsan, mengaku sangat kecewa karena timnya tidak bisa ikut berpartisipasi dalam Piala Dunia musim panas ini. Namun, ia sangat senang atas solidaritas publik yang mereka terima.<\/p>\n<p>&#8220;Di Afghanistan, perempuan tidak memiliki hak untuk bermain kriket, bahkan untuk keluar rumah, belajar, atau apa pun,&#8221; tutur Snahsan. &#8220;Kami di sini untuk bermain kriket, tetapi ini bukan sekadar kriket, kami di sini untuk memperjuangkan mereka dan ini sangat berarti bagi kami.&#8221;<\/p>\n<p>Dalam pertemuan santai di taman tersebut, tim memberikan kaus bertanda tangan kepada sang Raja dan menyematkan lencana khusus Afghan Women&#8217;s XI pada jasnya. Raja Charles juga sempat tertawa saat Latifi, yang sedang belajar bahasa Inggris, secara bergurau memintanya mengucapkan kata-kata khas kalangan kelas atas (posh words). Meski diwarnai tawa, ambisi terbesar para atlet ini tetap sama: diizinkan kembali bermain secara resmi untuk negara mereka sendiri di bawah bendera nasional mereka. (BBC\/Z-2)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/olahraga\/904094\/raja-charles-temui-tim-kriket-putri-afghanistan-yang-diasingkan-taliban\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Raja Charles memberikan dukungan simbolis bagi tim kriket putri Afghanistan yang kini hidup di pengasingan. Intip kisah perjuangan mereka demi impian olahraga!(PA Media) RAJA Charles memberikan dukungan simbolis yang kuat bagi tim nasional kriket putri Afghanistan. Tim ini sekarang hidup di pengasingan dan dilarang mewakili negara mereka sendiri akibat aturan rezim Taliban yang mengharamkan olahraga [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":62324,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-62323","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/62323","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=62323"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/62323\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/62324"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=62323"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=62323"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=62323"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}