{"id":62305,"date":"2026-06-24T21:40:43","date_gmt":"2026-06-24T21:40:43","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/06\/24\/100-tahun-gontor-gihes-2026-tawarkan-sistem-pesantren-sebagai-solusi-krisis-pendidikan-global\/"},"modified":"2026-06-24T21:40:43","modified_gmt":"2026-06-24T21:40:43","slug":"100-tahun-gontor-gihes-2026-tawarkan-sistem-pesantren-sebagai-solusi-krisis-pendidikan-global","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/06\/24\/100-tahun-gontor-gihes-2026-tawarkan-sistem-pesantren-sebagai-solusi-krisis-pendidikan-global\/","title":{"rendered":"100 Tahun Gontor GIHES 2026 Tawarkan Sistem Pesantren sebagai Solusi Krisis Pendidikan Global"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/06\/24\/1782310614_b3d6e03286360d49c49e.jpeg\" alt=\"100 Tahun Gontor: GIHES 2026 Tawarkan Sistem Pesantren sebagai Solusi Krisis Pendidikan Global\"\/><figcaption>Ilustrasi(Dok Istimewa)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>MENANDAI satu abad kontribusinya bagi dunia pendidikan, <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/pondok-modern-darussalam-gontor\" title=\"Pondok Modern Darussalam Gontor\">Pondok Modern Darussalam Gontor<\/a> bersama Universitas Darussalam (<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/unida\" title=\"unida\">UNIDA<\/a>) Gontor dan Forum Pesantren Alumni Gontor (FPAG) akan menyelenggarakan perhelatan internasional bertajuk Global Islamic Holistic Education Summit (GIHES). Acara ini dijadwalkan berlangsung pada 5\u20136 September 2026 di Jakarta.<\/p>\n<p>GIHES ini digelar sebagai respons nyata terhadap tantangan global dunia pendidikan modern. Saat ini, perkembangan zaman yang pesat justru menyisakan celah besar pada kesiapan mental generasi muda di berbagai belahan dunia, termasuk di negara-negara maju seperti Amerika Serikat.<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>Rektor UNIDA Gontor, Prof. Dr. KH. Hamid Fahmi Zarkasyi, M.A.Ed., M.Phil., menyoroti fenomena krusial di mana generasi masa kini banyak yang tidak siap mental untuk berkiprah di masyarakat.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/851082\/reuni-alumni-momentum-konsolidasi-nilai-dan-aksi-sosial\" title=\"Reuni Alumni Momentum Konsolidasi Nilai dan Aksi Sosial\" target=\"_blank\">Reuni Alumni Momentum Konsolidasi Nilai dan Aksi Sosial<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&#8220;Banyak generasi muda saat ini yang rapuh secara mental. Mereka kesulitan berkolaborasi, tidak memiliki etos kerja yang kuat, lemah dalam aspek leadership (kepemimpinan), serta minim service orientation (orientasi pelayanan),&#8221; ungkap Prof. Hamid Fahmi Zarkasy dalam keterangannya hari ini.<\/p>\n<p>Berdasarkan kajian mendalam, negara-negara Barat sebenarnya telah lama menggagas konsep holistic education (pendidikan holistik)\u2014sebuah sistem pendidikan yang melibatkan seluruh aspek potensi, keterampilan, hingga cara berpikir peserta didik. Namun, konsep tersebut dinilai belum pernah benar-benar berhasil diimplementasikan secara utuh oleh lembaga pendidikan mana pun di Barat.<\/p>\n<p>Menurut Prof. Hamid, kunci keberhasilan pendidikan holistik justru telah lama hidup dan dipraktikkan di dalam rahim pesantren di Indonesia. Ia menilai pendidikan holistik yang sejati hanya ada di pesantren. Pasalnya, selama 24 jam penuh santri dididik mentalnya, moralnya, soft skill-nya, leadership-nya, serta berbagai kemampuan lainnya. Holistic education bersistem modern yang ada di pondok pesantren ini merupakan alternatif pendidikan luar biasa yang siap di tawarkan secara global ke seluruh dunia.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/749311\/jambore-dunia-pramuka-100-tahun-pondok-moderen-darusaalam-gontor-tembus-10000-peserta\" title=\"Jambore Dunia Pramuka 100 Tahun Pondok Moderen Darusaalam Gontor Tembus 10.000 Peserta\" target=\"_blank\">Jambore Dunia Pramuka 100 Tahun Pondok Moderen Darusaalam Gontor Tembus 10.000 Peserta<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Melalui momentum 100 Tahun Gontor, GIHES dihadirkan dengan maksud utama untuk menggali, merumuskan, dan mengartikulasikan aspek-aspek holistik yang ada di dalam pendidikan Islam, khususnya pesantren modern, agar dapat diadopsi secara lebih luas di tingkat internasional.<\/p>\n<p>Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor, KH. Hasan Abdullah Sahal, menyampaikan seruan khusus dan mengundang seluruh elemen penting pendidikan Islam untuk menyatukan visi dalam forum internasional ini.<\/p>\n<p>&#8220;Saya mengundang dengan hormat seluruh pimpinan pondok pesantren, para pemangku kebijakan pendidikan Islam, lembaga-lembaga Islam, serta para rektor perguruan tinggi Islam untuk menghadiri dan ikut serta secara aktif dalam acara Global Islamic Holistic Education Summit di Jakarta,&#8221; tutur KH. Hasan Abdullah Sahal.<\/p>\n<p>Pertemuan akbar ini diharapkan menjadi titik balik penting bagi dunia Islam untuk menawarkan model pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada kecerdasan akademik, melainkan pada kematangan karakter, spiritualitas, dan ketangguhan mental.(H-2)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/904004\/100-tahun-gontor-gihes-2026-tawarkan-sistem-pesantren-sebagai-solusi-krisis-pendidikan-global\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ilustrasi(Dok Istimewa) MENANDAI satu abad kontribusinya bagi dunia pendidikan, Pondok Modern Darussalam Gontor bersama Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor dan Forum Pesantren Alumni Gontor (FPAG) akan menyelenggarakan perhelatan internasional bertajuk Global Islamic Holistic Education Summit (GIHES). Acara ini dijadwalkan berlangsung pada 5\u20136 September 2026 di Jakarta. GIHES ini digelar sebagai respons nyata terhadap tantangan global dunia [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":62306,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-62305","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/62305","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=62305"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/62305\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/62306"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=62305"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=62305"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=62305"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}