{"id":62287,"date":"2026-06-24T20:53:56","date_gmt":"2026-06-24T20:53:56","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/06\/24\/pencipta-lagu-gelar-aksi-damai-di-depan-ma-soroti-aturan-royalti-dan-hak-cipta\/"},"modified":"2026-06-24T20:53:56","modified_gmt":"2026-06-24T20:53:56","slug":"pencipta-lagu-gelar-aksi-damai-di-depan-ma-soroti-aturan-royalti-dan-hak-cipta","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/06\/24\/pencipta-lagu-gelar-aksi-damai-di-depan-ma-soroti-aturan-royalti-dan-hak-cipta\/","title":{"rendered":"Pencipta Lagu Gelar Aksi Damai di Depan MA Soroti Aturan Royalti dan Hak Cipta"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/06\/25\/1782334126_0d91bf6d2dab615c775d.jpg\" alt=\"Pencipta Lagu Gelar Aksi Damai di Depan MA Soroti Aturan Royalti dan Hak Cipta\"\/><figcaption>Sejumlah pencipta lagu menggelar aksi damai di depan Mahkamah AGung menyoroti masalah royalti dan hak cipta.(MI\/HO)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>SEJUMLAH kelompok <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/pencipta-lagu\" title=\"pencipta lagu\">pencipta lagu<\/a> menggelar aksi damai di depan gedung <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/mahkamah-agung\" title=\"Mahkamah Agung\">Mahkamah Agung<\/a> (MA), Jakarta, Rabu (24\/6) pagi. Mengenakan pakaian serba hitam dan membentangkan banner, mereka memilih berdiam diri sebagai bentuk penyampaian sikap atas keresahan terhadap tata kelola <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/hak-cipta\" title=\"Hak cipta\">hak cipta<\/a> dan <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/royalti\" title=\"royalti\">royalti<\/a>.<\/p>\n<p>Aksi tersebut berlangsung sejak pukul 08.00 hingga 10.00 WIB. Para pencipta lagu menyuarakan aspirasi mereka di tengah proses <em>judicial review<\/em> yang tengah berjalan di MA terhadap Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 56 Tahun 2021 dan Peraturan Menteri Hukum (Permenkum) Nomor 27 Tahun 2025.<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>Kedua aturan itu menjadi perhatian para pencipta karena dinilai berkaitan langsung dengan mekanisme pengelolaan hak cipta, khususnya penghimpunan dan pendistribusian royalti lagu dan musik.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/hiburan\/758789\/masyarakat-indonesia-dukung-pencipta-lagu-dapat-royalti-langsung\" title=\"Masyarakat Indonesia Dukung Pencipta Lagu Dapat Royalti Langsung\" target=\"_blank\">Masyarakat Indonesia Dukung Pencipta Lagu Dapat Royalti Langsung<\/a><\/strong><\/p>\n<table style=\"border-collapse: collapse; width: 100%; margin: 16px 0;\">&#13;<\/p>\n<thead>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<th style=\"border: 1px solid #ccc; padding: 8px; text-align: left;\">Pokok Informasi<\/th>\n<p>&#13;<\/p>\n<th style=\"border: 1px solid #ccc; padding: 8px; text-align: left;\">Keterangan<\/th>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;\n\t<\/thead>\n<p>&#13;<\/p>\n<tbody>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ccc; padding: 8px;\">Bentuk kegiatan<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ccc; padding: 8px;\">Aksi damai pencipta lagu<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ccc; padding: 8px;\">Lokasi<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ccc; padding: 8px;\">Depan gedung Mahkamah Agung, Jakarta<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ccc; padding: 8px;\">Waktu<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ccc; padding: 8px;\">Rabu (24\/6), pukul 08.00\u201310.00 WIB<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ccc; padding: 8px;\">Aturan yang dipersoalkan<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ccc; padding: 8px;\">PP Nomor 56 Tahun 2021 dan Permenkum Nomor 27 Tahun 2025<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ccc; padding: 8px;\">Acuan yang disebut pemohon<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ccc; padding: 8px;\">UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<br \/>\n\t<\/tbody>\n<p>&#13;<br \/>\n<\/table>\n<p>Melalui aksi tersebut, para pencipta lagu berharap hakim agung mengabulkan permohonan putusan atau petitum yang mereka ajukan. Salah satu permohonan itu ialah penghentian pelaksanaan PP Nomor 56 Tahun 2021 dan Permenkum Nomor 27 Tahun 2025.<\/p>\n<p>Para pemohon berpandangan sejumlah ketentuan dalam dua peraturan tersebut bertentangan dengan Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta. Mereka menilai UU Hak Cipta mengamanatkan Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) untuk melakukan penarikan, penghimpunan, dan pendistribusian royalti.<\/p>\n<p>Namun, menurut para pemohon, PP Nomor 56 Tahun 2021 dan Permenkum Nomor 27 Tahun 2025 justru mengalihkan peran tersebut kepada Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN). Perubahan tata kelola itu dinilai berdampak langsung terhadap para pencipta lagu.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/hiburan\/756162\/wami-distribusikan-royalti-rp96-miliar-untuk-para-pemilik-hak-cipta-lagu\" title=\"WAMI Distribusikan Royalti Rp96 Miliar untuk Para Pemilik Hak Cipta Lagu\" target=\"_blank\">WAMI Distribusikan Royalti Rp96 Miliar untuk Para Pemilik Hak Cipta Lagu<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Penanggung jawab aksi, Ali Akbar, mengatakan persoalan tersebut bukan sekadar perdebatan administratif, melainkan menyangkut keberlangsungan hak ekonomi para pencipta.<\/p>\n<p>\u201cDampaknya sangat nyata, yaitu terganggunya tata kelola royalti yang telah dibangun selama puluhan tahun,\u201d jelas Ali Akbar, Rabu (24\/6).<\/p>\n<p>Ali menyebut salah satu dampak yang dirasakan para pencipta ialah menurunnya pendistribusian royalti. Ia mengeklaim, sebelumnya para pencipta dapat menerima royalti tiga hingga lima kali dalam setahun.<\/p>\n<p>Namun, sejak perubahan tata kelola tersebut, frekuensi dan nilai distribusi royalti yang diterima para pencipta disebut mengalami penurunan signifikan.<\/p>\n<table style=\"border-collapse: collapse; width: 100%; margin: 16px 0;\">&#13;<\/p>\n<thead>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<th style=\"border: 1px solid #ccc; padding: 8px; text-align: left;\">Aspek yang Disoroti<\/th>\n<p>&#13;<\/p>\n<th style=\"border: 1px solid #ccc; padding: 8px; text-align: left;\">Keterangan dari Aksi<\/th>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;\n\t<\/thead>\n<p>&#13;<\/p>\n<tbody>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ccc; padding: 8px;\">Tata kelola royalti<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ccc; padding: 8px;\">Dinilai terganggu setelah perubahan mekanisme pengelolaan<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ccc; padding: 8px;\">Distribusi royalti<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ccc; padding: 8px;\">Disebut mengalami penurunan frekuensi dan nilai<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ccc; padding: 8px;\">Frekuensi sebelumnya<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ccc; padding: 8px;\">Diklaim tiga hingga lima kali dalam setahun<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ccc; padding: 8px;\">Harapan pemohon<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ccc; padding: 8px;\">MA mengabulkan petitum, termasuk penghentian pelaksanaan aturan yang dipersoalkan<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<br \/>\n\t<\/tbody>\n<p>&#13;<br \/>\n<\/table>\n<p>Ali menilai kondisi tersebut menimbulkan pertanyaan mengenai efektivitas sistem pengelolaan royalti yang saat ini berjalan.<\/p>\n<p>\u201cKondisi ini menimbulkan pertanyaan mengenai efektivitas mekanisme penghimpunan dan distribusi royalti yang saat ini dijalankan,\u201d tegas Ali.<\/p>\n<p>Aksi damai itu menjadi bagian dari upaya para pencipta lagu untuk mendorong kejelasan tata kelola royalti. Mereka berharap proses <em>judicial review<\/em> di MA dapat memberikan kepastian hukum sekaligus memastikan hak ekonomi pencipta lagu tetap terlindungi. (Z-1)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/904081\/pencipta-lagu-gelar-aksi-damai-di-depan-ma-soroti-aturan-royalti-dan-hak-cipta\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sejumlah pencipta lagu menggelar aksi damai di depan Mahkamah AGung menyoroti masalah royalti dan hak cipta.(MI\/HO) SEJUMLAH kelompok pencipta lagu menggelar aksi damai di depan gedung Mahkamah Agung (MA), Jakarta, Rabu (24\/6) pagi. Mengenakan pakaian serba hitam dan membentangkan banner, mereka memilih berdiam diri sebagai bentuk penyampaian sikap atas keresahan terhadap tata kelola hak cipta [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":62288,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-62287","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/62287","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=62287"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/62287\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/62288"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=62287"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=62287"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=62287"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}