{"id":61944,"date":"2026-06-24T05:39:00","date_gmt":"2026-06-24T05:39:00","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/06\/24\/dokter-spesialis-ortopedi-rsud-jombang-ungkap-bahaya-sarkopenia\/"},"modified":"2026-06-24T05:39:00","modified_gmt":"2026-06-24T05:39:00","slug":"dokter-spesialis-ortopedi-rsud-jombang-ungkap-bahaya-sarkopenia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/06\/24\/dokter-spesialis-ortopedi-rsud-jombang-ungkap-bahaya-sarkopenia\/","title":{"rendered":"Dokter Spesialis Ortopedi RSUD Jombang Ungkap Bahaya Sarkopenia"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/06\/24\/1782264427_647a5c380714f8c46948.jpg\" alt=\"Dokter Spesialis Ortopedi RSUD Jombang Ungkap Bahaya Sarkopenia\"\/><figcaption>Ilustrasi(Magnific.com)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>Penurunan massa dan kekuatan otot atau yang secara medis dikenal sebagai <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/sarkopenia\" title=\"Sarkopenia\">sarkopenia<\/a>, sering kali dianggap sebagai bagian alami dari penuaan. Namun, Dokter Spesialis Ortopedi dari <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/rsud-jombang\" title=\"RSUD Jombang\">RSUD Jombang<\/a> memperingatkan bahwa kondisi ini tidak boleh disepelekan karena dapat berdampak fatal pada kualitas hidup seseorang.<\/p>\n<p>Sarkopenia merupakan kondisi degeneratif yang ditandai dengan hilangnya <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/massa-otot\" title=\"massa otot\">massa otot<\/a> skeletal secara progresif. Kondisi ini tidak hanya menyerang fungsi gerak, tetapi juga meningkatkan risiko jatuh, patah tulang, hingga ketergantungan fisik pada orang lain.<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>Dokter Spesialis Ortopedi RSUD Jombang menjelaskan bahwa gejala awal sarkopenia sering kali tidak disadari oleh masyarakat. &#8220;Banyak yang menganggap lemas atau langkah kaki yang semakin lambat pada lansia adalah hal biasa. Padahal, itu bisa jadi tanda otot mulai menyusut secara signifikan,&#8221; ujarnya dalam sebuah edukasi kesehatan.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/902925\/mengenal-sarcopenia-dan-peran-vital-nutrisi-telur\" title=\"Mengenal Sarcopenia dan Peran Vital Nutrisi Telur\" target=\"_blank\">Mengenal Sarcopenia dan Peran Vital Nutrisi Telur<\/a><\/strong><\/p>\n<h3>Bahaya Komplikasi dan Risiko Jatuh<\/h3>\n<p>Bahaya utama dari sarkopenia adalah hilangnya keseimbangan. Ketika massa otot kaki melemah, kemampuan tubuh untuk menopang berat badan dan menjaga stabilitas berkurang drastis. Hal ini sering kali berujung pada insiden jatuh yang mengakibatkan patah tulang, terutama pada bagian panggul.<\/p>\n<p>Selain risiko fisik, sarkopenia juga berkaitan erat dengan gangguan metabolisme. Otot berperan penting dalam penyerapan glukosa; jika massa otot berkurang, risiko terjadinya resistensi insulin dan diabetes tipe 2 akan meningkat.<\/p>\n<div style=\"background-color: #f8f9fa; padding: 15px; border-left: 5px solid #007bff; margin: 20px 0;\"><strong>Gejala Umum Sarkopenia:<\/strong><\/p>\n<ul>&#13;<\/p>\n<li>Penurunan berat badan tanpa sebab yang jelas.<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li>Kesulitan menaiki anak tangga.<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li>Langkah kaki yang terasa lebih lambat dan tidak stabil.<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li>Kekuatan genggaman tangan yang melemah.<\/li>\n<p>&#13;\n<\/ul>\n<\/div>\n<h3>Langkah Pencegahan Sejak Dini<\/h3>\n<p>Pihak RSUD Jombang menekankan bahwa sarkopenia dapat dicegah dan diperlambat melalui intervensi gaya hidup. Dokter menyarankan dua pilar utama dalam pencegahan: asupan nutrisi dan aktivitas fisik.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/902188\/dokter-ingatkan-pentingnya-menjaga-massa-otot-saat-menurunkan-berat-badan\" title=\"Dokter Ingatkan Pentingnya Menjaga Massa Otot saat Menurunkan Berat Badan\" target=\"_blank\">Dokter Ingatkan Pentingnya Menjaga Massa Otot saat Menurunkan Berat Badan<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&#8220;Konsumsi protein yang cukup sangat krusial untuk sintesis otot. Selain itu, latihan beban atau <i>resistance training<\/i> sangat dianjurkan untuk merangsang pertumbuhan otot, tentu dengan intensitas yang disesuaikan dengan usia,&#8221; tambahnya.<\/p>\n<p>Masyarakat diimbau untuk melakukan konsultasi medis jika merasakan penurunan kekuatan fisik yang drastis. Deteksi dini melalui pemeriksaan kepadatan tulang dan evaluasi massa otot di fasilitas kesehatan seperti RSUD Jombang dapat membantu mencegah komplikasi jangka panjang yang lebih berat.<\/p>\n<p>Dengan kesadaran yang lebih tinggi mengenai bahaya sarkopenia, diharapkan angka kemandirian lansia di Jombang dan sekitarnya dapat terus terjaga, sehingga mereka tetap bisa beraktivitas dengan produktif di usia senja.<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/903736\/dokter-spesialis-ortopedi-rsud-jombang-ungkap-bahaya-sarkopenia\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ilustrasi(Magnific.com) Penurunan massa dan kekuatan otot atau yang secara medis dikenal sebagai sarkopenia, sering kali dianggap sebagai bagian alami dari penuaan. Namun, Dokter Spesialis Ortopedi dari RSUD Jombang memperingatkan bahwa kondisi ini tidak boleh disepelekan karena dapat berdampak fatal pada kualitas hidup seseorang. Sarkopenia merupakan kondisi degeneratif yang ditandai dengan hilangnya massa otot skeletal secara [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":61945,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-61944","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/61944","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=61944"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/61944\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/61945"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=61944"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=61944"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=61944"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}