{"id":61806,"date":"2026-06-23T23:22:50","date_gmt":"2026-06-23T23:22:50","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/06\/23\/kim-jong-un-pasang-senjata-nuklir-di-angkatan-laut-siap-bangun-kapal-perang-10-000-ton\/"},"modified":"2026-06-23T23:22:50","modified_gmt":"2026-06-23T23:22:50","slug":"kim-jong-un-pasang-senjata-nuklir-di-angkatan-laut-siap-bangun-kapal-perang-10-000-ton","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/06\/23\/kim-jong-un-pasang-senjata-nuklir-di-angkatan-laut-siap-bangun-kapal-perang-10-000-ton\/","title":{"rendered":"Kim Jong Un Pasang Senjata Nuklir di Angkatan Laut, Siap Bangun Kapal Perang 10.000 Ton"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/06\/24\/1782256776_92ced42d53dd734669e6.jpg\" alt=\"Kim Jong Un Pasang Senjata Nuklir di Angkatan Laut, Siap Bangun Kapal Perang 10.000 Ton\"\/><figcaption>Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un menegaskan program nuklir untuk Angkatan Laut berjalan lancar. Korut juga berencana membangun kapal perang raksasa setiap tahun.(KCNA)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>PEMIMPIN <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/korea-utara\" title=\"Korea Utara\">Korea Utara<\/a>, <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/kim-jong-un\" title=\"Kim Jong Un\">Kim Jong Un<\/a>, menyatakan negaranya tengah melengkapi jajaran Angkatan Laut dengan senjata <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/nuklir\" title=\"Nuklir\">nuklir<\/a>. Kantor berita resmi Korean Central News Agency (KCNA) melaporkan pada hari Rabu, Kim juga mengungkap rencana ambisius untuk membangun kapal perang raksasa berkapasitas 10.000 ton.<\/p>\n<p>Pernyataan tersebut disampaikan Kim Jong Un dalam upacara peresmian Choe Hyon di kota pelabuhan Nampo. Choe Hyon merupakan salah satu dari dua kapal perang kelas 5.000 ton yang diluncurkan oleh negara bersenjata nuklir tersebut tahun lalu.<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>&#8220;Program untuk melengkapi Angkatan Laut dengan senjata nuklir mengikuti jalurnya yang direncanakan tanpa salah,&#8221; ujar Kim dalam pidatonya di upacara tersebut.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/internasional\/569235\/kim-jong-un-minta-ilmuwannya-membuat-senjata-nuklir-terkuat\" title=\"Kim Jong Un Minta Ilmuwannya Membuat Senjata Nuklir Terkuat\" target=\"_blank\">Kim Jong Un Minta Ilmuwannya Membuat Senjata Nuklir Terkuat<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Kim menambahkan bahwa langkah ini merupakan kebijakan strategis yang sangat krusial demi memastikan kesiapan kekuatan nuklir negara untuk operasi yang multifaset dan efisien. Korea Utara sebelumnya menyatakan bahwa Choe Hyon telah dilengkapi dengan &#8220;senjata paling kuat&#8221;. Kim sendiri telah melakukan beberapa kali inspeksi pada kapal-kapal sejenis tahun ini, termasuk mengawasi uji coba rudal jelajah dari Choe Hyon pada bulan April lalu.<\/p>\n<h2>Rencana Pembangunan Kapal Perang Raksasa<\/h2>\n<p>Tidak berhenti pada kapal kelas 5.000 ton, Kim Jong Un memaparkan cetak biru modernisasi militer maritimnya secara masif untuk masa depan.<\/p>\n<p>&#8220;Mengikuti Choe Hyon, kami akan segera mengoperasikan kapal penjelajah Kang Kon. Setelah itu, kami akan meluncurkan kapal perang strategis seberat 10.000 ton satu demi satu,&#8221; tegas Kim.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/internasional\/897839\/jelang-kunjungan-xi-jinping-korea-utara-tegaskan-status-nuklir-tak-bisa-dinegosiasikan\" title=\"Jelang Kunjungan Xi Jinping, Korea Utara Tegaskan Status Nuklir tak Bisa Dinegosiasikan\" target=\"_blank\">Jelang Kunjungan Xi Jinping, Korea Utara Tegaskan Status Nuklir tak Bisa Dinegosiasikan<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Di bawah skema barunya tersebut, Korea Utara ditargetkan untuk membangun dua kapal permukaan setiap tahunnya dengan kelas yang lebih tinggi daripada Choe Hyon, termasuk kapal penjelajah berkapasitas 10.000 ton.<\/p>\n<h2>Respons Terhadap AS dan Korea Selatan<\/h2>\n<p>Langkah penguatan militer ini menyusul hasil rapat pleno partai selama tiga hari yang berakhir pada hari Senin. Dalam rapat itu, Kim bersumpah untuk memperkuat kemampuan pertahanan negara. Ia menuding upaya modernisasi militer yang dilakukan oleh Korea Selatan dan Amerika Serikat telah mendorong kawasan tersebut &#8220;ke ambang perang nuklir&#8221;.<\/p>\n<p>Pyongyang secara berulang kali telah menyatakan dirinya sebagai negara nuklir yang &#8220;tidak dapat diubah&#8221;. Status ini ditegaskan kembali sejak runtuhnya KTT tahun 2019 di Hanoi antara Kim Jong Un dan Donald Trump akibat ketidaksepakatan mengenai ruang lingkup denuklirisasi dan keringanan sanksi.<\/p>\n<p>Saat ini, Korea Utara masih berada di bawah berbagai sanksi internasional atas program nuklirnya. Secara teknis, kedua Korea juga masih dalam status perang karena konflik tahun 1950-1953 silam berakhir dengan gencatan senjata, bukan dengan perjanjian damai resmi. (AFP\/Z-2)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/internasional\/903704\/kim-jong-un-pasang-senjata-nuklir-di-angkatan-laut-siap-bangun-kapal-perang-10000-ton\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un menegaskan program nuklir untuk Angkatan Laut berjalan lancar. Korut juga berencana membangun kapal perang raksasa setiap tahun.(KCNA) PEMIMPIN Korea Utara, Kim Jong Un, menyatakan negaranya tengah melengkapi jajaran Angkatan Laut dengan senjata nuklir. Kantor berita resmi Korean Central News Agency (KCNA) melaporkan pada hari Rabu, Kim juga mengungkap rencana [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":61807,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-61806","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/61806","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=61806"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/61806\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/61807"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=61806"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=61806"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=61806"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}