{"id":61767,"date":"2026-06-23T21:21:44","date_gmt":"2026-06-23T21:21:44","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/06\/23\/majalengka-siaga-darurat-kekeringan-dan-karhutla-2026\/"},"modified":"2026-06-23T21:21:44","modified_gmt":"2026-06-23T21:21:44","slug":"majalengka-siaga-darurat-kekeringan-dan-karhutla-2026","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/06\/23\/majalengka-siaga-darurat-kekeringan-dan-karhutla-2026\/","title":{"rendered":"Majalengka Siaga Darurat Kekeringan dan Karhutla 2026"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/06\/23\/1782222515_8340187932100551b205.png\" alt=\"Majalengka Siaga Darurat Kekeringan dan Karhutla 2026\"\/><figcaption>Ilustrasi(Dok. Istimewa)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p><strong>PEMERINTAH\u00a0<\/strong>Kabupaten (Pemkab) Majalengka resmi menetapkan Status Siaga Darurat Bencana Kekeringan serta Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) untuk tahun 2026. Langkah ini diambil menyusul meningkatnya risiko krisis air bersih dan potensi titik api di sejumlah wilayah selama musim kemarau.<\/p>\n<p>Penetapan status tersebut tertuang dalam Surat Keputusan (SK) Bupati Majalengka Nomor: 100.3.3.2\/KEP.567-BPBD\/2026 yang ditandatangani oleh Bupati Majalengka, Eman Suherman. Status siaga darurat ini berlaku efektif mulai 2 Juni 2026 hingga 31 Oktober 2026.<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<h3>Pemetaan <i>By Name By Address<\/i><\/h3>\n<p>Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Majalengka, Agus Tamim, menginstruksikan seluruh camat dan kepala desa untuk segera melakukan pemetaan daerah terdampak secara mendetail. Data tersebut harus mencakup rincian <i>by name by address<\/i> hingga tingkat RT dan RW.<\/p>\n<p>\u201cInstruksi ini bertujuan agar distribusi bantuan air bersih dapat dilakukan segera dan tepat sasaran bagi warga yang mulai mengalami kesulitan air,\u201d ujar Agus Tamim dalam keterangan tertulisnya, Selasa (23\/6).<\/p>\n<div style=\"background-color: #f9f9f9; border-left: 5px solid #e74c3c; padding: 15px; margin: 20px 0;\"><strong>Zona Rawan Kekeringan di Majalengka:<\/strong><\/p>\n<ul>&#13;<\/p>\n<li><strong>Majalengka Utara:<\/strong> Jatitujuh, Kertajati, Ligung, dan Sumberjaya (Dominasi lahan pertanian dan irigasi teknis).<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li><strong>Majalengka Tengah &amp; Selatan:<\/strong> Panyingkiran, Kasokandel, Kadipaten, dan Cigasong (Penurunan debit air tanah).<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li><strong>Total Wilayah:<\/strong> Tersebar di 19 kecamatan dengan kategori risiko sedang hingga tinggi.<\/li>\n<p>&#13;\n<\/ul>\n<\/div>\n<h3>Ancaman Karhutla dan Koordinasi Lintas Sektor<\/h3>\n<p>Selain krisis air bersih, ancaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) menjadi perhatian serius. Wilayah rawan karhutla teridentifikasi berada di kawasan hutan negara (Perhutani), sekitar Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC), serta lahan kering milik warga.<\/p>\n<p>BPBD Majalengka kini tengah mengoptimalkan koordinasi lintas sektor untuk mempercepat respons bencana. &#8220;Kami berkolaborasi dengan TNI, Polri, Dinas PolPP dan Damkar, Dinsos, serta relawan penanggulangan bencana untuk mengatasi dampak kemarau ini,&#8221; tambah Agus.<\/p>\n<table style=\"width: 100%; border-collapse: collapse; margin: 20px 0;\">&#13;<\/p>\n<thead>&#13;<\/p>\n<tr style=\"background-color: #2c3e50; color: white;\">&#13;<\/p>\n<th style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 10px; text-align: left;\">Kategori Bencana<\/th>\n<p>&#13;<\/p>\n<th style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 10px; text-align: left;\">Wilayah Terdampak Utama<\/th>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;\n\t<\/thead>\n<p>&#13;<\/p>\n<tbody>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 10px;\">Kekeringan Pertanian<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 10px;\">Jatitujuh, Kertajati, Ligung, Sumberjaya<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 10px;\">Krisis Air Bersih<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 10px;\">Panyingkiran, Kasokandel, Kadipaten, Cigasong<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 10px;\">Karhutla<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 10px;\">Kawasan Perhutani, TNGC, Lahan Kering Warga<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<br \/>\n\t<\/tbody>\n<p>&#13;<br \/>\n<\/table>\n<p>Masyarakat diimbau untuk mulai melakukan penghematan penggunaan Mata Uang Rupiah dalam pengelolaan sumber daya air serta dilarang keras melakukan pembakaran lahan atau membuang puntung rokok sembarangan yang dapat memicu kebakaran hutan secara luas. (UL\/I-1)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/nusantara\/903585\/majalengka-siaga-darurat-kekeringan-dan-karhutla-2026\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ilustrasi(Dok. Istimewa) PEMERINTAH\u00a0Kabupaten (Pemkab) Majalengka resmi menetapkan Status Siaga Darurat Bencana Kekeringan serta Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) untuk tahun 2026. Langkah ini diambil menyusul meningkatnya risiko krisis air bersih dan potensi titik api di sejumlah wilayah selama musim kemarau. Penetapan status tersebut tertuang dalam Surat Keputusan (SK) Bupati Majalengka Nomor: 100.3.3.2\/KEP.567-BPBD\/2026 yang ditandatangani oleh [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":61768,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-61767","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/61767","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=61767"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/61767\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/61768"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=61767"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=61767"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=61767"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}