{"id":61711,"date":"2026-06-23T18:52:44","date_gmt":"2026-06-23T18:52:44","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/06\/23\/skinmology-asal-bandung-adopsi-standar-dan-formulasi-eropa-sebagai-dna-utamanya\/"},"modified":"2026-06-23T18:52:44","modified_gmt":"2026-06-23T18:52:44","slug":"skinmology-asal-bandung-adopsi-standar-dan-formulasi-eropa-sebagai-dna-utamanya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/06\/23\/skinmology-asal-bandung-adopsi-standar-dan-formulasi-eropa-sebagai-dna-utamanya\/","title":{"rendered":"Skinmology Asal Bandung, Adopsi Standar dan Formulasi Eropa sebagai DNA Utamanya"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/images\/pic-0.webp\" alt=\"Skinmology Asal Bandung, Adopsi Standar dan Formulasi Eropa sebagai DNA Utamanya \"\/><figcaption>Produk Skinmology(Dok.Istimewa)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>DI tengah gempuran tren K-Beauty yang mendominasi <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/pasar-kecantikan-indonesia\" title=\"pasar kecantikan indonesia\">pasar kecantikan Indonesia<\/a> dengan kemasan estetik dan inovasi bahan alaminya, sebuah jenama lokal asal Bandung, <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/skinmology\" title=\"skinmology\">Skinmology<\/a> justru memilih jalan berbeda.<\/p>\n<p>Alih-alih berkiblat ke Korea, Skinmology berani mengadopsi standar dan formulasi Eropa sebagai DNA utamanya. Skinmology lahir dari sebuah ambisi, bagaimana menerapkan formula kelas dunia asal Eropa untuk kebutuhan spesifik kulit wanita Indonesia yang hidup di iklim tropis.<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>&#8220;Kami brand lokal, tapi sejak awal kami tak mau kompromi soal bahan aktif. Jika Eropa punya standar paling ketat di dunia, mengapa tak dijadikan itu sebagai benchmark?&#8221; kata Head of Branding and Marketing Skinmology, Andini Pujasari, Selasa (23\/6).<\/p>\n<p>Menurut Andini, langkah ini bukan sekedar mengejar prestise penggunaan bahan impor. Tetapi, soal konsistensi hasil yang bisa dirasakan langsung konsumen. Industri kosmetik Eropa dikenal memiliki regulasi paling ketat di dunia. Uni Eropa tercatat melarang lebih 1.300 bahan berbahaya dalam produk kosmetik.\u00a0<\/p>\n<p>&#8220;Pondasi inilah yang menjadi pegangan Skinmology dalam mengembangkan setiap produknya. Bahan aktif yang digunakan Skinmology dikembangkan melalui riset ilmiah panjang dengan klaim yang didukung data klinis, bukan sekadar mengikuti tren sesaat,&#8221; jelasnya.<\/p>\n<p>Andini menambahkan, seluruh rangkaian produknya juga telah melalui uji dermatologis agar aman bagi berbagai jenis kulit, terutama dalam menghadapi tantangan lingkungan tropis seperti kelembaban tinggi dan paparan polusi. Produk unggulan itu 5 in 1 lightening series. Paket perawatan ini diformulasikan khusus untuk mencerahkan dan meratakan warna kulit.\u00a0<\/p>\n<p>&#8220;Kunci keunggulan seri ini terletak pada bahan aktif Achromaxyl, sebuah teknologi pencerah asal Eropa yang diekstrak dari tanaman keluarga Brassicaceae. Bahan ini bekerja dengan menurunkan aktivitas enzim tirosinase, enzim utama pemicu produksi pigmen kulit,&#8221; tuturnya.<\/p>\n<p>Achromaxyl sebut Andini, telah terbukti secara klinis dan memiliki paten dalam membantu mengatasi hiperpigmentasi serta memudarkan noda bekas jerawat, menjadikannya solusi bagi mereka yang menginginkan hasil terukur dan efektif.<\/p>\n<p>Skinmology menghadirkan lini produk yang komprehensif:\u00a0<br \/>&#13;<br \/>\nPaket Utama: 5 in 1 Lightening Series (pencerah) dan 5 in 1 Acne Expert (perawatan jerawat). Produk Individual: Deep Moisturizer Gel, Flex Night Cream dengan teknologi bicosome, UV Protection Daily Sunscreen, Serum Acne &amp; Glow, Serum Brightening, serta Exfoliating Sleeping Mask.<\/p>\n<p>&#8220;Optimisme kami bukan tanpa alasan. Di tengah pertumbuhan industri kosmetik lokal yang rata-rata mencapai 7\u20139 persen per tahun, konsumen kini semakin kritis dalam menelaah kandungan produk. Kami memposisikan diri sebagai jembatan bagi konsumen yang menginginkan kualitas bahan aktif kelas dunia dengan harga yang sesuai untuk pasar lokal,&#8221; sambungnya.(E-2)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/jabar\/berita\/903625\/skinmology-asal-bandung-adopsi-standar-dan-formulasi-eropa-sebagai-dna-utamanya-\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Produk Skinmology(Dok.Istimewa) DI tengah gempuran tren K-Beauty yang mendominasi pasar kecantikan Indonesia dengan kemasan estetik dan inovasi bahan alaminya, sebuah jenama lokal asal Bandung, Skinmology justru memilih jalan berbeda. Alih-alih berkiblat ke Korea, Skinmology berani mengadopsi standar dan formulasi Eropa sebagai DNA utamanya. Skinmology lahir dari sebuah ambisi, bagaimana menerapkan formula kelas dunia asal Eropa [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":16929,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-61711","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/61711","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=61711"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/61711\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/16929"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=61711"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=61711"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=61711"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}