{"id":61705,"date":"2026-06-23T18:37:43","date_gmt":"2026-06-23T18:37:43","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/06\/23\/garuda-yaksa-fc-dan-bta-academy-berburu-talenta-muda-ntt\/"},"modified":"2026-06-23T18:37:43","modified_gmt":"2026-06-23T18:37:43","slug":"garuda-yaksa-fc-dan-bta-academy-berburu-talenta-muda-ntt","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/06\/23\/garuda-yaksa-fc-dan-bta-academy-berburu-talenta-muda-ntt\/","title":{"rendered":"Garuda Yaksa FC dan BTA Academy Berburu Talenta Muda NTT"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/06\/23\/1782228772_bda6120700105815c6d6.jpeg\" alt=\"Garuda Yaksa FC dan BTA Academy Berburu Talenta Muda NTT\"\/><figcaption>CEO BeTA Academy Serena Francis bersama CEO Garuda Yaksa FC Dusan Bogdanovic.(Dok.BeTA Academy)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/garuda-yaksa\" title=\"Garuda Yaksa\">GARUDA Yaksa<\/a> FC bekerja sama dengan Bintang Timur Atambua Academy (BTA Academy) kembali menunjukkan komitmennya dalam pengembangan sepak bola usia muda melalui penyelenggaraan seleksi pemain Elite Pro Academy (EPA) di Nusa Tenggara Timur (<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/ntt\" title=\"NTT\">NTT<\/a>) untuk kategori U-16, U-18, dan U-20.<\/p>\n<p>Melalui seleksi ini, Garuda Yaksa FC dan BTA Academy berupaya menjaring talenta-talenta terbaik dari NTT yang berpotensi mengikuti jejak pesepak bola nasional asal daerah tersebut, seperti Marselino Ferdinan, Yabes Roni, dan Frans Misa, sekaligus membuka jalan menuju pembinaan sepak bola profesional.<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>Seleksi akan dilaksanakan di tiga zona, yaitu Flores pada 23 Juni 2026, Atambua 24-25 Juni 2026, dan Kupang 24-25 Juni 2026. Para pemain terbaik dari ketiga zona tersebut selanjutnya akan mengikuti Seleksi Zona NTT yang dipusatkan di Kupang pada 27-28 Juni 2026.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/olahraga\/903430\/pon-xxii-2028-digelar-tanpa-venue-baru-pemerintah-tekankan-efisiensi-dan-administrasi-bersih\" title=\"PON XXII 2028 Digelar tanpa Venue Baru, Pemerintah Tekankan Efisiensi dan Administrasi Bersih\" target=\"_blank\">PON XXII 2028 Digelar tanpa Venue Baru, Pemerintah Tekankan Efisiensi dan Administrasi Bersih<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Wakil Wali Kota Kupang sekaligus CEO Bintang Timur Atambua Academy, Serena Cosgrova Francis, mengatakan NTT memiliki tradisi panjang dalam melahirkan talenta sepak bola berkualitas yang mampu bersaing di level nasional.<\/p>\n<p>&#8220;NTT tidak kekurangan bakat. Yang dibutuhkan adalah akses, kesempatan, dan sistem pembinaan yang berkelanjutan. Kolaborasi Garuda Yaksa FC dan BTA Academy hadir untuk membuka jalan bagi anak-anak NTT agar dapat berkembang menjadi pemain profesional dan suatu saat membela Tim Nasional Indonesia,&#8221; ujar Serena, Selasa (23\/6).<\/p>\n<p>Menurut Serena, kehadiran pemain-pemain seperti Yabes Roni Malaifani, Fransiskus Xaverius Misa, dan Marselino Ferdinan menjadi inspirasi sekaligus bukti bahwa talenta dari Timur Indonesia mampu bersaing di panggung nasional bahkan internasional.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/teknologi\/902585\/pesona-star-trail-di-observatorium-nasional-timau-bukti-visual-rotasi-bumi\" title=\"Pesona Star Trail di Observatorium Nasional Timau: Bukti Visual Rotasi Bumi\" target=\"_blank\">Pesona Star Trail di Observatorium Nasional Timau: Bukti Visual Rotasi Bumi<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&#8220;Jika hari ini kita memiliki Yabes Roni, Frans Misa, dan Marselino Ferdinan, maka saya yakin di lapangan-lapangan sepak bola Flores, Timor, Sumba, Alor, Rote, Sabu, dan Lembata masih banyak talenta muda yang kelak akan menjadi kebanggaan Indonesia. Tugas kita adalah menemukan dan membina mereka,&#8221; tambahnya.<\/p>\n<p>Sementara itu, Koordinator Tim Seleksi Garuda Yaksa FC, Rifandy, menegaskan bahwa proses seleksi akan dilakukan secara profesional, objektif, dan mengedepankan potensi jangka panjang pemain.<\/p>\n<p>&#8220;Kami datang ke NTT bukan hanya mencari pemain terbaik hari ini, tetapi mencari calon pemain profesional masa depan. Kami mencari karakter, disiplin, mental juara, kemampuan teknis, dan kemauan untuk terus berkembang. Kami percaya NTT adalah salah satu lumbung talenta sepak bola terbesar di Indonesia,&#8221; kata Rifandy.<\/p>\n<p>Melalui program ini, Garuda Yaksa FC dan BTA Academy ingin membangun jalur pembinaan yang lebih jelas bagi talenta muda NTT menuju kompetisi elite nasional. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari visi besar menjadikan NTT sebagai salah satu pusat pengembangan talenta sepak bola Indonesia menuju 2030. (E-2)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/nusantara\/903629\/garuda-yaksa-fc-dan-bta-academy-berburu-talenta-muda-ntt\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>CEO BeTA Academy Serena Francis bersama CEO Garuda Yaksa FC Dusan Bogdanovic.(Dok.BeTA Academy) GARUDA Yaksa FC bekerja sama dengan Bintang Timur Atambua Academy (BTA Academy) kembali menunjukkan komitmennya dalam pengembangan sepak bola usia muda melalui penyelenggaraan seleksi pemain Elite Pro Academy (EPA) di Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk kategori U-16, U-18, dan U-20. Melalui seleksi [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":61706,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-61705","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/61705","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=61705"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/61705\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/61706"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=61705"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=61705"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=61705"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}