{"id":61699,"date":"2026-06-23T18:22:55","date_gmt":"2026-06-23T18:22:55","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/06\/23\/kontingen-para-atletik-indonesia-sabet-gelar-juara-umum-di-tunisia\/"},"modified":"2026-06-23T18:22:55","modified_gmt":"2026-06-23T18:22:55","slug":"kontingen-para-atletik-indonesia-sabet-gelar-juara-umum-di-tunisia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/06\/23\/kontingen-para-atletik-indonesia-sabet-gelar-juara-umum-di-tunisia\/","title":{"rendered":"Kontingen Para Atletik Indonesia Sabet Gelar Juara Umum di Tunisia"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/06\/23\/1782229165_dff413064a656e82d4bc.jpg\" alt=\"Kontingen Para Atletik Indonesia Sabet Gelar Juara Umum di Tunisia\"\/><figcaption>Tim Para Atletik Indonesia juara di Tunisia.((Dok NPCI))<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/tim-para-atletik-indonesia\" title=\"Tim Para Atletik Indonesia\">TIM para atletik Indonesia<\/a> sabet juara umum saat try out mengikuti ajang <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/world-para-athletics-grand-prix-2026\" title=\"World Para Athletics Grand Prix 2026\">World Para Athletics Grand Prix 2026<\/a> di Tunisia, pada 12-20 Juni 2026. Indonesia juara bersama dengan Ukraina, dengan peroleh medali sama, masing masing sebanyak 15 emas, 7 perak dan 7 medali perunggu.\u00a0<\/p>\n<p>Tunisia berada di urutan klasmen berikutnya dengan\u00a0 10 emas, 6 perak dan 9 perunggu, disusul Uzbekistan dengan 8 emas, 11 perak dan 10 perunggu, serta Rusia 7 emas, 7 perak dan 5 perunggu.<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>Saptoyogo Purnomo tampil, gemilang sebagai andalan tim para atletik Merah Putih dengan 3 medali emas nomor 100 meter putra klasifikasi T37, 200 meter putra T37-T38 serta beregu estafet universal 4&#215;100 meter.<\/p>\n<p>Tidak kalah mentereng, Nanda Mei Sholihah juga berhasil menyabet 3 medali emas. Ia menjadi yang terbaik di nomor 100 meter putri T46-47, 200 meter putri T46-47 serta beregu estafet universal 4&#215;100 meter.<\/p>\n<p>Performa impresif ikut ditotehkan Karisma Evi Tiarani yang merebut 2 medali emas dari nomor individu 100 meter putri T36\/42\/44 dan lompat jauh putri T42,44,46,47.\u00a0<\/p>\n<p>&#8220;Hasil 29 medali yang diraih ini sangat luar biasa dan patut diapresiasi,&#8221; tegas Koordinator tim pelatih para atletik Indonesia, Purwo Adi Sanyoto, Selasa (23\/6).<\/p>\n<p>Menurut dia, poin yang didapat dari ajang ini sangat penting, mengingat tiket lolos berlaga di Asian Para Games 2026 ditentukan dari poin yang diraih dari setiap single event kalender resmi World Para Athletics.<\/p>\n<p>Persaingan di antara peserta, terutama dari Asia sangat luar biasa. Dari semua negara Asia yang ikut berpartisipasi di Tunisia, berlomba mencari poin yang digunakan sebagai kualifikasi menuju Asian Para Games 2026.<\/p>\n<p>Purwo menambahkan, saat ini belum ada atlet Indonesia yang benar-benar dinyatakan lolos ke Asian Para Games 2026. Pasalnya, perhitungan poin di setiap nomor dan klasifikasi masih berjalan hingga 31 Juli mendatang.<\/p>\n<p>&#8220;Tim pelatih menargetkan sebanyak mungkin atlet untuk bisa memperkuat Indonesia di Asian Para Games 2026. Kita masih akan mengikuti kualifikasi atau pengumpulan poin lewat kejuaraan di Meksiko pada akhir Juli mendatang,&#8221; imbuh dia.<\/p>\n<p><strong>TAMBAHAN MOTIVASI<\/strong><br \/>&#13;<br \/>\nAlfin Nomleni perain emas di nomor 400 putra T20 menyatakan kebanggannya bisa membantu tim Indonesia menjadi juara di Tunisia. &#8220;Cuaca sangat bersahabat, bisa meraih emas di nomor 400 putra T20, sangat membanggakan,&#8221; kata Alfin.<\/p>\n<p>Prestasi ini menambah semangat dalam perebutan tiket menuju Asian Para Games 2026. Catatan waktu 48,82 detik belum membuat atlet asal Nusa Tenggara Timur ini puas.<\/p>\n<p>&#8220;Saya masih ingin memperbaiki lagi catatan waktunya. Harus lebih baik lagi karena saya ingin lolos ke Asia dan impian saya bisa lolos ke Paralimpiade,&#8221; imbuh dia.<\/p>\n<p>Hal senada diungkapkan Ansyari yang berhasil meraih medali emas di nomor lempar lembing putra klasifikasi F41. Ia masih ingin memperbaiki jarak lemparannya meski sudah menjadi juara di Tunisia.<\/p>\n<p>&#8220;Lemparan saya kemarin tidak turun dari limit sebelumnya, tetapi Insya Allah di event selanjutnya bisa lebih jauh lagi. Saya ingin lolos ke Asian Para Games 2026 dan mendapatkan medali di sana,&#8221; lugas Ansyari.<\/p>\n<p>Dia mengaku belajar banyak dari persaingan selama di Tunisia. Ia cukup dibuat repot karena persaingan di klasifikasi F41 sangat ketat, terutama wakil dari negara Kuba.\u00a0<\/p>\n<p>Ansyari dkk. masih memiliki waktu hampir sebulan untuk berlatih di Kota Solo sebelum kemudian mengikuti kejuaraan internasional di Meksiko pada akhir bulan depan. Sementara itu Asian Para Games 2026 akan digelar di Nagoya, Jepang, mulai 18 Oktober hingga 24 Oktober 2026 mendatang. ( E-2 ).<\/p>\n<p>\u00a0<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/nusantara\/903635\/kontingen-para-atletik-indonesia-sabet-gelar-juara-umum-di-tunisia\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Tim Para Atletik Indonesia juara di Tunisia.((Dok NPCI)) TIM para atletik Indonesia sabet juara umum saat try out mengikuti ajang World Para Athletics Grand Prix 2026 di Tunisia, pada 12-20 Juni 2026. Indonesia juara bersama dengan Ukraina, dengan peroleh medali sama, masing masing sebanyak 15 emas, 7 perak dan 7 medali perunggu.\u00a0 Tunisia berada di [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":61700,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-61699","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/61699","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=61699"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/61699\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/61700"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=61699"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=61699"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=61699"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}