{"id":61667,"date":"2026-06-23T16:58:45","date_gmt":"2026-06-23T16:58:45","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/06\/23\/ini-alasan-kurohige-tangkap-dan-serahkan-portgas-d-ace-ke-angkatan-laut-di-one-piece\/"},"modified":"2026-06-23T16:58:45","modified_gmt":"2026-06-23T16:58:45","slug":"ini-alasan-kurohige-tangkap-dan-serahkan-portgas-d-ace-ke-angkatan-laut-di-one-piece","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/06\/23\/ini-alasan-kurohige-tangkap-dan-serahkan-portgas-d-ace-ke-angkatan-laut-di-one-piece\/","title":{"rendered":"Ini Alasan Kurohige Tangkap dan Serahkan Portgas D. Ace ke Angkatan Laut di One Piece"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/06\/23\/1782232751_9065d67b81761a0ffe98.jpg\" alt=\"Ini Alasan Kurohige Tangkap dan Serahkan Portgas D. Ace ke Angkatan Laut di One Piece\"\/><figcaption>Ace vs Kurohige(Doc IMDB)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>DALAM semesta <i><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/one-piece\" title=\"One Piece\">One Piece<\/a><\/i> karya Eiichiro Oda, momen penangkapan <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/portgas-d-ace\" title=\"Portgas D. Ace\">Portgas D. Ace<\/a> oleh <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/marshall-d-teach\" title=\"Marshall D. Teach\">Marshall D. Teach<\/a> atau yang lebih dikenal sebagai <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/kurohige\" title=\"Kurohige\">Kurohige<\/a> merupakan titik balik sejarah yang memicu Perang Puncak di Marineford. Peristiwa ini bukan sekadar pertarungan antara mantan rekan satu kapal, melainkan sebuah langkah catur politik yang sangat diperhitungkan oleh Kurohige.<\/p>\n<p>Kurohige, yang awalnya merupakan anggota Divisi Kedua Bajak Laut Shirohige di bawah kepemimpinan Ace, melakukan pengkhianatan besar dengan membunuh Thatch demi mendapatkan buah iblis <i>Yami Yami no Mi<\/i>. Namun, tujuannya tidak berhenti di situ. Penangkapan Ace adalah kunci utama dari rencana jangka panjangnya untuk menguasai dunia.<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<h3><strong>1. Ambisi Menjadi Shichibukai<\/strong><\/h3>\n<p>Alasan paling pragmatis mengapa Kurohige menyerahkan Ace ke Angkatan Laut adalah untuk mengisi posisi kosong di <strong>Shichibukai<\/strong> (Tujuh Bajak Laut Penguasa Lautan). Setelah Crocodile dikalahkan oleh Luffy di Alabasta, Pemerintah Dunia mencari penggantinya.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/hiburan\/892997\/bacaimana-cara-kurohige-dapatkan-buah-iblis-shirohige-di-one-piece\" title=\"Bacaimana Cara Kurohige Dapatkan Buah Iblis Shirohige di One Piece?\" target=\"_blank\">Bacaimana Cara Kurohige Dapatkan Buah Iblis Shirohige di One Piece?<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Kurohige menyadari bahwa untuk mendapatkan legitimasi dan akses ke fasilitas Pemerintah Dunia, ia harus membuktikan kekuatannya. Awalnya, ia mengincar Monkey D. Luffy yang memiliki nilai buronan tinggi. Namun, karena Ace mengejarnya untuk menuntut balas atas kematian Thatch, Kurohige justru mendapatkan &#8220;hadiah&#8221; yang jauh lebih berharga untuk diserahkan kepada Angkatan Laut.<\/p>\n<h3><strong>2. Akses Menuju Penjara Impel Down<\/strong><\/h3>\n<p>Menjadi Shichibukai bukanlah tujuan akhir Kurohige, melainkan hanya sarana. Dengan status tersebut, ia mendapatkan hak istimewa untuk memasuki <strong>Impel Down<\/strong>, penjara paling ketat di dunia, tanpa dicurigai sebagai ancaman.<\/p>\n<p>Tujuan sebenarnya di Impel Down adalah merekrut tahanan paling berbahaya dari Level 6 untuk memperkuat kru Bajak Laut Kurohige. Tanpa menyerahkan Ace dan mendapatkan gelar Shichibukai, rencana infiltrasi ke Impel Down akan jauh lebih sulit atau bahkan mustahil dilakukan.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/hiburan\/871580\/ini-alasan-garp-menitipkan-ace-di-dadan-bos-bandit-gunung-di-one-piece\" title=\"Ini Alasan Garp Menitipkan Ace di Dadan, Bos Bandit Gunung di One Piece\" target=\"_blank\">Ini Alasan Garp Menitipkan Ace di Dadan, Bos Bandit Gunung di One Piece<\/a><\/strong><\/p>\n<h3><strong>3. Memancing Perang Antara Shirohige dan Angkatan Laut<\/strong><\/h3>\n<p>Kurohige sangat memahami hierarki dan loyalitas dalam kru Shirohige. Ia tahu bahwa jika Ace yang merupakan komandan divisi sekaligus putra dari Raja Bajak Laut Gol D. Roger dieksekusi, Shirohige tidak akan tinggal diam.<\/p>\n<p>Dengan menyerahkan Ace, Kurohige secara tidak langsung menciptakan skenario perang besar antara dua kekuatan raksasa: Markas Besar Angkatan Laut dan Bajak Laut Shirohige. Di tengah kekacauan perang tersebut, Kurohige bisa bergerak bebas untuk mencapai ambisi puncaknya, yaitu mencuri kekuatan buah iblis <i>Gura Gura no Mi<\/i> milik Shirohige.<\/p>\n<p>Penangkapan Ace adalah bukti bahwa Kurohige bukan sekadar bajak laut yang mengandalkan otot, melainkan seorang manipulator ulung yang mampu memanfaatkan sistem Pemerintah Dunia untuk kepentingannya sendiri. (Z-4)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/hiburan\/903655\/ini-alasan-kurohige-tangkap-dan-serahkan-portgas-d-ace-ke-angkatan-laut-di-one-piece\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ace vs Kurohige(Doc IMDB) DALAM semesta One Piece karya Eiichiro Oda, momen penangkapan Portgas D. Ace oleh Marshall D. Teach atau yang lebih dikenal sebagai Kurohige merupakan titik balik sejarah yang memicu Perang Puncak di Marineford. Peristiwa ini bukan sekadar pertarungan antara mantan rekan satu kapal, melainkan sebuah langkah catur politik yang sangat diperhitungkan oleh [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":61668,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-61667","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/61667","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=61667"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/61667\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/61668"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=61667"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=61667"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=61667"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}