{"id":60790,"date":"2026-06-22T00:51:52","date_gmt":"2026-06-22T00:51:52","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/06\/22\/bmkg-ingatkan-potensi-hujan-lebat-akibat-siklon-tropis-mekkhala\/"},"modified":"2026-06-22T00:51:52","modified_gmt":"2026-06-22T00:51:52","slug":"bmkg-ingatkan-potensi-hujan-lebat-akibat-siklon-tropis-mekkhala","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/06\/22\/bmkg-ingatkan-potensi-hujan-lebat-akibat-siklon-tropis-mekkhala\/","title":{"rendered":"BMKG Ingatkan Potensi Hujan Lebat Akibat Siklon Tropis Mekkhala"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/06\/22\/1782088959_e5cfe24dbbbe4135871d.jpg\" alt=\"BMKG Ingatkan Potensi Hujan Lebat Akibat Siklon Tropis Mekkhala\"\/><figcaption>ilustrasi(Antara)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/bmkg\" title=\"BMKG\">BMKG<\/a>) mengeluarkan peringatan dini bagi masyarakat untuk mewaspadai potensi hujan dengan intensitas beragam di sejumlah wilayah Indonesia. Kondisi ini dipicu oleh dinamika atmosfer yang signifikan, termasuk pengaruh keberadaan <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/siklon-tropis-mekkhala\" title=\"siklon tropis mekkhala\">Siklon Tropis Mekkhala<\/a> dan sirkulasi siklonik.<\/p>\n<p>Prakirawan BMKG, Selly Brilian, menjelaskan bahwa <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/siklon-tropis\" title=\"siklon tropis\">Siklon Tropis<\/a> Mekkhala saat ini terpantau berada di Samudera Pasifik bagian timur Filipina. Sistem ini memiliki tekanan minimum sekitar 970 hektopaskal dengan kecepatan angin maksimum mencapai 70 knot, dan bergerak ke arah barat hingga barat laut.<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>\u201cSistem tersebut membentuk daerah konvergensi dan konfluensi yang memanjang di Samudera Pasifik timur Filipina serta di sekitar sirkulasi tersebut,\u201d ujar Selly dalam siaran <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/prakiraan-cuaca\" title=\"prakiraan cuaca\">prakiraan cuaca<\/a> di Jakarta, Senin (22\/6).<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/nusantara\/857851\/siklon-tropis-di-utara-dan-selatan-indonesia-picu-hujan-lebat-di-ntt\" title=\"Siklon Tropis di Utara dan Selatan Indonesia Picu Hujan Lebat di NTT\" target=\"_blank\">Siklon Tropis di Utara dan Selatan Indonesia Picu Hujan Lebat di NTT<\/a><\/strong><\/p>\n<h3>Dampak Sirkulasi Siklonik<\/h3>\n<p>Selain <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/siklon\" title=\"siklon\">siklon<\/a> tropis, BMKG juga memantau adanya sirkulasi siklonik yang diprakirakan terbentuk di Selat Makassar. Fenomena ini memicu terbentuknya daerah konvergensi (pertemuan angin) dan konfluensi di kawasan tersebut, yang berdampak pada peningkatan pertumbuhan awan hujan.<\/p>\n<p>Kombinasi dari berbagai dinamika atmosfer ini berpotensi meningkatkan curah hujan di sekitar wilayah siklon, sirkulasi siklonik, maupun sepanjang daerah konvergensi. &#8220;Perlu ditingkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat di sejumlah wilayah,&#8221; tegas Selly.<\/p>\n<div style=\"background-color: #f9f9f9; padding: 15px; border-left: 5px solid #ff0000; margin: 20px 0;\"><strong>Peringatan Cuaca Kota Besar:<\/strong><\/p>\n<ul>&#13;<\/p>\n<li><strong>Hujan Petir:<\/strong> Tanjungpinang dan Bandar Lampung.<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li><strong>Hujan Ringan:<\/strong> Medan, Pekanbaru, Padang, Jambi, Pangkal Pinang, Bengkulu, Palembang, Serang, Bandung, Semarang, Pontianak, Palangkaraya, Tanjung Selor, dan Samarinda.<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li><strong>Udara Kabur:<\/strong> Jakarta dan Surabaya.<\/li>\n<p>&#13;\n<\/ul>\n<\/div>\n<h3>Prakiraan Cuaca Wilayah Indonesia Timur<\/h3>\n<p>Untuk wilayah Indonesia bagian timur, hujan dengan intensitas ringan diprakirakan akan mengguyur Denpasar, Mataram, Mamuju, Kendari, Palu, Nabire, Jayapura, Wamena, dan Merauke.<\/p>\n<p>Sementara itu, kondisi cuaca cerah berawan hingga berawan tebal diprediksi terjadi di Kupang, Makassar, Gorontalo, Manado, Ternate, Ambon, Sorong, dan Manokwari. Wilayah lain seperti Banda Aceh, Yogyakarta, dan Banjarmasin diprakirakan akan mengalami kondisi berawan hingga berawan tebal.<\/p>\n<p>BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan terus memantau perkembangan informasi cuaca terkini melalui kanal resmi, baik laman web maupun media sosial BMKG, guna mengantisipasi dampak <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/cuaca-ekstrem\" title=\"Cuaca Ekstrem\">cuaca ekstrem<\/a> yang mungkin terjadi.<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/902866\/bmkg-ingatkan-potensi-hujan-lebat-akibat-siklon-tropis-mekkhala\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>ilustrasi(Antara) Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini bagi masyarakat untuk mewaspadai potensi hujan dengan intensitas beragam di sejumlah wilayah Indonesia. Kondisi ini dipicu oleh dinamika atmosfer yang signifikan, termasuk pengaruh keberadaan Siklon Tropis Mekkhala dan sirkulasi siklonik. Prakirawan BMKG, Selly Brilian, menjelaskan bahwa Siklon Tropis Mekkhala saat ini terpantau berada di Samudera [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":60791,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-60790","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/60790","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=60790"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/60790\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/60791"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=60790"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=60790"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=60790"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}