{"id":60661,"date":"2026-06-21T18:38:38","date_gmt":"2026-06-21T18:38:38","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/06\/21\/zhong-he-miao-dan-kisah-kerukunan-yang-tumbuh-di-klaten\/"},"modified":"2026-06-21T18:38:38","modified_gmt":"2026-06-21T18:38:38","slug":"zhong-he-miao-dan-kisah-kerukunan-yang-tumbuh-di-klaten","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/06\/21\/zhong-he-miao-dan-kisah-kerukunan-yang-tumbuh-di-klaten\/","title":{"rendered":"Zhong He Miao dan Kisah Kerukunan yang Tumbuh di Klaten"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/06\/21\/1782054950_16d74f5f9a4eafa6ebce.png\" alt=\"Zhong He Miao dan Kisah Kerukunan yang Tumbuh di Klaten\"\/><figcaption>Ilustrasi(Antara)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>DI sebuah kawasan yang mempertemukan rumah-rumah ibadah dari berbagai agama, lonceng kerukunan kembali berdentang di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. Peresmian Klenteng Zhong He Miao yang berlokasi di Pusat Edukasi Kerukunan Umat Beragama, kompleks Grha Bung Karno, pada Minggu (21\/6\/2026), bukan sekadar menandai berdirinya tempat ibadah baru bagi umat Khonghucu. Peristiwa ini menjadi simbol kuat bagaimana keberagaman dirawat dan diberi ruang untuk tumbuh berdampingan dalam harmoni yang nyata.<\/p>\n<p>Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo, secara resmi membuka pintu klenteng tersebut dalam sebuah prosesi yang khidmat. Kehadiran rumah ibadah ini melengkapi ekosistem toleransi di Klaten, menjadikannya salah satu daerah yang secara konkret mewujudkan visi inklusivitas melalui infrastruktur religi yang terintegrasi.<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>Dalam sambutannya, Bupati Hamenang menyampaikan bahwa peresmian Klenteng Zhong He Miao merupakan momen yang membanggakan sekaligus mengharukan. Menurutnya, ini adalah langkah nyata Pemerintah Kabupaten Klaten dalam memperkuat fondasi toleransi di tengah masyarakat yang majemuk.<\/p>\n<p>\u201cPemerintah daerah bertekad menjadikan Kabupaten Klaten yang inklusif. Seluruh umat lintas agama, lintas iman, dan lintas suku bisa tinggal dengan damai di Klaten. Untuk mewujudkan itu, kami membangun kompleks Grha Bung Karno sebagai kawasan yang dilengkapi tempat ibadah semua agama,\u201d ujar Hamenang.<\/p>\n<p>Ia juga memberikan apresiasi tinggi kepada Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Klaten atas sinergi dan kolaborasi yang konsisten dalam menjaga stabilitas sosial dan kerukunan antarumat beragama di wilayah tersebut.<\/p>\n<h2>Laboratorium Hidup Kerukunan<\/h2>\n<p>Peresmian ini turut dihadiri oleh tokoh-tokoh penting, di antaranya Pengurus Pusat Majelis Tinggi Agama Khonghucu Indonesia (Matakin) Budi Santosa Tanoe Wibowo, Kepala Kantor Kemenag Klaten Khumaidin, serta Ketua FKUB Klaten Syamsuddin Asyrofi. Kehadiran para tokoh lintas sektoral ini menegaskan dukungan penuh terhadap eksistensi umat Khonghucu di Klaten.<\/p>\n<p>Kepala Kantor Kemenag Klaten, Khumaidin, menekankan bahwa Klenteng Zhong He Miao memiliki makna strategis yang mendalam. Ia menyebut bangunan ini bukan sekadar fisik rumah ibadah, melainkan sebuah &#8220;laboratorium hidup&#8221; bagi kerukunan umat beragama.<\/p>\n<p>\u201cKlenteng ini diharapkan menjalankan fungsi-fungsinya secara optimal. Minimal menjadi rumah ibadah yang representatif, nyaman, dan khusyuk bagi umat Khonghucu untuk meningkatkan keimanan mereka,\u201d jelas Khumaidin.<\/p>\n<div style=\"background-color: #f9f9f9; border-left: 5px solid #d32f2f; padding: 15px; margin: 20px 0;\"><strong>Catatan Strategis:<\/strong> Kompleks <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/grha-bung-karno-klaten\" title=\"Grha Bung Karno Klaten\">Grha Bung Karno Klaten<\/a> dirancang sebagai miniatur Indonesia, di mana rumah ibadah dari berbagai agama berdiri berdampingan untuk memfasilitasi edukasi toleransi bagi generasi muda.<\/div>\n<h2>Role Model Nasional dari Klaten<\/h2>\n<p>Ketua FKUB Klaten, Syamsuddin Asyrofi, menyatakan rasa bangganya atas berdirinya klenteng ini di kompleks Grha Bung Karno. Ia menilai inisiatif Pemerintah Kabupaten Klaten dalam menyediakan fasilitas ibadah yang setara bagi seluruh agama yang diakui di Indonesia adalah sebuah pencapaian luar biasa.<\/p>\n<p>\u201cIni adalah wujud nyata perhatian dan kepedulian pemerintah dalam menyiapkan rumah-rumah ibadah bagi umat beragama. Klaten sangat layak menjadi <i>role model<\/i> nasional dalam hal manajemen kerukunan,\u201d tegas Syamsuddin.<\/p>\n<p>Dengan diresmikannya Klenteng Zhong He Miao, Pusat Edukasi Kerukunan Umat Beragama di Klaten kini semakin lengkap. Kawasan ini diharapkan tidak hanya menjadi tempat ritual ibadah, tetapi juga menjadi destinasi wisata religi dan edukasi bagi masyarakat luas untuk mempelajari nilai-nilai moderasi beragama secara langsung. (JS\/I-1)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/nusantara\/902773\/zhong-he-miao-dan-kisah-kerukunan-yang-tumbuh-di-klaten\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ilustrasi(Antara) DI sebuah kawasan yang mempertemukan rumah-rumah ibadah dari berbagai agama, lonceng kerukunan kembali berdentang di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. Peresmian Klenteng Zhong He Miao yang berlokasi di Pusat Edukasi Kerukunan Umat Beragama, kompleks Grha Bung Karno, pada Minggu (21\/6\/2026), bukan sekadar menandai berdirinya tempat ibadah baru bagi umat Khonghucu. Peristiwa ini menjadi simbol kuat [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":60662,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-60661","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/60661","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=60661"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/60661\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/60662"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=60661"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=60661"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=60661"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}