{"id":60287,"date":"2026-06-20T20:41:52","date_gmt":"2026-06-20T20:41:52","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/06\/20\/hubungan-memanas-giorgia-meloni-balas-serangan-donald-trump\/"},"modified":"2026-06-20T20:41:52","modified_gmt":"2026-06-20T20:41:52","slug":"hubungan-memanas-giorgia-meloni-balas-serangan-donald-trump","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/06\/20\/hubungan-memanas-giorgia-meloni-balas-serangan-donald-trump\/","title":{"rendered":"Hubungan Memanas, Giorgia Meloni Balas Serangan Donald Trump"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/06\/21\/1781987722_900e30be9ac1f4d23f34.jpg\" alt=\"Hubungan Memanas, Giorgia Meloni Balas Serangan Donald Trump\"\/><figcaption>Presiden AS Donald Trump (kiri) berbincang dengan Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni di sela-sela KTT G7(AFP\/HANDOUT \/ PALAZZO CHIGI PRESS OFFICE )<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>HUBUNGAN diplomatik antara <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/italia\" title=\"italia\">Italia<\/a> dan <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/amerika-serikat\" title=\"Amerika Serikat\">Amerika Serikat<\/a> (AS) berada di titik nadir setelah Perdana Menteri Italia, <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/giorgia-meloni\" title=\"Giorgia Meloni\">Giorgia Meloni<\/a>, melontarkan balasan tajam terhadap serangkaian serangan verbal Presiden AS, <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/donald-trump\" title=\"Donald Trump\">Donald Trump<\/a>. Ketegangan ini menandai keretakan signifikan antara dua pemimpin yang sebelumnya dikenal memiliki kedekatan politik.<\/p>\n<p>Melalui pernyataan di media sosial Instagram, Meloni menyebut serangan Trump sebagai tindakan yang &#8220;tidak masuk akal&#8221; dan &#8220;tanpa provokasi&#8221;. Hal ini dipicu oleh pernyataan Trump pada Sabtu (20\/6\/2026) yang meragukan tingkat popularitas Meloni di dalam negeri serta menuduhnya tidak mendukung upaya AS dalam mencegah Iran mengembangkan senjata nuklir.<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<h3>Perselisihan Terkait Popularitas dan Foto G7<\/h3>\n<p>Konflik ini bermula dari klaim Trump dalam wawancara dengan saluran TV Italia, La7. Trump mengeklaim bahwa Meloni &#8220;memohon berulang kali&#8221; untuk berfoto bersamanya di sela-sela KTT G7 di Prancis. Meloni merespons dengan tegas bahwa dirinya merasa terkejut dengan perilaku Trump terhadap sekutu dekatnya.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/internasional\/879667\/kecam-donald-trump-wakil-pm-spanyol-sebut-komentar-terhadap-paus-leo-xiv-kesalahan-sejarah\" title=\"Kecam Donald Trump, Wakil PM Spanyol Sebut Komentar Terhadap Paus Leo XIV Kesalahan Sejarah\" target=\"_blank\">Kecam Donald Trump, Wakil PM Spanyol Sebut Komentar Terhadap Paus Leo XIV Kesalahan Sejarah<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&#8220;Mengenai popularitas saya, menjadi teman Anda tentu tidak membantu, dan popularitas saya tidak bergantung pada hubungan saya dengan Anda,&#8221; tegas Meloni.<\/p>\n<p>Ia juga menambahkan agar Trump lebih fokus pada popularitasnya sendiri daripada mencampuri urusan domestik Italia.<\/p>\n<h3>Isu Militer dan Pangkalan Udara<\/h3>\n<p>Selain masalah personal, perselisihan merembet ke ranah strategis. Trump menuduh Italia menyebabkan &#8220;ketidaknyamanan logistik yang besar&#8221; karena melarang AS menggunakan fasilitas udara Italia untuk operasi militer di Iran. Namun, Meloni menegaskan bahwa penggunaan pangkalan militer diatur oleh perjanjian internasional yang harus dihormati.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/internasional\/859948\/polandia-dan-italia-tolak-gabung-dewan-perdamaian-inisiatif-trump\" title=\"Polandia dan Italia Tolak Gabung Dewan Perdamaian Inisiatif Trump\" target=\"_blank\">Polandia dan Italia Tolak Gabung Dewan Perdamaian Inisiatif Trump<\/a><\/strong><\/p>\n<div style=\"border: 1px solid #ccc; padding: 15px; background-color: #f9f9f9; margin-bottom: 20px;\">\n<h4 style=\"margin-top: 0;\">Poin Utama Perselisihan Trump vs Meloni<\/h4>\n<table style=\"width: 100%; border-collapse: collapse;\">&#13;<\/p>\n<thead>&#13;<\/p>\n<tr style=\"background-color: #e2e2e2;\">&#13;<\/p>\n<th style=\"border: 1px solid #aaa; padding: 8px; text-align: left;\">Topik<\/th>\n<p>&#13;<\/p>\n<th style=\"border: 1px solid #aaa; padding: 8px; text-align: left;\">Klaim Donald Trump<\/th>\n<p>&#13;<\/p>\n<th style=\"border: 1px solid #aaa; padding: 8px; text-align: left;\">Respons Giorgia Meloni<\/th>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;\n\t<\/thead>\n<p>&#13;<\/p>\n<tbody>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #aaa; padding: 8px;\">Popularitas<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #aaa; padding: 8px;\">Meloni berkinerja buruk dan tidak populer di Italia.<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #aaa; padding: 8px;\">Popularitas bukan urusan Trump; berteman dengan Trump justru tidak membantu.<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #aaa; padding: 8px;\">Insiden Foto<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #aaa; padding: 8px;\">Meloni &#8220;memohon&#8221; berulang kali untuk foto bersama di G7.<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #aaa; padding: 8px;\">Tuduhan tersebut mengejutkan; Italia tidak pernah &#8220;mengemis&#8221;.<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #aaa; padding: 8px;\">Fasilitas Militer<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #aaa; padding: 8px;\">Italia menghambat operasi AS terhadap Iran.<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #aaa; padding: 8px;\">Penggunaan pangkalan tunduk pada perjanjian yang sah dan harus dihormati.<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #aaa; padding: 8px;\">Paus Leo XIV<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #aaa; padding: 8px;\">Menyebut Paus &#8220;lemah&#8221; dalam menangani kejahatan.<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #aaa; padding: 8px;\">Komentar Trump dianggap &#8220;tidak dapat diterima&#8221;.<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<br \/>\n\t<\/tbody>\n<p>&#13;<br \/>\n<\/table>\n<\/div>\n<h3>Dampak Diplomatik<\/h3>\n<p>Ketegangan ini berdampak langsung pada agenda diplomatik kedua negara. Menteri Luar Negeri Italia, Antonio Tajani, dilaporkan telah membatalkan rencana kunjungannya ke AS yang dijadwalkan pada awal pekan depan. Langkah ini dipandang sebagai bentuk protes resmi Roma terhadap sikap Washington.<\/p>\n<p>Padahal, pada Januari 2025, Meloni merupakan satu-satunya pemimpin Uni Eropa yang menghadiri pelantikan Trump, yang saat itu menandakan hubungan istimewa.<\/p>\n<p>Namun, aksi militer AS di Iran tahun ini dan serangan verbal terhadap tokoh agama seperti Paus Leo XIV telah mengubah dinamika tersebut secara drastis. Saat ini, Meloni justru mendapatkan dukungan luas dari berbagai spektrum politik di Italia atas sikap tegasnya terhadap Trump. (bbc\/Z-1)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/internasional\/902586\/hubungan-memanas-giorgia-meloni-balas-serangan-donald-trump\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Presiden AS Donald Trump (kiri) berbincang dengan Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni di sela-sela KTT G7(AFP\/HANDOUT \/ PALAZZO CHIGI PRESS OFFICE ) HUBUNGAN diplomatik antara Italia dan Amerika Serikat (AS) berada di titik nadir setelah Perdana Menteri Italia, Giorgia Meloni, melontarkan balasan tajam terhadap serangkaian serangan verbal Presiden AS, Donald Trump. Ketegangan ini menandai keretakan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":60288,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-60287","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/60287","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=60287"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/60287\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/60288"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=60287"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=60287"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=60287"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}