{"id":60153,"date":"2026-06-20T13:22:00","date_gmt":"2026-06-20T13:22:00","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/06\/20\/apakah-makanan-dan-minuman-bisa-menyebabkan-kulit-kusam-ini-penjelasannya\/"},"modified":"2026-06-20T13:22:00","modified_gmt":"2026-06-20T13:22:00","slug":"apakah-makanan-dan-minuman-bisa-menyebabkan-kulit-kusam-ini-penjelasannya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/06\/20\/apakah-makanan-dan-minuman-bisa-menyebabkan-kulit-kusam-ini-penjelasannya\/","title":{"rendered":"Apakah Makanan dan Minuman Bisa Menyebabkan Kulit Kusam Ini Penjelasannya"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/06\/20\/1781960382_337324b2e1547d1fce39.jpg\" alt=\"Apakah Makanan dan Minuman Bisa Menyebabkan Kulit Kusam? Ini Penjelasannya\"\/><figcaption>Ilustrasi(Magnific.com)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<h2>\u00a0<\/h2>\n<p>Banyak orang menghabiskan banyak biaya untuk produk perawatan kulit luar (skincare), namun sering kali melupakan faktor internal yang jauh lebih krusial: nutrisi. Pertanyaan mengenai apakah makanan dan minuman yang dikonsumsi bisa menyebabkan <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/kulit-kusam\" title=\"kulit kusam\">kulit kusam<\/a> kini menjadi perhatian serius para ahli dermatologi.<\/p>\n<p>Kesehatan kulit merupakan cerminan dari apa yang terjadi di dalam tubuh. Pola makan yang buruk tidak hanya berdampak pada berat badan atau kesehatan organ dalam, tetapi juga secara langsung memengaruhi elastisitas, kecerahan, dan tekstur kulit.<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<h3>Daftar Konsumsi yang Memicu Kulit Kusam<\/h3>\n<p>Beberapa jenis asupan diketahui memiliki korelasi negatif dengan kesehatan kulit jika dikonsumsi secara berlebihan:<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/jelita\/867947\/memahami-penyebab-kulit-kusam-dan-cara-memperbaikinya\" title=\"Memahami Penyebab Kulit Kusam dan Cara Memperbaikinya\" target=\"_blank\">Memahami Penyebab Kulit Kusam dan Cara Memperbaikinya<\/a><\/strong><\/p>\n<ul>&#13;<\/p>\n<li><strong>Gula Berlebih dan Karbohidrat Olahan:<\/strong> Konsumsi gula tinggi memicu proses yang disebut glikasi. Molekul gula menempel pada serat protein kolagen dan elastin di kulit, menyebabkannya menjadi kaku dan rapuh. Akibatnya, kulit kehilangan kilau alaminya dan tampak lebih tua.<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li><strong>Minuman Beralkohol:<\/strong> Alkohol bersifat diuretik yang menarik cairan dari tubuh. Dehidrasi kronis akibat konsumsi alkohol membuat kulit tampak kering, cekung, dan kehilangan rona segar.<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li><strong>Kafein Berlebihan:<\/strong> Meski kopi memiliki antioksidan, konsumsi berlebihan tanpa diimbangi asupan air putih yang cukup dapat menyebabkan dehidrasi seluler yang memicu tampilan kulit kusam.<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li><strong>Makanan Olahan dan Tinggi Garam:<\/strong> Kadar garam yang tinggi menyebabkan retensi air yang membuat wajah tampak sembap (puffy), sementara bahan pengawet dalam makanan olahan dapat memicu peradangan sistemik.<\/li>\n<p>&#13;\n<\/ul>\n<h3>Mekanisme Kerusakan Kulit dari Dalam<\/h3>\n<p>Peradangan atau inflamasi adalah kunci utama mengapa makanan buruk merusak penampilan. Makanan dengan indeks glikemik tinggi menyebabkan lonjakan insulin yang cepat. Lonjakan ini merangsang produksi minyak berlebih dan peradangan, yang pada akhirnya menyumbat pori-pori dan membuat warna kulit tidak merata.<\/p>\n<p><strong>Catatan Redaksi:<\/strong> Data mengenai kaitan spesifik antara jenis diet tertentu dengan kondisi klinis kulit saat ini sedang divalidasi lebih lanjut oleh para ahli untuk memberikan panduan medis yang lebih presisi bagi masyarakat.<\/p>\n<h3>Langkah Pencegahan untuk Kulit Glowing<\/h3>\n<p>Untuk mengembalikan kecerahan kulit, para ahli menyarankan transisi ke pola makan yang kaya akan antioksidan. Buah-buahan berwarna cerah, sayuran hijau, dan asam lemak omega-3 yang ditemukan pada ikan atau kacang-kacangan terbukti mampu melawan radikal bebas dan memperbaiki sel kulit yang rusak.<\/p>\n<p>Hidrasi tetap menjadi kunci utama. Mengganti minuman manis dengan air mineral atau teh hijau tanpa gula dapat memberikan perubahan signifikan pada tingkat kecerahan kulit dalam waktu beberapa minggu. Dengan menjaga asupan dari dalam, efektivitas produk <i>skincare<\/i> yang digunakan di luar pun akan menjadi lebih maksimal.<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/jelita\/902540\/apakah-makanan-dan-minuman-bisa-menyebabkan-kulit-kusam-ini-penjelasannya\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ilustrasi(Magnific.com) \u00a0 Banyak orang menghabiskan banyak biaya untuk produk perawatan kulit luar (skincare), namun sering kali melupakan faktor internal yang jauh lebih krusial: nutrisi. Pertanyaan mengenai apakah makanan dan minuman yang dikonsumsi bisa menyebabkan kulit kusam kini menjadi perhatian serius para ahli dermatologi. Kesehatan kulit merupakan cerminan dari apa yang terjadi di dalam tubuh. Pola [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":60154,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-60153","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/60153","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=60153"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/60153\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/60154"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=60153"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=60153"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=60153"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}