{"id":59991,"date":"2026-06-20T06:05:22","date_gmt":"2026-06-20T06:05:22","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/06\/20\/dipensiunkan-oleh-nasa-mengapa-maven-salah-satu-misi-mars-terpenting\/"},"modified":"2026-06-20T06:05:22","modified_gmt":"2026-06-20T06:05:22","slug":"dipensiunkan-oleh-nasa-mengapa-maven-salah-satu-misi-mars-terpenting","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/06\/20\/dipensiunkan-oleh-nasa-mengapa-maven-salah-satu-misi-mars-terpenting\/","title":{"rendered":"Dipensiunkan oleh NASA, Mengapa MAVEN Salah Satu Misi Mars Terpenting"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/06\/20\/1781933931_8156be3e31d7c90fb843.jpg\" alt=\"Dipensiunkan oleh NASA, Mengapa MAVEN Salah Satu Misi Mars Terpenting?\u00a0\"\/><figcaption>Wahana Pengorbit MAVEN(Dok.NASA)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/nasa\" title=\"NASA\">NASA<\/a> resmi mengakhiri misi wahana pengorbit <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/mars\" title=\"Mars\">Mars<\/a> Atmosphere and Volatile Evolution (<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/maven\" title=\"MAVEN\">MAVEN<\/a>) setelah kehilangan kontak dengan pesawat antariksa tersebut sejak Desember 2025. Keputusan itu menandai berakhirnya salah satu misi eksplorasi Mars paling sukses dalam sejarah badan antariksa Amerika Serikat tersebut.<\/p>\n<p>Meski para ilmuwan berduka atas hilangnya wahana yang telah menemani penelitian Mars selama lebih dari satu dekade, mereka juga merayakan berbagai pencapaian luar biasa yang berhasil diraih MAVEN selama masa operasinya.<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>Dilansir dari <em>Space<\/em>, MAVEN telah mengubah pemahaman para ilmuwan mengenai bagaimana Mars berevolusi dari planet yang diduga pernah memiliki air melimpah menjadi dunia dingin dan kering seperti yang terlihat saat ini.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/teknologi\/897758\/nasa-akhiri-misi-maven-di-mars-setelah-hilang-kontak-misterius\" title=\"NASA Akhiri Misi MAVEN di Mars setelah Hilang Kontak Misterius\" target=\"_blank\">NASA Akhiri Misi MAVEN di Mars setelah Hilang Kontak Misterius<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Kontak dengan MAVEN hilang setelah wahana melewati sisi belakang Mars dalam sebuah pemadaman komunikasi rutin. Tim pengendali misi berupaya memulihkan komunikasi selama berbulan-bulan, termasuk mengirimkan berbagai perintah untuk mengaktifkan kembali sistem wahana. Namun seluruh upaya tersebut tidak membuahkan hasil.<\/p>\n<p>Investigasi awal menunjukkan bahwa MAVEN muncul dari balik Mars dalam kondisi mode aman sambil berputar sekitar 2,7 kali per menit. Putaran yang tidak seharusnya terjadi itu diduga menguras daya baterai hingga akhirnya sistem komunikasi kehilangan pasokan listrik. Hingga kini, penyebab utama anomali tersebut masih menjadi misteri dan laporan akhir penyelidikan dijadwalkan terbit tahun ini.<\/p>\n<h3>Misi Melampaui Target<\/h3>\n<p>MAVEN diluncurkan dari Cape Canaveral pada November 2013 dan tiba di Mars kurang dari setahun kemudian. Misi ini merupakan proyek pertama NASA yang secara khusus dirancang untuk mempelajari atmosfer Mars.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/teknologi\/902065\/resmi-nasa-pensiunkan-maven-kisah-misi-mars-terbaik-sepanjang-masa-resmi-berakhir\" title=\"Resmi! NASA Pensiunkan MAVEN: Kisah Misi Mars Terbaik Sepanjang Masa Resmi Berakhir\" target=\"_blank\">Resmi! NASA Pensiunkan MAVEN: Kisah Misi Mars Terbaik Sepanjang Masa Resmi Berakhir<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Saat diluncurkan, MAVEN hanya direncanakan beroperasi selama dua tahun. Tugas utamanya adalah mencari tahu bagaimana Mars kehilangan atmosfer tebal yang dahulu memungkinkan air cair bertahan di permukaannya.<\/p>\n<p>Sebelum MAVEN tiba, para ilmuwan sebenarnya telah menemukan berbagai bukti bahwa Mars pernah memiliki lingkungan yang lebih basah. Jejak sungai purba, dasar danau, serta delta menunjukkan bahwa air pernah mengalir di permukaan planet tersebut miliaran tahun lalu.<\/p>\n<p>Namun, pertanyaan besar yang belum terjawab adalah bagaimana Mars kehilangan kondisi yang mendukung keberadaan air tersebut. Di sinilah MAVEN memainkan peran penting.<\/p>\n<p>Selama lebih dari 11 tahun, wahana ini mengelilingi Mars dalam orbit elips dan mengamati bagaimana atmosfer planet itu berinteraksi dengan angin Matahari serta lingkungan antariksa di sekitarnya.<\/p>\n<p>*Mengungkap Rahasia Hilangnya Atmosfer Mars*<\/p>\n<p>Salah satu pencapaian terbesar MAVEN adalah membuktikan bahwa aktivitas Matahari memiliki peran penting dalam mengikis atmosfer Mars.<\/p>\n<p>Data yang dikumpulkan menunjukkan bahwa badai Matahari dapat mempercepat hilangnya partikel-partikel atmosfer ke luar angkasa. Temuan ini membantu menjelaskan bagaimana Mars secara perlahan kehilangan sebagian besar lapisan atmosfernya selama miliaran tahun.<\/p>\n<p>Tak hanya itu, MAVEN juga menjadi wahana pertama yang mengamati secara langsung fenomena sputtering atmosfer, yaitu proses ketika partikel berenergi tinggi menghantam atmosfer bagian atas dan melemparkan atom-atom ke luar angkasa.<\/p>\n<p>Misi ini juga menemukan jenis aurora baru yang dapat muncul di seluruh wilayah Mars. Selain itu, MAVEN mengungkap bahwa badai debu global yang kerap melanda Planet Merah mampu mempercepat hilangnya air dari atmosfer.<\/p>\n<p>Menurut peneliti utama MAVEN, Shannon Curry, pemahaman manusia tentang proses hilangnya atmosfer di Mars kini bahkan lebih baik dibandingkan pengetahuan mengenai proses serupa di planet lain, termasuk Bumi.<\/p>\n<p>Selama masa operasinya, MAVEN berkontribusi terhadap lebih dari 800 publikasi ilmiah yang menjadi dasar berbagai penelitian mengenai evolusi Mars.<\/p>\n<p>*Jadi Penghubung Komunikasi Mars*<\/p>\n<p>Seiring bertambahnya jumlah misi NASA di Mars, peran MAVEN berkembang melampaui fungsi ilmiahnya.<\/p>\n<p>Wahana tersebut juga menjadi bagian penting dari jaringan komunikasi yang menghubungkan rover dan instrumen di permukaan Mars dengan Bumi. Meski hanya menangani sedikit lebih dari 8 persen sesi relai komunikasi, MAVEN berhasil mengirimkan hampir 18 persen dari seluruh data ilmiah yang berasal dari permukaan Mars.<\/p>\n<p>Kemampuan tersebut menjadikannya salah satu aset komunikasi paling berharga dalam jaringan eksplorasi Mars milik NASA.<\/p>\n<p>Kini, tugas tersebut akan ditanggung oleh empat pengorbit yang masih aktif, yaitu Mars Odyssey, Mars Reconnaissance Orbiter, Mars Express, dan Trace Gas Orbiter milik Badan Antariksa Eropa. NASA juga tengah mengkaji kemungkinan membangun jaringan telekomunikasi komersial untuk mendukung misi-misi Mars pada masa depan.<\/p>\n<p>Meskipun telah dipensiunkan, para ilmuwan masih berharap dapat memperoleh petunjuk tambahan mengenai nasib MAVEN. Mereka berencana melakukan pengamatan menggunakan kamera pada rover yang berada di permukaan Mars untuk mencoba menemukan posisi wahana tersebut. Jika berhasil terlihat, pengamatan itu dapat membantu penyelidik memahami kondisi terakhir MAVEN sebelum komunikasi terputus. Sementara itu, wahana tersebut diperkirakan masih akan mengorbit Mars selama 50 hingga 100 tahun ke depan. Pada akhirnya, gesekan dengan atmosfer Mars akan membuat orbitnya semakin rendah hingga terbakar saat memasuki atmosfer, menyerupai meteor atau bintang jatuh. (H-4)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/teknologi\/902439\/dipensiunkan-oleh-nasa-mengapa-maven-salah-satu-misi-mars-terpenting\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Wahana Pengorbit MAVEN(Dok.NASA) NASA resmi mengakhiri misi wahana pengorbit Mars Atmosphere and Volatile Evolution (MAVEN) setelah kehilangan kontak dengan pesawat antariksa tersebut sejak Desember 2025. Keputusan itu menandai berakhirnya salah satu misi eksplorasi Mars paling sukses dalam sejarah badan antariksa Amerika Serikat tersebut. Meski para ilmuwan berduka atas hilangnya wahana yang telah menemani penelitian Mars [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":59992,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-59991","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/59991","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=59991"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/59991\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/59992"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=59991"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=59991"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=59991"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}