{"id":59736,"date":"2026-06-19T15:27:35","date_gmt":"2026-06-19T15:27:35","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/06\/19\/waspada-obesitas-pada-anak-tingkatkan-risiko-penyakit-ginjal-kronik\/"},"modified":"2026-06-19T15:27:35","modified_gmt":"2026-06-19T15:27:35","slug":"waspada-obesitas-pada-anak-tingkatkan-risiko-penyakit-ginjal-kronik","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/06\/19\/waspada-obesitas-pada-anak-tingkatkan-risiko-penyakit-ginjal-kronik\/","title":{"rendered":"Waspada Obesitas pada Anak Tingkatkan Risiko Penyakit Ginjal Kronik"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/06\/19\/1781867143_beebdb80ad9061b86ce6.jpg\" alt=\"Waspada Obesitas pada Anak Tingkatkan Risiko Penyakit Ginjal Kronik\"\/><figcaption>Ilustrasi obesitas pada anak.(Dok. Magnific)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>PERUBAHAN gaya hidup dan tingginya konsumsi makanan berkadar garam atau natrium kini menjadi ancaman serius bagi <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/kesehatan-anak\" title=\"Kesehatan Anak\">kesehatan anak<\/a>. Dokter Spesialis Anak Subspesialis Nefrologi Rumah Sakit Pondok Indah,\u00a0Henny Adriani Puspitasari,\u00a0memperingatkan bahwa kondisi tersebut secara signifikan meningkatkan risiko gangguan\u00a0ginjal pada anak melalui jalur <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/obesitas\" title=\"obesitas\">obesitas<\/a>.<\/p>\n<p>&#8220;Kita lihat bahwa adanya pergeseran gaya hidup, terutama makanan-makanan yang mengandung asupan natrium tinggi, itu menyebabkan banyaknya anak-anak yang mengalami obesitas,&#8221; ujar dr. Henny dalam sebuah diskusi kesehatan di Jakarta, Jumat (19\/6\/2026).<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<h2>Hubungan Obesitas, Hipertensi, dan Ginjal<\/h2>\n<p>Lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia ini menjelaskan bahwa konsumsi natrium berlebih memicu obesitas, yang kemudian menjadi pintu masuk bagi hipertensi. Tekanan darah tinggi inilah yang menjadi faktor utama pemicu <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/penyakit-ginjal\" title=\"penyakit ginjal\">penyakit ginjal<\/a> kronik pada usia muda.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/902259\/waspada-gangguan-ginjal-pada-anak-kenali-8-gejala-awal-menurut-dokter\" target=\"_blank\" title=\"Waspada Gangguan Ginjal pada Anak, Kenali 8 Gejala Awal Menurut Dokter\">Waspada Gangguan Ginjal pada Anak, Kenali 8 Gejala Awal Menurut Dokter<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Menurutnya, obesitas memaksa organ tubuh, termasuk ginjal, untuk bekerja ekstra keras. Beban kerja yang berlebihan dalam jangka panjang dapat merusak fungsi filtrasi ginjal secara permanen.<\/p>\n<p>Anggapan bahwa penyakit ginjal hanya menyerang orang dewasa sudah tidak relevan. Praktik klinis saat ini menunjukkan peningkatan kasus gangguan ginjal pada pasien anak-anak.<\/p>\n<h2>Faktor Risiko Prematuritas<\/h2>\n<p>Selain pola makan, dr. Henny yang juga anggota Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) menyoroti faktor prenatal dan neonatal. Bayi yang lahir prematur atau memiliki berat badan lahir rendah (BBLR) memiliki risiko lebih tinggi karena proses pembentukan ginjal yang belum sempurna.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/900825\/urine-merah-hingga-cokelat-waspadai-tanda-awal-penyakit-ginjal\" target=\"_blank\" title=\"Urine Merah hingga Cokelat: Waspadai Tanda Awal Penyakit Ginjal\">Urine Merah hingga Cokelat: Waspadai Tanda Awal Penyakit Ginjal<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&#8220;Ginjal mulai terbentuk sejak usia kehamilan delapan minggu hingga sekitar 36 minggu. Kalau bayi lahir prematur, berarti fungsi ginjalnya belum selesai pembentukannya,&#8221; jelasnya. Anak dengan riwayat ini memerlukan pemantauan kesehatan yang jauh lebih ketat.<\/p>\n<h2>Langkah Pencegahan bagi Orangtua<\/h2>\n<p>Untuk melindungi fungsi ginjal anak hingga dewasa, dr. Henny memberikan beberapa rekomendasi praktis bagi orangtua:<\/p>\n<ul>&#13;<\/p>\n<li>Batasi Natrium: Kurangi konsumsi garam dan makanan olahan yang mengandung natrium tinggi.<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li>Pola Makan Sehat: Biasakan anak mengonsumsi buah dan sayur setiap hari.<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li>Aktivitas Fisik: Dorong anak untuk aktif bergerak guna menjaga berat badan ideal.<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li>Deteksi Dini: Lakukan pemeriksaan rutin, terutama jika anak memiliki faktor risiko seperti obesitas atau riwayat lahir prematur.<\/li>\n<p>&#13;\n<\/ul>\n<p>&#8220;Pencegahan sejak dini melalui pola hidup sehat menjadi langkah krusial untuk melindungi masa depan anak dari ancaman penyakit metabolik dan kerusakan ginjal,&#8221; pungkasnya. (Ant\/H-3)<\/p>\n<p>\u00a0<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/902263\/waspada-obesitas-pada-anak-tingkatkan-risiko-penyakit-ginjal-kronik\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ilustrasi obesitas pada anak.(Dok. Magnific) PERUBAHAN gaya hidup dan tingginya konsumsi makanan berkadar garam atau natrium kini menjadi ancaman serius bagi kesehatan anak. Dokter Spesialis Anak Subspesialis Nefrologi Rumah Sakit Pondok Indah,\u00a0Henny Adriani Puspitasari,\u00a0memperingatkan bahwa kondisi tersebut secara signifikan meningkatkan risiko gangguan\u00a0ginjal pada anak melalui jalur obesitas. &#8220;Kita lihat bahwa adanya pergeseran gaya hidup, terutama [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":59737,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-59736","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/59736","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=59736"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/59736\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/59737"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=59736"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=59736"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=59736"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}