{"id":59637,"date":"2026-06-19T11:13:35","date_gmt":"2026-06-19T11:13:35","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/06\/19\/tapir-jantan-dewasa-ditemukan-mati-di-koridor-rapp-riau-diduga-ditabrak\/"},"modified":"2026-06-19T11:13:35","modified_gmt":"2026-06-19T11:13:35","slug":"tapir-jantan-dewasa-ditemukan-mati-di-koridor-rapp-riau-diduga-ditabrak","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/06\/19\/tapir-jantan-dewasa-ditemukan-mati-di-koridor-rapp-riau-diduga-ditabrak\/","title":{"rendered":"Tapir Jantan Dewasa Ditemukan Mati di Koridor RAPP Riau, Diduga Ditabrak"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/06\/19\/1781866449_aa1624b36bdb95972835.jpg\" alt=\"Tapir Jantan Dewasa Ditemukan Mati di Koridor RAPP Riau, Diduga Ditabrak\"\/><figcaption>(MI\/Rudi)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>BALAI Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau melalui Tim Wildlife Rescue Unit (WRU) menindaklanjuti temuan seekor satwa liar dilindungi jenis tapir (<em>Tapirus indicus<\/em>) yang ditemukan mati di jalan koridor areal Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) Estate Baserah, Kecamatan Logas Tanah Darat, Kabupaten Kuantan Singingi.<\/p>\n<p>Kepala Bidang Teknis <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/bbksda-riau\" title=\"BBKSDA Riau\">BBKSDA Riau<\/a>, Ujang Holisudin, mengonfirmasi bahwa informasi temuan tersebut diterima melalui <em>call center<\/em> pada Selasa malam, 16 Juni 2026, berdasarkan laporan dari Kanit Tipidter Polres Kuantan Singingi dan pihak perusahaan.<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>&#8220;Menindaklanjuti laporan tersebut, tim BBKSDA Riau segera menuju lokasi untuk melakukan pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut,&#8221; ujar Ujang pada Jumat (19\/6\/2026).<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/nusantara\/900809\/polisi-sita-beragam-bagian-tubuh-satwa-langka-dari-tol-simpang-panei\" title=\"Polisi Sita Beragam Bagian Tubuh Satwa Langka dari Tol Simpang Panei\" target=\"_blank\">Polisi Sita Beragam Bagian Tubuh Satwa Langka dari Tol Simpang Panei<\/a><\/strong><\/p>\n<h2>Kronologi dan Hasil Pemeriksaan<\/h2>\n<p>Lokasi penemuan bangkai satwa tersebut berada di jalan koridor <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/pt-rapp\" title=\"PT RAPP\">PT RAPP<\/a> Estate Baserah, yang berjarak sekitar 2 kilometer dari kawasan Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN). Berdasarkan data Tim Penanggulangan Konflik Satwa Liar (TPKSL), area tersebut merupakan jalur lintasan alami tapir yang aktif.<\/p>\n<p>Hasil pemeriksaan visual oleh dokter hewan BBKSDA Riau menunjukkan bahwa satwa tersebut ialah tapir jantan dewasa dengan bobot mencapai 300 kilogram. Petugas menemukan luka serius pada bagian pinggul, paha kiri, serta perut sebelah kanan.<\/p>\n<p>&#8220;Ditemukan luka yang diduga kuat akibat benturan keras. Selain itu, terdapat darah yang keluar dari hidung dan indikasi trauma fisik lain,&#8221; jelas Ujang.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/900696\/tim-gabungan-gagalkan-peredaran-100-satwa-dilindungi-asal-papua-di-tanjung-priok\" title=\"Tim Gabungan Gagalkan Peredaran 100 Satwa Dilindungi Asal Papua di Tanjung Priok\" target=\"_blank\">Tim Gabungan Gagalkan Peredaran 100 Satwa Dilindungi Asal Papua di Tanjung Priok<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Berdasarkan observasi lapangan, kematian satwa malang ini diduga disebabkan oleh tabrakan dengan kendaraan yang melintas di jalur tersebut. Tim memastikan tidak ditemukan tanda-tanda perburuan, seperti luka tembak atau bekas senjata tajam pada tubuh satwa.<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" alt=\"\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/content\/2026\/06\/19\/1781866411_6cbf34cb1caf3b96e5a7.jpg\"\/><\/p>\n<p><strong>Catatan Konservasi:<\/strong> Tapir (<em>Tapirus indicus<\/em>) merupakan satwa yang dilindungi berdasarkan Peraturan Menteri LHK Nomor P.106 Tahun 2018 dan merupakan spesies kunci dalam ekosistem hutan Sumatra.<\/p>\n<h2>Langkah Mitigasi<\/h2>\n<p>Sebagai prosedur penanganan lanjutan untuk mencegah penyebaran penyakit dan risiko zoonosis, bangkai tapir dikuburkan di lokasi penemuan. Proses ini disaksikan oleh pihak Polsek Logas Tanah Darat, staf Balai Taman Nasional Tesso Nilo, serta perwakilan PT RAPP.<\/p>\n<p>BBKSDA Riau mengimbau perusahaan yang beroperasi di sekitar habitat satwa liar untuk meningkatkan kewaspadaan. Mitigasi pada jalur lintasan satwa sangat krusial guna meminimalkan risiko kecelakaan serupa di masa depan.<\/p>\n<p>&#8220;Mari bersama-sama kita jaga kelestarian satwa yang dilindungi sekaligus menjaga keamanan ruang hidupnya,&#8221; pungkas Ujang. (I-2)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/nusantara\/902260\/tapir-jantan-dewasa-ditemukan-mati-di-koridor-rapp-riau-diduga-ditabrak\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>(MI\/Rudi) BALAI Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau melalui Tim Wildlife Rescue Unit (WRU) menindaklanjuti temuan seekor satwa liar dilindungi jenis tapir (Tapirus indicus) yang ditemukan mati di jalan koridor areal Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) Estate Baserah, Kecamatan Logas Tanah Darat, Kabupaten Kuantan Singingi. Kepala Bidang [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":59638,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-59637","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/59637","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=59637"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/59637\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/59638"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=59637"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=59637"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=59637"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}