{"id":59483,"date":"2026-06-19T04:13:53","date_gmt":"2026-06-19T04:13:53","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/06\/19\/kasus-pelecehan-seksual-unnes-satgas-ppk-identifikasi-3-korban-pelaku-fa-diperiksa-polisi\/"},"modified":"2026-06-19T04:13:53","modified_gmt":"2026-06-19T04:13:53","slug":"kasus-pelecehan-seksual-unnes-satgas-ppk-identifikasi-3-korban-pelaku-fa-diperiksa-polisi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/06\/19\/kasus-pelecehan-seksual-unnes-satgas-ppk-identifikasi-3-korban-pelaku-fa-diperiksa-polisi\/","title":{"rendered":"Kasus Pelecehan Seksual Unnes Satgas PPK Identifikasi 3 Korban, Pelaku FA Diperiksa Polisi"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/06\/19\/1781842076_e345f27534bab0c4cb90.jpg\" alt=\"Kasus Pelecehan Seksual Unnes: Satgas PPK Identifikasi 3 Korban, Pelaku FA Diperiksa Polisi\"\/><figcaption>Pelaku pelecehan seksual secara verbal di lingkungan kampus Unnes FA masih menjalani pemeriksaan penyidik di Polrestabes Semarang usai diamankan petugas.(Akhmad Safuan\/MI)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<article>&#13;<\/p>\n<p>KASUS dugaan <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/pelecehan-seksual\" title=\"Pelecehan Seksual\">pelecehan seksual<\/a> secara verbal yang melibatkan seorang mahasiswa di <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/universitas-negeri-semarang\" title=\"Universitas Negeri Semarang\">Universitas Negeri Semarang<\/a> (<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/unnes\" title=\"Unnes\">Unnes<\/a>) terus bergulir. Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (Satgas PPK) Unnes kini telah mengidentifikasi tiga orang korban dalam perkara tersebut.<\/p>\n<p>&#13;<br \/>\n&#13;<\/p>\n<p>Kepala Seksi Humas Unnes, Surahman\u00a0mengungkapkan\u00a0 kasus ini bermula dari laporan melalui <em>hotline <\/em>pengaduan dengan Nomor 020\/KS\/VI\/2026,\u00a0Rabu (17\/6). Satgas PPK langsung bergerak melakukan identifikasi dan pengumpulan bukti sejak sore hari sebelum terjadinya aksi massa mahasiswa.<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><br \/>\n&#13;<br \/>\n&#13;<\/p>\n<p>&#8220;Berdasarkan penelusuran kasus pelecehan seksual secara verbal tersebut, PPK Unnes mengidentifikasi ada tiga korban,&#8221; ujar Surahman, Jumat (19\/6).<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/494056\/munas-bem-si-kerakyatan-tunjuk-unnes-pimpin-koordinator-pusat\" title=\"Munas BEM SI Kerakyatan Tunjuk UNNES Pimpin Koordinator Pusat\" target=\"_blank\">Munas BEM SI Kerakyatan Tunjuk UNNES Pimpin Koordinator Pusat<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&#13;<br \/>\n&#13;<\/p>\n<h2>Kronologi Penggerudukan Pelaku<\/h2>\n<p>&#13;<br \/>\n&#13;<\/p>\n<p>Ketegangan sempat memuncak ketika informasi mengenai dugaan pelecehan ini menyebar di media sosial. Ratusan mahasiswa yang geram mendatangi terduga pelaku berinisial FA di lingkungan kampus, tepatnya di area ATM Center Unnes, pada Rabu (17\/6) malam sekitar pukul 23.00 WIB hingga Kamis (18\/6) dini hari.<\/p>\n<p>&#13;<br \/>\n&#13;<\/p>\n<p>Aksi spontan tersebut dipicu oleh keresahan mahasiswa atas perilaku pelaku yang dinilai meresahkan. Untuk menghindari tindakan anarkis, petugas kepolisian dari Polrestabes Kota Semarang segera mengamankan FA guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut.<\/p>\n<p>&#13;<br \/>\n&#13;<\/p>\n<p><strong>Catatan Redaksi:<\/strong> Hingga Jumat (19\/6), pelaku FA terpantau menjalani pemeriksaan di Satuan Reskrim Polrestabes Semarang. Pelaku tampak tertunduk dan menyampaikan permohonan maaf di hadapan penyidik.<\/p>\n<p>&#13;<br \/>\n&#13;<\/p>\n<h2>Pendalaman Bukti Elektronik<\/h2>\n<p>&#13;<br \/>\n&#13;<\/p>\n<p>Kepala Satuan Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polrestabes Semarang, Kompol Ni Made Sriniti, menegaskan bahwa proses hukum tetap berjalan. Saat ini, polisi fokus mengumpulkan barang bukti, termasuk bukti elektronik berupa pesan singkat (chat) dari pelaku kepada para korban.<\/p>\n<p>&#13;<br \/>\n&#13;<\/p>\n<p>&#8220;Sementara ini baru satu korban yang telah dimintai keterangan. Kami mengimbau agar korban lain segera melapor agar kasus ini dapat diungkap secara tuntas dan pelaku mendapat hukuman setimpal,&#8221; tegas Ni Made Sriniti.<\/p>\n<p>&#13;<br \/>\n&#13;<\/p>\n<p>Pihak kampus menyatakan akan tetap mengikuti mekanisme yang berlaku dalam penanganan kasus dugaan pelecehan seksual di UNNES, sembari memastikan Satgas PPK bekerja maksimal untuk memberikan perlindungan bagi para korban di lingkungan akademik. (H-4)<\/p>\n<p>&#13;<br \/>\n<\/article>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/nusantara\/902122\/kasus-pelecehan-seksual-unnes-satgas-ppk-identifikasi-3-korban-pelaku-fa-diperiksa-polisi\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pelaku pelecehan seksual secara verbal di lingkungan kampus Unnes FA masih menjalani pemeriksaan penyidik di Polrestabes Semarang usai diamankan petugas.(Akhmad Safuan\/MI) &#13; KASUS dugaan pelecehan seksual secara verbal yang melibatkan seorang mahasiswa di Universitas Negeri Semarang (Unnes) terus bergulir. Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (Satgas PPK) Unnes kini telah mengidentifikasi tiga orang korban dalam [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":59484,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-59483","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/59483","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=59483"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/59483\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/59484"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=59483"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=59483"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=59483"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}