{"id":59315,"date":"2026-06-18T20:24:39","date_gmt":"2026-06-18T20:24:39","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/06\/18\/8-tips-agar-tidak-kram-saat-olahraga\/"},"modified":"2026-06-18T20:24:39","modified_gmt":"2026-06-18T20:24:39","slug":"8-tips-agar-tidak-kram-saat-olahraga","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/06\/18\/8-tips-agar-tidak-kram-saat-olahraga\/","title":{"rendered":"8 Tips agar tidak Kram saat Olahraga"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/06\/18\/1781796579_2090885d94f347504e97.jpg\" alt=\"8 Tips agar tidak Kram saat Olahraga\"\/><figcaption>Berikut Tips agar tidak Kram saat Olahraga(magnific)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/kram\" title=\"Kram\">KRAM<\/a> adalah kondisi ketika otot mengalami kontraksi atau kejang secara tiba-tiba, tidak terkontrol, dan biasanya terasa sakit. Kram bisa terjadi pada bagian tubuh mana saja, tetapi paling sering muncul di kaki, betis, atau tangan.<\/p>\n<p>Penyebabnya bisa bermacam-macam, seperti kelelahan otot, kurang cairan, kurang mineral seperti kalium dan magnesium, atau posisi tubuh yang salah saat beraktivitas.<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<h3><strong>1. Lakukan Pemanasan dengan Benar<\/strong><\/h3>\n<p>Sebelum olahraga, lakukan pemanasan 5-10 menit agar otot lebih siap dan tidak kaget saat bergerak.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/860903\/12-tips-agar-tidak-kram-setelah-olahraga\" title=\"12 Tips agar tidak Kram setelah Olahraga\" target=\"_blank\">12 Tips agar tidak Kram setelah Olahraga<\/a><\/strong><\/p>\n<h3><strong>2. Jangan Langsung Olahraga Berat<\/strong><\/h3>\n<p>Naikkan intensitas latihan secara bertahap, jangan langsung berat agar otot tidak kaget.<\/p>\n<h3><strong>3. Minum Air yang Cukup<\/strong><\/h3>\n<p>Dehidrasi bisa memicu kram, jadi pastikan tubuh tetap terhidrasi sebelum, saat, dan setelah olahraga.<\/p>\n<h3><strong>4. Konsumsi Makanan Bergizi<\/strong><\/h3>\n<p>Asupan mineral seperti kalium, magnesium, dan kalsium membantu menjaga fungsi otot tetap normal.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/823266\/9-tips-mengatasi-kaki-kram\" title=\"9 Tips Mengatasi Kaki Kram\" target=\"_blank\">9 Tips Mengatasi Kaki Kram<\/a><\/strong><\/p>\n<h3><strong>5. Lakukan Peregangan<\/strong><\/h3>\n<p>Peregangan sebelum dan sesudah olahraga membantu otot tetap lentur dan mengurangi risiko kram.<\/p>\n<h3><strong>6. Hindari Gerakan Berlebihan<\/strong><\/h3>\n<p>Jangan memaksakan otot bekerja terlalu keras melebihi kemampuan tubuh.<\/p>\n<h3><strong>7. Istirahat yang Cukup<\/strong><\/h3>\n<p>Otot yang lelah lebih mudah kram, jadi pastikan tubuh punya waktu pemulihan yang cukup.<\/p>\n<h3><strong>8. Gunakan Teknik Olahraga yang Benar<\/strong><\/h3>\n<p>Gerakan yang salah bisa membuat otot tegang dan meningkatkan risiko kram.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/kram-saat-olahraga\" title=\"Kram saat olahraga\">Kram saat olahraga<\/a> bisa dicegah dengan pemanasan, hidrasi, nutrisi yang baik, dan latihan yang bertahap. (Z-4)<\/p>\n<p><strong>Sumber<\/strong>: <em>halodoc, klinikpintar<\/em><\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/901986\/8-tips-agar-tidak-kram-saat-olahraga\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Berikut Tips agar tidak Kram saat Olahraga(magnific) KRAM adalah kondisi ketika otot mengalami kontraksi atau kejang secara tiba-tiba, tidak terkontrol, dan biasanya terasa sakit. Kram bisa terjadi pada bagian tubuh mana saja, tetapi paling sering muncul di kaki, betis, atau tangan. Penyebabnya bisa bermacam-macam, seperti kelelahan otot, kurang cairan, kurang mineral seperti kalium dan magnesium, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":59316,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-59315","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/59315","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=59315"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/59315\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/59316"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=59315"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=59315"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=59315"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}