{"id":5921,"date":"2024-07-04T12:12:24","date_gmt":"2024-07-04T12:12:24","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2024\/07\/04\/260-orang-peserta-ppdb-online-jawa-barat-digugurkan\/"},"modified":"2024-07-04T12:12:24","modified_gmt":"2024-07-04T12:12:24","slug":"260-orang-peserta-ppdb-online-jawa-barat-digugurkan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2024\/07\/04\/260-orang-peserta-ppdb-online-jawa-barat-digugurkan\/","title":{"rendered":"260 Orang Peserta PPDB Online Jawa Barat Digugurkan"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n<img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/disk.mediaindonesia.com\/thumbs\/800x467\/news\/2024\/07\/53a04e6c08f13da0928dfe60f8dfabb7.jpeg\" alt=\"260 Orang Peserta PPDB Online Jawa Barat Digugurkan\"\/><figcaption>PPDB Jawa Barat(MI\/Dede Susianti)<\/figcaption><\/figure>\n<p>PENJABAT (Pj) Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin mengatakan ada sebanyak 260 orang calon peserta digugurkan pada pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2024, tingkat SMA, di Jawa Barat.<\/p>\n<p>&#8220;Sampai kemarin ada 260 yang kami gugurkan. Itu termasuk SMA 3 Bandung paling banyak. Sampai 50-an,&#8221; ungkap Bey saat memberikan keterangan pers di<em> Balaikota Bogor, <\/em>kemarin.\n<\/p>\n<p>Pemganuliran dilakukan, karena setelah penerimaan, kemudian dicek ulang bahwa kartu keluarganya (KK) di situ, tapi orangnya tidak tinggal di situ. <\/p>\n<p><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/nusantara\/589178\/awasi-ppdb-dan-pmb-tahun-2023-satgas-saber-pungli-jabar-sebar-personel\" title=\"Awasi PPDB dan PMB Tahun 2023, Satgas Saber Pungli Jabar Sebar Personel  \" target=\"_blank\" rel=\"dofollow noopener\">Awasi PPDB dan PMB Tahun 2023, Satgas Saber Pungli Jabar Sebar Personel <\/a><\/strong>\n<\/p>\n<p>Bey mengatakan, tindakan itu sebagai bukti keseriusan pihaknya dalam penanganan kecurangan PPDB.\n<\/p>\n<p>&#8220;Tahun ini, PPDB untuk SMA kami sudah sepakat untuk menabdatangani fakta integritas, dari mulai saya, hingga operator di lapangan. Bahwa tidak ada titip- titipan, sogok menyogok, jual kursi, dan sebagainya,&#8221; ungkap Bey.\n<\/p>\n<p>Dia mengatakan, tujuan PPDB <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/zonasi\" title=\"Zonasi\" rel=\"dofollow\">zonasi<\/a> itu baik yakni menghilangkan <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/sekolah\" title=\"Sekolah\" rel=\"dofollow\">sekolah<\/a> favorit. Namun sepertinya hal itu tidak mungkin terjadi, karena pada faktanya sudah berjalan beberapa tahun, tapi tidak menghilangkan stigma sekolah favorit. <\/p>\n<p><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/nusantara\/596995\/class-action-ppdb-sejumlah-orang-tua-berencana-gugat-ke-ptun\" title=\"Class Action PPDB, Sejumlah Orang Tua Berencana Gugat ke PTUN\" target=\"_blank\" rel=\"dofollow noopener\">Class Action PPDB, Sejumlah Orang Tua Berencana Gugat ke PTUN<\/a><\/strong>\n<\/p>\n<p>&#8220;Semua orang tua ingin anak-anaknya masuk sekolah favorit. Contohnya SMA 3 Bandung ini,&#8221;katanya.\n<\/p>\n<p>SMA 3 Bandung ini, lanjutnya, lokasinya ada di tengah kota. Semula jarak zonasinya 1.300 meter, saat ini semakin dekat yakni 500 meter.\n<\/p>\n<p>&#8220;Sekarang semakin dekat, semakin dekat, semakin dekat. Padahal gak ada perubahan baru juga di situ. Ada sampai 500 meter, ada apartemen, tapi kayanya lebih dari 500 meter. <\/p>\n<p><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/nusantara\/589193\/link-dan-jadwal-ppdb-2023-kota-bandung-cek-di-sini\" title=\"Link dan Jadwal PPDB 2023 Kota Bandung Cek di Sini\" target=\"_blank\" rel=\"dofollow noopener\">Link dan Jadwal PPDB 2023 Kota Bandung Cek di Sini<\/a><\/strong>\n<\/p>\n<p>Apakah benar tinggal di situ. Itu kan bukan daerah permukiman, itu daerah perkantoran. Seperti itu,&#8221;ungkap Bey.\n<\/p>\n<h2>Jumlah Sekola Tak Bertambah<\/h2>\n<p>Bey mengatakan akan melaporkan ke beberapa dirjen di Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/kemendikbud\" title=\"Kemendikbud\" rel=\"dofollow\">Kemendikbud<\/a>) bahwa PPDB ini kalau zonasinya itu menyulitkan sekolah.\n<\/p>\n<p>&#8220;Kasihan sekolah. Penuh tekanan. Setiap tahun, sekolah itu disibukkan,&#8221; kata dia. <\/p>\n<p><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/323209\/pemerintah-perlu-tinjau-ulang-pelaksanaan-ppdb-di-daerah\" title=\"Pemerintah Perlu Tinjau Ulang Pelaksanaan PPDB di Daerah\" target=\"_blank\" rel=\"dofollow noopener\">Pemerintah Perlu Tinjau Ulang Pelaksanaan PPDB di Daerah<\/a><\/strong>\n<\/p>\n<p>Dia menyebutkan contoh kasus lain. Di Kota Depok itu semakin banyak perumahan, tapi sekolahnya tidak bertambah. Otomatis perbadingannya semakin tinggi. Hal itu, akan menjadi masalah baru.\n<\/p>\n<p>&#8220;Saya pikir harus ada penambahan syarat, bagi yang membuat perumahan harus ditambahkan membangun SMA atau mulai dari SD dan sebagainya, sehingga tidak terjadi masalah lagi di saat PPDB itu,&#8221;ungkapnya.\n<\/p>\n<p>Langkah lainnya, pihaknua akan mengundang selurih kadisdik dari Kota\/Kabupaten se-Jawa Barat untuk membicarakan persoalan-persoalan ini dan akan menyampaikannya ke kementrian terkait.\n<\/p>\n<p>&#8220;Jadi memang saya rasa PPDB ini belum menemukan bentuk idealnya seperti apa.\n<\/p>\n<p>Saya sepakat harus ada koordinasi mulai dari PPDB SD, SMP dan SMA itu harus ada koordinasi agar bagaimana kita ke depan.\n<\/p>\n<p>Supaya jangan sampai hal ini terulang,&#8221; tutupnya. (Z-10)\n<\/p>\n<\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/megapolitan\/682755\/260-orang-peserta-ppdb-online-jawa-barat-digugurkan\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PPDB Jawa Barat(MI\/Dede Susianti) PENJABAT (Pj) Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin mengatakan ada sebanyak 260 orang calon peserta digugurkan pada pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2024, tingkat SMA, di Jawa Barat. &#8220;Sampai kemarin ada 260 yang kami gugurkan. Itu termasuk SMA 3 Bandung paling banyak. Sampai 50-an,&#8221; ungkap Bey saat memberikan keterangan pers di [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":5922,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-5921","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5921","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=5921"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5921\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/5922"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=5921"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=5921"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=5921"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}