{"id":59070,"date":"2026-06-18T09:35:37","date_gmt":"2026-06-18T09:35:37","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/06\/18\/mimpi-amerika-bakal-diuji-australia\/"},"modified":"2026-06-18T09:35:37","modified_gmt":"2026-06-18T09:35:37","slug":"mimpi-amerika-bakal-diuji-australia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/06\/18\/mimpi-amerika-bakal-diuji-australia\/","title":{"rendered":"Mimpi Amerika Bakal Diuji Australia"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/06\/18\/1781775133_bce00e72686dec2c2a81.png\" alt=\"Mimpi Amerika Bakal Diuji Australia\"\/><figcaption>Timnas Amerika Serikat saat laga persahabatan kontra timnas Portugal, 2 April 2026((X @Auston_Trusty))<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>LANGKAH mulus Amerika Serikat di laga pembuka <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/piala-dunia-2026\" title=\"Piala Dunia 2026\">Piala Dunia 2026<\/a> akan menghadapi ujian sesungguhnya saat menjamu Australia pada laga kedua Grup D di Stadion Seattle, Sabtu (20\/6) dini hari pukul 02.00 WIB. Kedua tim sama-sama mengawali turnamen dengan kemenangan meyakinkan dan kini memburu tiga poin yang bisa membuka jalan menuju babak gugur.<\/p>\n<p>Pemenang pertandingan ini berpeluang besar mengunci tiket ke fase 32 besar sekaligus menguasai puncak Grup D. Bagi Amerika, ini kesempatan untuk membuktikan American Dream di Piala Dunia 2026 benar-benar hidup.<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>Tuan rumah datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah membungkam Paraguay 4-1 pada pertandingan pembuka. Di bawah arahan pelatih Mauricio Pochettino, the Stars and Stripes tampil agresif. Pochettino berharap timnya bisa bermain gaya agresif lagi menghadapi Australia.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/piala-dunia-2026\/900350\/piala-dunia-2026-taktik-jenius-popovic-bawa-australia-bungkam-turki-2-0\" title=\"Piala Dunia 2026: Taktik Jenius Popovic Bawa Australia Bungkam Turki 2-0\" target=\"_blank\">Piala Dunia 2026: Taktik Jenius Popovic Bawa Australia Bungkam Turki 2-0<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Kemenangan di laga pembuka juga semakin menguatkan optimisme terhadap proyek yang sedang dibangun Pochettino. Meski sempat mendapat kritik setelah hasil buruk di Concacaf Nations League tahun lalu, pelatih asal Argentina itu perlahan mengubah karakter tim Amerika. Gelandang Sebastian Berhalter mengungkapkan salah satu perubahan terbesar yang dibawa Pochettino ialah soal mentalitas.<\/p>\n<p>&#8220;Satu hal yang dia tanamkan adalah bahwa kami orang Amerika. Kami tidak bisa diinjak-injak. Meskipun dia orang Argentina, dia menunjukkan kepada kami siapa kami sebenarnya dan nilai-nilai itu terus dia tekankan kepada kami,&#8221; kata Berhalter dikutip ESPN.<\/p>\n<p>Pesan serupa membekas di ruang ganti <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/timnas-amerika\" title=\"Timnas Amerika\">timnas Amerika<\/a>. Dalam laga uji coba melawan Australia pada Oktober tahun lalu, Pochettino sempat memarahi anak asuhnya karena dinilai kurang agresif. Menurut Timothy Weah, momen itu menjadi titik penting perubahan tim. Meski sejumlah pengamat Amerika pernah menyebut Australia sebagai lawan yang relatif mudah di grup ini, para pemain menolak anggapan tersebut.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/piala-dunia-2026\/900081\/preview-piala-dunia-2026-australia-vs-turki-ambisi-socceroos-hadapi-kebangkitan-the-crescent-stars-di-vancouver\" title=\"Preview Piala Dunia 2026: Australia vs Turki, Ambisi Socceroos Hadapi Kebangkitan The Crescent-Stars di Vancouver\" target=\"_blank\">Preview Piala Dunia 2026: Australia vs Turki, Ambisi Socceroos Hadapi Kebangkitan The Crescent-Stars di Vancouver<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&#8220;Pengalaman itu luar biasa. Sangat keras dan agresif. Sejak pertandingan melawan Australia di Colorado, kami banyak berubah. Kami menjadi lebih agresif. Saya sangat menghormati Australia dan saya yakin pertandingan nanti akan menjadi duel yang hebat,&#8221; kata Weah.<\/p>\n<p>&#8220;Kami sama sekali tidak memikirkan suara-suara dari luar. Dalam sepak bola, hal terpenting adalah menghormati lawan. Semua komentar itu bagi saya tidak penting,&#8221; tegas Weah.<\/p>\n<p>Bintang tim AS, Christian Pulisic, masih menjalani sesi latihan terpisah dari rekan-rekan setimnya. Program latihan untuk pemain AC Milan itu dimodifikasi sesuai kondisinya agar bisa fit ketika melawan Australia.<\/p>\n<p>Meski demikian, pihak tim belum memberikan kepastian mengenai kesiapan Pulisic secara pasti untuk dimainkan sehak menit pertama. Status Pulisic masih dipantau dari hari ke hari sambil menunggu perkembangan kondisi kebugarannya.<\/p>\n<p>Laga di Seattle diprediksi berlangsung sengit. Amerika mengandalkan agresivitas dan dukungan publik sendiri sedangkan Australia datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah meredam salah satu kandidat kuda hitam turnamen.<\/p>\n<p>Bagi Australia, ini peluang memperpanjang kisah kejutan yang sudah mereka mulai sejak laga pertama. Mereka datang dengan modal yang tidak kalah impresif. Tim asuhan Tony Popovic membuat kejutan besar dengan menundukkan Turki 2-0 pada laga pembuka. Hasil tersebut terasa istimewa karena Socceroos lebih banyak berada di bawah tekanan.<\/p>\n<p>Mereka hanya menguasai bola sekitar 28% dan harus menghadapi 30 tembakan lawan. Namun disiplin bertahan serta penampilan gemilang kiper muda Patrick Beach membuat mereka keluar sebagai pemenang.<\/p>\n<p>The Socceroos sadar tantangan berikutnya akan jauh berbeda. Selain menghadapi salah satu tuan rumah, Australia juga harus melawan tim yang sedang berada dalam momentum positif.<\/p>\n<p>&#8220;Sekarang kami menghadapi tantangan yang berbeda. Kami melawan tuan rumah, pelatih berkualitas, dan tim yang berkualitas. Pertandingannya akan berbeda,&#8221; kata Popovic.<\/p>\n<p>&#8220;Kami harus pulih dengan baik, bukan hanya secara fisik tetapi juga secara emosional. Banyak pemain muda kami belum pernah mengalami situasi seperti ini. Kami harus menikmatinya,&#8221; imbuhnya. (AFP\/P-3)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/piala-dunia-2026\/901793\/mimpi-amerika-bakal-diuji-australia\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Timnas Amerika Serikat saat laga persahabatan kontra timnas Portugal, 2 April 2026((X @Auston_Trusty)) LANGKAH mulus Amerika Serikat di laga pembuka Piala Dunia 2026 akan menghadapi ujian sesungguhnya saat menjamu Australia pada laga kedua Grup D di Stadion Seattle, Sabtu (20\/6) dini hari pukul 02.00 WIB. Kedua tim sama-sama mengawali turnamen dengan kemenangan meyakinkan dan kini [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":59071,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-59070","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/59070","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=59070"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/59070\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/59071"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=59070"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=59070"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=59070"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}