{"id":59028,"date":"2026-06-18T07:49:52","date_gmt":"2026-06-18T07:49:52","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/06\/18\/israel-panik-usai-isi-mou-as-iran-mulai-terungkap\/"},"modified":"2026-06-18T07:49:52","modified_gmt":"2026-06-18T07:49:52","slug":"israel-panik-usai-isi-mou-as-iran-mulai-terungkap","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/06\/18\/israel-panik-usai-isi-mou-as-iran-mulai-terungkap\/","title":{"rendered":"Israel Panik Usai Isi MoU AS-Iran Mulai Terungkap"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/06\/18\/1781766536_aefe46d8f83e25e0130a.jpg\" alt=\"Israel Panik Usai Isi MoU AS-Iran Mulai Terungkap\"\/><figcaption>Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu (kiri) bersama Presiden Amerika Serikat Donald Trump (kanan).(AFP )<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>DALAM dinamika terbaru konflik Timur Tengah, Perdana Menteri Israel <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/benjamin-netanyahu\" title=\"Benjamin Netanyahu\">Benjamin Netanyahu<\/a> menghadapi tekanan politik yang semakin besar setelah Amerika Serikat memutuskan menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Iran untuk menghentikan konflik yang berlangsung di kawasan.<\/p>\n<p>Langkah Washington tersebut dinilai tidak sepenuhnya sejalan dengan sikap Netanyahu yang selama ini menegaskan bahwa operasi militer terhadap Iran dan kelompok sekutunya, termasuk Hizbullah di Libanon, belum berakhir.<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>Di tengah upaya diplomatik yang digagas Amerika Serikat, Netanyahu tetap menunjukkan sikap keras terhadap Iran. Namun, Presiden AS Donald Trump secara terbuka mengakui bahwa pendekatan Israel kerap mempersulit proses negosiasi yang sedang berlangsung.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/internasional\/868728\/benarkah-adik-pm-israel-iddo-netanyahu-tewas-akibat-rudal-iran-\" title=\"Benarkah Adik PM Israel Iddo Netanyahu Tewas akibat Rudal Iran? \" target=\"_blank\">Benarkah Adik PM Israel Iddo Netanyahu Tewas akibat Rudal Iran? <\/a><\/strong><\/p>\n<p>Trump bahkan menyampaikan rasa frustrasinya terhadap kebijakan Israel, khususnya serangan yang terus dilakukan ke wilayah Lebanon dan berpotensi mengganggu pembicaraan antara Washington dan Teheran.<\/p>\n<p>&#8220;Tanpa saya, tidak akan ada Israel karena tidak ada presiden lain yang bersedia melakukan apa yang sudah saya lakukan,&#8221; kata Trump kepada awak media pada Selasa (16\/6) saat ditanya soal Netanyahu.<\/p>\n<p>Pernyataan tersebut memperlihatkan adanya perbedaan pandangan yang semakin jelas antara kedua pemimpin terkait arah penyelesaian konflik di kawasan.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/internasional\/867595\/iran-bantah-serang-kedubes-as-mantan-kepala-intelijen-saudi-sebut-ini-perang-netanyahu\" title=\"Iran Bantah Serang Kedubes AS, Mantan Kepala Intelijen Saudi Sebut Ini Perang Netanyahu\" target=\"_blank\">Iran Bantah Serang Kedubes AS, Mantan Kepala Intelijen Saudi Sebut Ini Perang Netanyahu<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Analis politik Israel, Akiva Eldar, menilai Netanyahu kini berada dalam posisi yang sulit akibat kedekatannya dengan Trump selama beberapa tahun terakhir.<\/p>\n<p>Menurut Eldar, hubungan yang sangat erat dengan Presiden AS membuat ruang gerak Netanyahu semakin terbatas ketika Washington mengambil kebijakan yang berbeda dengan kepentingan politiknya.<\/p>\n<p>&#8220;Menolak Presiden Trump secara terang-terangan dan tetap bertahan di Lebanon adalah langkah bunuh diri secara politik baginya,&#8221; kata Eldar dilansir Al Jazeera, Kamis (18\/6).<\/p>\n<p>Ia menilai Netanyahu saat ini harus mempertimbangkan berbagai konsekuensi politik menjelang pemilu Israel berikutnya.<\/p>\n<p>&#8220;Netanyahu sedang bermain, baik secara politik maupun diplomatik, dengan punggung menempel ke dinding,&#8221; ujar Eldar.<\/p>\n<p>&#8220;Jika ia menerima dikte Amerika Serikat, itu akan menjadi preseden, karena selama ini Netanyahu terus mengatakan bahwa dirinya adalah satu-satunya pemimpin yang mampu mengatakan tidak kepada Presiden Amerika Serikat,&#8221; paparnya.<\/p>\n<p>Di dalam negeri, muncul kekhawatiran setelah isi draf MoU AS-Iran mulai beredar di media Israel. Sejumlah program politik televisi dilaporkan menyoroti kemungkinan dampak kesepakatan tersebut terhadap kepentingan keamanan Israel.<\/p>\n<p>Sebagian kalangan di Israel selama ini menganggap operasi militer terhadap Iran seharusnya berujung pada perubahan rezim di Teheran.\u00a0<\/p>\n<p>Selain itu, mereka juga berharap konflik tersebut dapat menghentikan secara permanen program nuklir Iran, kemampuan pengayaan uranium, serta pengembangan rudal balistik negara tersebut.<\/p>\n<p>Namun, isi MoU yang beredar disebut tidak memuat sejumlah tuntutan utama yang selama ini menjadi prioritas Israel. Situasi itu memunculkan kekhawatiran di kalangan publik maupun pejabat negara tersebut.<\/p>\n<p>Dari perspektif sebagian kalangan di Israel, kesepakatan yang ada saat ini bahkan dinilai kurang menguntungkan dibandingkan jika tidak ada kesepakatan sama sekali.<\/p>\n<p>Kekhawatiran semakin meningkat karena dokumen tersebut tidak secara eksplisit melarang Iran melakukan pengayaan uranium, tidak membahas program rudal balistik, dan tidak menyinggung kelompok-kelompok sekutu Iran di kawasan, termasuk Hizbullah.<\/p>\n<p>Sebaliknya, penghentian operasi militer di Libanon justru menjadi salah satu poin yang secara jelas tercantum dalam kesepakatan.<\/p>\n<p>Kondisi tersebut dinilai dapat menimbulkan tekanan tambahan bagi Netanyahu dan koalisi pemerintahannya yang selama ini mengusung pendekatan keamanan yang lebih agresif terhadap Iran dan kelompok-kelompok yang didukung Teheran.<\/p>\n<p>Di sisi lain, Netanyahu juga masih menghadapi tantangan politik domestik yang tidak ringan.\u00a0<\/p>\n<p>Selain menghadapi tekanan menjelang pemilu, ia juga masih dibayangi sejumlah perkara hukum yang berpotensi berlanjut apabila kehilangan dukungan politik pada masa mendatang.\u00a0<\/p>\n<p>Situasi ini membuat setiap keputusan terkait konflik regional memiliki konsekuensi yang besar, baik bagi masa depan pemerintahannya maupun karier politik pribadinya. (E-4)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/internasional\/901760\/israel-panik-usai-isi-mou-as-iran-mulai-terungkap\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu (kiri) bersama Presiden Amerika Serikat Donald Trump (kanan).(AFP ) DALAM dinamika terbaru konflik Timur Tengah, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menghadapi tekanan politik yang semakin besar setelah Amerika Serikat memutuskan menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Iran untuk menghentikan konflik yang berlangsung di kawasan. Langkah Washington tersebut dinilai tidak sepenuhnya sejalan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":59029,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-59028","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/59028","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=59028"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/59028\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/59029"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=59028"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=59028"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=59028"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}