{"id":58768,"date":"2026-06-17T17:27:47","date_gmt":"2026-06-17T17:27:47","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/06\/17\/13-dampak-kurang-makan-sayur-bagi-kesehatan\/"},"modified":"2026-06-17T17:27:47","modified_gmt":"2026-06-17T17:27:47","slug":"13-dampak-kurang-makan-sayur-bagi-kesehatan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/06\/17\/13-dampak-kurang-makan-sayur-bagi-kesehatan\/","title":{"rendered":"13 Dampak Kurang Makan Sayur bagi Kesehatan"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/06\/17\/1781714346_6678ffe10be9b3d56e9d.jpg\" alt=\"13 Dampak Kurang Makan Sayur bagi Kesehatan\"\/><figcaption>Berikut Dampak Kurang Makan Sayur bagi Kesehatan(magnific)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/sayur\" title=\"sayur\">SAYUR<\/a> adalah bagian tumbuhan yang dapat dikonsumsi sebagai makanan dan menjadi sumber penting berbagai zat gizi, seperti vitamin, mineral, serat, dan antioksidan.<\/p>\n<p>Bagian tumbuhan yang dimanfaatkan sebagai sayur dapat berupa daun, batang, bunga, buah, akar, atau umbi.<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<h3><strong>1. Sembelit atau Susah BAB<\/strong><\/h3>\n<p>Kurangnya asupan serat dari sayur dapat membuat pencernaan menjadi tidak lancar dan menyebabkan sembelit.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/885985\/13-dampak-kurang-makan-sayur-untuk-kesehatan\" title=\"13 Dampak Kurang Makan Sayur untuk Kesehatan\" target=\"_blank\">13 Dampak Kurang Makan Sayur untuk Kesehatan<\/a><\/strong><\/p>\n<h3><strong>2. Daya Tahan Tubuh Menurun<\/strong><\/h3>\n<p>Sayur mengandung berbagai vitamin yang membantu menjaga sistem kekebalan tubuh agar tetap optimal.<\/p>\n<h3><strong>3. Mudah Lelah<\/strong><\/h3>\n<p>Kekurangan vitamin dan mineral dapat membuat tubuh lebih cepat lelah dan kurang bertenaga.<\/p>\n<h3><strong>4. Risiko Kekurangan Nutrisi<\/strong><\/h3>\n<p>Tubuh bisa kekurangan vitamin A, vitamin C, vitamin K, folat, dan berbagai mineral penting lainnya.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/866351\/12-bahaya-kurang-konsumsi-sayur-saat-puasa\" title=\"12 Bahaya Kurang Konsumsi Sayur saat Puasa\" target=\"_blank\">12 Bahaya Kurang Konsumsi Sayur saat Puasa<\/a><\/strong><\/p>\n<h3><strong>5. Kesehatan Pencernaan Terganggu<\/strong><\/h3>\n<p>Kurangnya serat dapat memengaruhi keseimbangan bakteri baik dalam usus.<\/p>\n<h3><strong>6. Berat Badan Lebih Sulit Terkontrol<\/strong><\/h3>\n<p>Orang yang jarang makan sayur cenderung lebih mudah mengonsumsi makanan tinggi kalori dan rendah serat.<\/p>\n<h3><strong>7. Risiko Penyakit Jantung Meningkat<\/strong><\/h3>\n<p>Pola makan rendah sayur dikaitkan dengan peningkatan risiko gangguan kesehatan jantung.<\/p>\n<p>8. Kadar Kolesterol Lebih Sulit Dikendalikan<\/p>\n<p>Serat dalam sayur membantu mengontrol kadar kolesterol dalam darah.<\/p>\n<h3><strong>9. Kulit Kurang Sehat<\/strong><\/h3>\n<p>Kurangnya antioksidan dan vitamin dari sayur dapat memengaruhi kesehatan dan penampilan kulit.<\/p>\n<h3><strong>10. Risiko Tekanan Darah Tinggi<\/strong><\/h3>\n<p>Banyak sayur mengandung kalium yang membantu menjaga tekanan darah tetap normal.<\/p>\n<h3><strong>11. Kesehatan Mata Menurun<\/strong><\/h3>\n<p>Sayuran tertentu mengandung vitamin A dan antioksidan yang penting untuk kesehatan mata.<\/p>\n<h3><strong>12. Risiko Diabetes Tipe 2 Meningkat<\/strong><\/h3>\n<p>Pola makan yang rendah sayur dan tinggi makanan olahan dapat meningkatkan risiko gangguan metabolisme.<\/p>\n<h3><strong>13. Meningkatkan Risiko Penyakit Kronis<\/strong><\/h3>\n<p>Konsumsi sayur yang kurang dalam jangka panjang dapat meningkatkan risiko berbagai penyakit kronis, termasuk penyakit jantung dan beberapa jenis kanker.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/kurang-makan-sayur\" title=\"Kurang Makan Sayur\">Kurang makan sayur<\/a> dapat berdampak pada pencernaan, daya tahan tubuh, kesehatan jantung, mata, kulit, dan berbagai fungsi tubuh lainnya. (Z-4)<\/p>\n<p><strong>Sumber<\/strong>: <em>siloamhospitals, klikdokter<\/em><\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/901624\/13-dampak-kurang-makan-sayur-bagi-kesehatan\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Berikut Dampak Kurang Makan Sayur bagi Kesehatan(magnific) SAYUR adalah bagian tumbuhan yang dapat dikonsumsi sebagai makanan dan menjadi sumber penting berbagai zat gizi, seperti vitamin, mineral, serat, dan antioksidan. Bagian tumbuhan yang dimanfaatkan sebagai sayur dapat berupa daun, batang, bunga, buah, akar, atau umbi. 1. Sembelit atau Susah BAB Kurangnya asupan serat dari sayur dapat [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":58769,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-58768","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/58768","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=58768"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/58768\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/58769"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=58768"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=58768"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=58768"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}