{"id":58632,"date":"2026-06-17T10:20:47","date_gmt":"2026-06-17T10:20:47","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/06\/17\/mk-tolak-gugatan-uu-parpol-sebut-sengketa-kepengurusan-partai-bukan-urusan-mk\/"},"modified":"2026-06-17T10:20:47","modified_gmt":"2026-06-17T10:20:47","slug":"mk-tolak-gugatan-uu-parpol-sebut-sengketa-kepengurusan-partai-bukan-urusan-mk","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/06\/17\/mk-tolak-gugatan-uu-parpol-sebut-sengketa-kepengurusan-partai-bukan-urusan-mk\/","title":{"rendered":"MK Tolak Gugatan UU Parpol, Sebut Sengketa Kepengurusan Partai Bukan Urusan MK"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/06\/17\/1781691422_7238257035f2198b5c1c.png\" alt=\"MK Tolak Gugatan UU Parpol, Sebut Sengketa Kepengurusan Partai Bukan Urusan MK\"\/><figcaption>Sidang uji materi di MK(dok.istimewa)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>MAHKAMAH Konstitusi (MK) menolak sebagian besar permohonan uji materi terhadap Undang-Undang Partai Politik dalam perkara Nomor 146\/PUU-XXIV\/2026. Namun, MK juga menyatakan sebagian permohonan tidak dapat diterima karena menguji norma yang sudah tidak berlaku.<\/p>\n<p>Perkara ini diajukan terkait kewenangan Menteri Hukum dalam mengesahkan kepengurusan partai politik serta mekanisme penyelesaian konflik internal partai. MK terlebih dahulu menyoroti permohonan yang menguji Pasal 23 ayat (2) Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2008 tentang Partai Politik. Menurut Mahkamah, norma tersebut sudah diubah melalui Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2011 sehingga tidak lagi menjadi rujukan hukum.<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>\u201cMahkamah menilai permohonan para pemohon sepanjang frasa \u2018didaftarkan ke Departemen\u2019 dalam norma Pasal 23 ayat (2) UU Nomor 2 Tahun 2008 adalah salah objek atau error in objecto,\u201d kata Hakim Konstitusi Arsul Sani dalam sidang putusan di Gedung MK, Rabu (17\/6).<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/politik-dan-hukum\/898756\/berbekal-2-putusan-mk-rangkap-jabatan-pejabat-negara-digugat-ke-pn-jakpus\" title=\"Berbekal 2 Putusan MK, Rangkap Jabatan Pejabat Negara Digugat ke PN Jakpus\" target=\"_blank\">Berbekal 2 Putusan MK, Rangkap Jabatan Pejabat Negara Digugat ke PN Jakpus<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Karena itu, bagian permohonan tersebut dinyatakan tidak dapat diterima. Dalam pokok perkara, MK menilai kewenangan Menteri Hukum untuk mengesahkan kepengurusan partai politik justru diperlukan untuk menjamin kepastian hukum.<\/p>\n<p>\u201cApabila kewenangan Menteri Hukum direduksi hanya menjadi tindakan pencatatan sebagaimana berpendapat para pemohon, hal demikian justru berpotensi membuka kemungkinan munculnya lebih dari satu kepengurusan dalam partai politik yang sama,\u201d ujar Arsul.<\/p>\n<p>MK juga menegaskan bahwa konflik kepengurusan partai bukan merupakan kewenangan Mahkamah Konstitusi. \u201cPerselisihan kepengurusan partai politik bukan merupakan hal yang termasuk dalam kewenangan Mahkamah Konstitusi,\u201d kata Arsul.<\/p>\n<p>Menurut MK, Undang-Undang Partai Politik telah menyediakan mekanisme penyelesaian sengketa melalui Mahkamah Partai dan pengadilan. Dalam amar putusannya, MK menyatakan, \u201cPermohonan pengujian sepanjang frasa \u2018didaftarkan ke Departemen\u2019 dalam Pasal 23 ayat (2) UU Nomor 2 Tahun 2008 tidak dapat diterima, dan menolak permohonan para pemohon untuk selain dan selebihnya.\u201d (Dev\/P-3)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/politik-dan-hukum\/901469\/mk-tolak-gugatan-uu-parpol-sebut-sengketa-kepengurusan-partai-bukan-urusan-mk\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sidang uji materi di MK(dok.istimewa) MAHKAMAH Konstitusi (MK) menolak sebagian besar permohonan uji materi terhadap Undang-Undang Partai Politik dalam perkara Nomor 146\/PUU-XXIV\/2026. Namun, MK juga menyatakan sebagian permohonan tidak dapat diterima karena menguji norma yang sudah tidak berlaku. Perkara ini diajukan terkait kewenangan Menteri Hukum dalam mengesahkan kepengurusan partai politik serta mekanisme penyelesaian konflik internal [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":58633,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-58632","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/58632","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=58632"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/58632\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/58633"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=58632"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=58632"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=58632"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}