{"id":58606,"date":"2026-06-17T09:11:37","date_gmt":"2026-06-17T09:11:37","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/06\/17\/kesepakatan-damai-iran-as-mulai-terungkap-selat-hormuz-akan-dibuka-kembali\/"},"modified":"2026-06-17T09:11:37","modified_gmt":"2026-06-17T09:11:37","slug":"kesepakatan-damai-iran-as-mulai-terungkap-selat-hormuz-akan-dibuka-kembali","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/06\/17\/kesepakatan-damai-iran-as-mulai-terungkap-selat-hormuz-akan-dibuka-kembali\/","title":{"rendered":"Kesepakatan Damai Iran-AS Mulai Terungkap, Selat Hormuz akan Dibuka Kembali"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/06\/17\/1781687206_f6bbc9e262499a47bcc0.png\" alt=\"Kesepakatan Damai Iran-AS Mulai Terungkap, Selat Hormuz akan Dibuka Kembali\"\/><figcaption>Selat Hormuz(Google Maps)<\/figcaption><\/figure>\n<p>                                                                <!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>RINCIAN mengenai kesepakatan sementara antara <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/amerika-serikat\" title=\"Amerika Serikat\">Amerika Serikat<\/a> dan <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/iran\" title=\"Iran\">Iran<\/a> untuk mengakhiri konflik di Timur Tengah mulai terungkap pada Selasa (16\/6). Perjanjian tersebut dijadwalkan ditandatangani dalam bentuk nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) di Swiss pada Jumat (19\/6).<\/p>\n<p>Kesepakatan ini diharapkan dapat memperpanjang gencatan senjata yang sebelumnya diumumkan pada April lalu selama 60 hari tambahan. Langkah tersebut dimaksudkan untuk memberikan waktu bagi Washington dan Teheran menyelesaikan pembahasan menuju perjanjian damai yang lebih permanen. Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyatakan bahwa salah satu tujuan utama kesepakatan tersebut adalah memastikan Iran tidak memiliki senjata nuklir.<\/p>\n<p><!-- \/26225854,21835028929\/MediaIndonesia\/mediaindonesia.com\/300x250_3 --><\/p>\n<p>Sementara itu, seorang pejabat senior AS mengatakan perjanjian tersebut akan memungkinkan Iran kembali menjual minyaknya segera setelah dokumen resmi ditandatangani.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/internasional\/900688\/pbb-sambut-kesepakatan-damai-iran-as\" title=\"PBB Sambut Kesepakatan Damai Iran-AS\" target=\"_blank\">PBB Sambut Kesepakatan Damai Iran-AS<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Salah satu poin penting dalam MoU adalah pembukaan kembali jalur perdagangan dan pelayaran yang selama ini terdampak konflik. Berdasarkan rancangan kesepakatan tersebut, Amerika Serikat akan mengakhiri blokade terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran.<\/p>\n<p>Sebagai imbalannya, Iran akan memulihkan keamanan dan kelancaran lalu lintas kapal tanker minyak serta aktivitas maritim lainnya di <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/selat-hormuz\" title=\"Selat Hormuz\">Selat Hormuz<\/a>, salah satu jalur perdagangan energi paling strategis di dunia.<\/p>\n<p>Dalam pernyataan terpisah, Wakil Presiden AS JD Vance mengungkapkan bahwa kesepakatan tersebut juga mencakup Israel dan Libanon. Namun, pernyataan itu memunculkan perbedaan pandangan dengan pemerintah Israel.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/internasional\/899317\/iran-lancarkan-serangan-balasan-ke-pangkalan-militer-as\" title=\"Iran Lancarkan Serangan Balasan ke Pangkalan Militer AS\" target=\"_blank\">Iran Lancarkan Serangan Balasan ke Pangkalan Militer AS<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu sebelumnya menegaskan bahwa negaranya tidak terikat dengan kesepakatan tersebut dan tidak memiliki rencana untuk menarik pasukan dari wilayah Libanon selatan.<\/p>\n<p>Di sisi lain, seorang juru bicara Hizbullah mengatakan bahwa kelompok tersebut meyakini Iran tidak akan menyetujui perjanjian damai permanen apabila pendudukan Israel masih berlangsung.<\/p>\n<p>Selain aspek keamanan, kesepakatan ini juga memiliki dampak ekonomi yang besar bagi Iran. Seorang pejabat senior AS menyebut perjanjian tersebut akan membuka kembali akses Iran ke pasar energi global, termasuk penjualan minyak dan bahan bakar.<\/p>\n<p>Kesepakatan itu juga mencakup dukungan terhadap sektor perbankan, transportasi, dan asuransi yang diperlukan untuk menunjang aktivitas ekspor Iran setelah sanksi dilonggarkan.<\/p>\n<p>Pejabat dari kedua negara menilai perjanjian tersebut berpotensi memberikan manfaat ekonomi signifikan melalui pencabutan sejumlah sanksi internasional dan pencairan aset-aset Iran yang selama ini dibekukan di luar negeri.<\/p>\n<p>Selain itu, terdapat kemungkinan pembentukan dana rekonstruksi senilai 300 miliar dolar AS yang akan didanai oleh negara-negara Teluk. Negara-negara tersebut merupakan tuan rumah sejumlah pangkalan militer Amerika Serikat dan ikut terdampak oleh serangan Iran selama konflik berlangsung.<\/p>\n<p>Namun, dana tersebut baru akan direalisasikan apabila Iran memenuhi berbagai persyaratan tambahan yang tercantum dalam kesepakatan. Dalam periode 60 hari ke depan, para perunding dari kedua negara akan kembali membahas sejumlah isu yang paling sensitif, terutama mengenai masa depan program nuklir Iran.<\/p>\n<p>Isu tersebut sebenarnya telah menjadi bahan pembicaraan sejak Februari antara Teheran dan pemerintahan Trump sebelum proses negosiasi terhenti akibat pecahnya konflik.<\/p>\n<p>Menariknya, dua isu yang sebelumnya sering digunakan oleh Trump dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu sebagai alasan untuk mengambil tindakan militer terhadap Iran tidak masuk dalam agenda pembahasan saat ini. Kedua isu tersebut adalah dukungan Iran terhadap kelompok-kelompok milisi di kawasan Timur Tengah serta pengembangan program rudal balistik negara tersebut.<\/p>\n<p>Persoalan nuklir sendiri bukan isu baru dalam hubungan Iran dan Amerika Serikat. Pada 2015, Iran pernah menandatangani perjanjian nuklir bersama AS dan sejumlah negara besar lainnya yang membatasi secara signifikan aktivitas pengayaan uranium Teheran.<\/p>\n<p>Namun, kesepakatan itu akhirnya runtuh setelah Trump secara sepihak menarik Amerika Serikat keluar dari perjanjian tersebut pada masa jabatan pertamanya. Setelah keluarnya Washington dari kesepakatan, Iran meningkatkan aktivitas pengayaan uranium hingga mencapai tingkat yang lebih tinggi.<\/p>\n<p>Menurut Trump, stok uranium yang telah diperkaya tersebut harus disingkirkan atau dimusnahkan sebagai bagian dari solusi jangka panjang untuk mengakhiri sengketa nuklir antara kedua negara.<\/p>\n<p>Jika berhasil diterapkan, MoU yang akan ditandatangani di Swiss dapat menjadi langkah awal menuju normalisasi hubungan yang lebih luas antara Amerika Serikat dan Iran sekaligus mengurangi ketegangan yang selama ini memengaruhi stabilitas kawasan Timur Tengah serta jalur perdagangan energi global. (CNN\/Fer\/P-3)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/internasional\/901411\/kesepakatan-damai-iran-as-mulai-terungkap-selat-hormuz-akan-dibuka-kembali\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Selat Hormuz(Google Maps) RINCIAN mengenai kesepakatan sementara antara Amerika Serikat dan Iran untuk mengakhiri konflik di Timur Tengah mulai terungkap pada Selasa (16\/6). Perjanjian tersebut dijadwalkan ditandatangani dalam bentuk nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) di Swiss pada Jumat (19\/6). Kesepakatan ini diharapkan dapat memperpanjang gencatan senjata yang sebelumnya diumumkan pada April lalu selama [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":58607,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-58606","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/58606","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=58606"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/58606\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/58607"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=58606"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=58606"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=58606"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}