{"id":58096,"date":"2026-06-16T08:40:17","date_gmt":"2026-06-16T08:40:17","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/06\/16\/diskusi-publik-pejabat-negara-di-ugm-berakhir-ricuh-pejabat-dievakuasi\/"},"modified":"2026-06-16T08:40:17","modified_gmt":"2026-06-16T08:40:17","slug":"diskusi-publik-pejabat-negara-di-ugm-berakhir-ricuh-pejabat-dievakuasi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/06\/16\/diskusi-publik-pejabat-negara-di-ugm-berakhir-ricuh-pejabat-dievakuasi\/","title":{"rendered":"Diskusi Publik Pejabat Negara di UGM Berakhir Ricuh, Pejabat Dievakuasi"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/06\/16\/1781598721_25e8ce9a39cd713e1675.jpg\" alt=\"Diskusi Publik Pejabat Negara di UGM Berakhir Ricuh, Pejabat Dievakuasi\"\/><figcaption>Budiman Sudjatmiko(MI\/Susanto)<\/figcaption><\/figure>\n<p>SEBUAH diskusi publik yang menghadirkan beberapa pejabat negara di Joglo Gelanggang Inovasi dan Kreativitas (GIK) <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/ugm\" title=\"UGM\">UGM<\/a> pada Senin (15\/6) malam berakhir ricuh. Diskusi tersebut menghadirkan tiga pejabat negara, yaitu Menteri ATR\/BPN Nusron Wahid, Wakil Menteri Pertanian Sudaryono, dan Kepala BP Taskin <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/budiman-sudjatmiko\" title=\"Budiman Sudjatmiko\">Budiman Sudjatmiko<\/a>.<\/p>\n<p>Diskusi yang dimulai pukul 19.00 WIB tersebut awalnya berjalan tertib. Wamentan Sudaryono sempat memaparkan rencana skema ekspor satu pintu, sednagkan Menteri ATR\/BPN, Nusron Wahid menyampaikan optimisme terkait program-program kementeriannya.<\/p>\n<p>Situasi beranjak memanas saat Budiman Sudjatmiko menyampaikan materi mengenai kebebasan berpendapat. Ia juga mempersilakan mahasiswa untuk mengkritik dirinya di forum resmi.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/nusantara\/900867\/diskusi-pejabat-di-ugm-ricuh-nusron-wahid-dan-budiman-sudjatmiko-digeruduk-mahasiswa\" title=\"Diskusi Pejabat di UGM Ricuh, Nusron Wahid dan Budiman Sudjatmiko Digeruduk Mahasiswa\" target=\"_blank\">Diskusi Pejabat di UGM Ricuh, Nusron Wahid dan Budiman Sudjatmiko Digeruduk Mahasiswa<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Alhasil, beberapa mahasiswa maju ke panggung dan membentangkan spanduk bertuliskan &#8220;Menolak Pengkhianat Reformasi&#8221; dan &#8220;UGM Menolak Penjilat Rezim&#8221;.<\/p>\n<p>Setelah itu, suasana semakin tidak terkendali baik teriakan, saling dorong, hingga pelemparan air mineral. Ketiga pejabat kemudian dievakuasi keluar gedung. Budiman Sudjatmiko akhirnya dievakuasi lewat pintu samping karena alasan keamanan, sedangkan Nusron Wahid dan Sudaryono menemui para mahasiswa.<\/p>\n<p>Di bawah pengawalan ketat, keduanya duduk di atas aspal untuk dialog bersama mahasiswa. Namun, dialog tersebut tidak berlangsung lama karena situasi memanas sehingga keduanya dievakuasi.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/politik-dan-hukum\/900953\/dosen-ugm-soroti-distribusi-kursi-dalam-revisi-uu-pemilu\" title=\"Dosen UGM Soroti Distribusi Kursi dalam Revisi UU Pemilu\" target=\"_blank\">Dosen UGM Soroti Distribusi Kursi dalam Revisi UU Pemilu<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Dari sudut pandang Ketua Serikat Mahasiswa, Mesa mengatakan, mereka tidak layak membicarakan Pancasila selagi Indonesia masih membungkam suara rakyat, selama mereka menganggap kritik sebagai gangguan, selama mereka masih membuang-buang uang rakyat dengan program nirmanfaat.<\/p>\n<p>Aksi tersebut dilakukan karena para pejabat terkesan menghindar. &#8220;Mereka (pemerintah) memang harus didatangi karena tidak ada cara yang efektif selain cara itu. Bahkan, ketika itu dilakukan, tidak ada jaminan bahwa mereka merasa bersalah,&#8221; ungkap dia.<\/p>\n<p>Di sisi lain, Nusron menyayangkan peristiwa tersebut. Pasalnya, ada sekelompok orang yang ademokratis, yang ternyata tidak siap berdialog, tidak siap berdemokrasi, dan tidak siap untuk menerima dialog pemikiran. Mereka mengedepankan memaksakan kehendak dan mengedepankan kekerasan, yang itu sangat disayangkan.<\/p>\n<p>&#8220;Forum yang harusnya dialog baik sebagaimana di kampus-kampus yang lain. Tidak ada motivasi untuk mengebiri, tapi kita justru siap dikritik. Kalau memang ada yang salah kita siap mengoreksi, kalau ada masukan kita akan tindak lanjuti. Tapi ternyata digagalkan oleh sekelompok orang itu,&#8221; ungkap dia.\u00a0<\/p>\n<p>Budiman Sujatmiko juga menyayangkan diskusi tersebut harus bubar karena situasi yang tidak kondusif. Padahal, ia mengaku siap berdialog.\u00a0<\/p>\n<p>Sementara itu, Sudaryono menyampaikan, pemerintah Prabowo sangat terbuka terhadap kritik. &#8220;Kami siap mengagendakan diskusi ulang secara sehat di masa mendatang,&#8221; ungkap dia. (AT\/E-4)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/nusantara\/901014\/diskusi-publik-pejabat-negara-di-ugm-berakhir-ricuh-pejabat-dievakuasi\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Budiman Sudjatmiko(MI\/Susanto) SEBUAH diskusi publik yang menghadirkan beberapa pejabat negara di Joglo Gelanggang Inovasi dan Kreativitas (GIK) UGM pada Senin (15\/6) malam berakhir ricuh. Diskusi tersebut menghadirkan tiga pejabat negara, yaitu Menteri ATR\/BPN Nusron Wahid, Wakil Menteri Pertanian Sudaryono, dan Kepala BP Taskin Budiman Sudjatmiko. Diskusi yang dimulai pukul 19.00 WIB tersebut awalnya berjalan tertib. [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":58097,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-58096","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/58096","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=58096"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/58096\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/58097"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=58096"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=58096"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=58096"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}