{"id":57990,"date":"2026-06-16T04:01:55","date_gmt":"2026-06-16T04:01:55","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/06\/16\/mencari-gaya-fundamental-kelima-alam-semesta-lewat-gravitasi-kuantum\/"},"modified":"2026-06-16T04:01:55","modified_gmt":"2026-06-16T04:01:55","slug":"mencari-gaya-fundamental-kelima-alam-semesta-lewat-gravitasi-kuantum","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/06\/16\/mencari-gaya-fundamental-kelima-alam-semesta-lewat-gravitasi-kuantum\/","title":{"rendered":"Mencari Gaya Fundamental Kelima Alam Semesta Lewat Gravitasi Kuantum"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/06\/16\/1781565361_11bf922af3528551f216.jpg\" alt=\"Mencari Gaya Fundamental Kelima Alam Semesta Lewat Gravitasi Kuantum\"\/><figcaption>Ilustrasi karya seniman tentang hubungan antara gravitasi kuantum dan kemungkinan penyimpangan dari hukum Newton.(INAF)<\/figcaption><\/figure>\n<p>SELAMA puluhan tahun, para ilmuwan terus mencari gaya fundamental kelima di alam semesta. Gaya misterius ini diharapkan mampu menjelaskan fenomena kosmis yang belum terpecahkan, seperti energi gelap (dark energy) dan materi gelap (dark matter). Selama ini, isi kosmos kita hanya bisa dijelaskan oleh empat gaya fundamental yang sudah diketahui: gravitasi, elektromagnetisme, serta gaya nuklir kuat dan lemah.<\/p>\n<p>Di saat yang sama, para peneliti juga berupaya merumuskan teori <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/gravitasi-kuantum\" title=\"gravitasi kuantum\">gravitasi kuantum<\/a> (quantum gravity). Teori ini bertujuan menyatukan teori relativitas umum Albert Einstein, dengan mekanika kuantum yang mengatur fisika subatomik. Kini, kedua perburuan besar tersebut akhirnya saling bertautan.<\/p>\n<p>Sebuah penelitian terbaru berhasil membangun kerangka kerja gravitasi kuantum yang memberikan petunjuk penting mengenai keberadaan gaya fundamental kelima. Menariknya, penelitian ini tidak berspekulasi tentang bagaimana bentuk gaya baru tersebut, melainkan langsung mempersempit pencarian dengan mengeliminasi karakteristik gaya yang tidak mungkin terjadi secara teoritis. Kerangka kerja yang digunakan dinamakan asymptotic safety.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/teknologi\/848096\/kecepatan-cahaya-einstein-teruji-lagi-eksperimen-gamma-ray-buktikan-teori-relativitas-tetap-kokoh\" title=\"Kecepatan Cahaya Einstein Teruji Lagi, Eksperimen Gamma Ray Buktikan Teori Relativitas Tetap Kokoh\" target=\"_blank\">Kecepatan Cahaya Einstein Teruji Lagi, Eksperimen Gamma Ray Buktikan Teori Relativitas Tetap Kokoh<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&#8220;Salah satu tantangan utama adalah mengatasi hambatan konseptual: gravitasi kuantum sering dipandang sebagai topik yang sangat abstrak, hampir mustahil untuk dikaitkan dengan fenomena yang dapat diamati,&#8221; ujar Alfio Bonanno dari Institut Astrofisika Nasional Italia (INAF).<\/p>\n<p>&#8220;Dalam beberapa hal, ini seperti berdiri di depan dinding gunung yang dianggap semua orang tidak bisa didaki. Langkah pertama bukanlah teknis, melainkan mental: meyakinkan diri sendiri bahwa jalan yang memungkinkan itu benar-benar ada. Karya ini lahir tepat dari ide tersebut: mencari hubungan nyata antara fisika skala sangat kecil dan fenomena yang berpotensi dapat diamati di dunia nyata,&#8221; tambahnya.<\/p>\n<p>Tim peneliti menemukan bahwa hukum dasar teori ini dapat langsung menolak keberadaan beberapa gaya baru tertentu, tanpa perlu menunggu pembuktian eksperimen laboratorium. Hal ini membuka jalan bagi eksperimen masa depan untuk menguji gravitasi kuantum secara lebih presisi.<\/p>\n<p>&#8220;Studi kami menunjukkan bahwa gravitasi kuantum mungkin bukan hanya teori yang valid pada energi ekstrem yang tidak dapat dicapai, tetapi juga memiliki konsekuensi nyata dan dapat diuji pada skala yang jauh lebih besar,&#8221; pungkas Emiliano Glaviano, rekan peneliti dari INAF. (Space\/Z-2)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/teknologi\/900880\/mencari-gaya-fundamental-kelima-alam-semesta-lewat-gravitasi-kuantum\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ilustrasi karya seniman tentang hubungan antara gravitasi kuantum dan kemungkinan penyimpangan dari hukum Newton.(INAF) SELAMA puluhan tahun, para ilmuwan terus mencari gaya fundamental kelima di alam semesta. Gaya misterius ini diharapkan mampu menjelaskan fenomena kosmis yang belum terpecahkan, seperti energi gelap (dark energy) dan materi gelap (dark matter). Selama ini, isi kosmos kita hanya bisa [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":57991,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-57990","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/57990","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=57990"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/57990\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/57991"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=57990"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=57990"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=57990"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}