{"id":57944,"date":"2026-06-16T01:42:26","date_gmt":"2026-06-16T01:42:26","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/06\/16\/eks-striker-wolverhampton-wanderers-rafa-mir-divonis-85-tahun-penjara-dalam-kasus-kekerasan-seksual\/"},"modified":"2026-06-16T01:42:26","modified_gmt":"2026-06-16T01:42:26","slug":"eks-striker-wolverhampton-wanderers-rafa-mir-divonis-85-tahun-penjara-dalam-kasus-kekerasan-seksual","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/06\/16\/eks-striker-wolverhampton-wanderers-rafa-mir-divonis-85-tahun-penjara-dalam-kasus-kekerasan-seksual\/","title":{"rendered":"Eks Striker Wolverhampton Wanderers Rafa Mir Divonis 8,5 Tahun Penjara dalam Kasus Kekerasan Seksual"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/06\/16\/1781573841_185f5694fa6eaf614298.jpg\" alt=\"Eks Striker Wolverhampton Wanderers Rafa Mir Divonis 8,5 Tahun Penjara dalam Kasus Kekerasan Seksual\"\/><figcaption>Penyerang Elche Rafa Mir(AFP\/Thomas COEX)<\/figcaption><\/figure>\n<p>KABAR mengejutkan datang dari jagat sepak bola Spanyol. Mantan penyerang <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/wolverhampton-wanderers\" title=\"wolverhampton wanderers\">Wolverhampton Wanderers<\/a> dan Nottingham Forest, <strong><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/rafa-mir\" title=\"Rafa Mir\">Rafa Mir<\/a><\/strong>, resmi dijatuhi hukuman penjara selama delapan setengah tahun setelah dinyatakan bersalah atas kasus <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/kekerasan-seksual\" title=\"Kekerasan Seksual\">kekerasan seksual<\/a>.<\/p>\n<p>Keputusan tersebut dirilis oleh pengadilan di Valencia pada Senin (15\/6\/2026) waktu setempat. Mir, yang kini berusia 28 tahun, terbukti melakukan penyerangan terhadap seorang wanita di kediamannya di Betera, Valencia. Insiden tersebut terjadi setelah Mir dan rekannya, Pablo Jara, bertemu dengan dua wanita di sebuah klub malam di Valencia pada September 2024.<\/p>\n<h2>Rincian Vonis dan Kompensasi<\/h2>\n<p>Berdasarkan pernyataan resmi pengadilan, Mir menerima hukuman tujuh tahun penjara untuk dakwaan kekerasan seksual dan tambahan satu tahun enam bulan penjara atas serangan yang menyebabkan cedera fisik.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/sepak-bola\/851508\/elche-vs-sevilla-brace-akor-adams-buyarkan-kemenangan-tuan-rumah\" title=\"Elche vs Sevilla: Brace Akor Adams Buyarkan Kemenangan Tuan Rumah\" target=\"_blank\">Elche vs Sevilla: Brace Akor Adams Buyarkan Kemenangan Tuan Rumah<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Selain hukuman kurungan, pemain yang saat ini membela <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/elche\" title=\"Elche\">Elche<\/a> dengan status pinjaman dari <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/sevilla\" title=\"sevilla\">Sevilla<\/a> tersebut diwajibkan membayar kompensasi sebesar 64.000 euro (sekitar Rp1,1 miliar) kepada korban.<\/p>\n<p>Rekan Mir, Pablo Jara, juga tidak luput dari jeratan hukum. Jara dijatuhi hukuman dua tahun penjara atas kekerasan seksual terhadap korban kedua, ditambah enam bulan penjara atas pelanggaran integritas moral, serta denda sebesar 6.280 euro.<\/p>\n<div style=\"border: 1px solid #ccc; padding: 15px; background-color: #f9f9f9; margin-bottom: 20px;\"><strong>Statistik &amp; Data Kasus Rafa Mir:<\/strong><\/p>\n<table style=\"width: 100%; border-collapse: collapse; margin-top: 10px;\">&#13;<\/p>\n<tbody>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px;\"><strong>Total Hukuman<\/strong><\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px;\">8 Tahun 6 Bulan Penjara<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px;\"><strong>Denda Kompensasi<\/strong><\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px;\">64.000 Euro<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px;\"><strong>Klub Saat Ini<\/strong><\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px;\">Elche (Pinjaman dari Sevilla)<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px;\"><strong>Lokasi Kejadian<\/strong><\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px;\">Betera, Valencia, Spanyol<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<br \/>\n\t<\/tbody>\n<p>&#13;<br \/>\n<\/table>\n<\/div>\n<h2>Respons Sevilla dan Upaya Banding<\/h2>\n<p>Sevilla, sebagai klub pemilik Rafa Mir, langsung mengeluarkan pernyataan resmi menanggapi vonis tersebut. Pihak klub menegaskan komitmen mereka dalam menghormati proses hukum yang berjalan.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/sepak-bola\/851416\/preview-la-liga-elche-vs-sevilla-ujian-mental-los-nervionenses-di-tengah-krisis\" title=\"Preview La Liga: Elche vs Sevilla, Ujian Mental Los Nervionenses di Tengah Krisis\" target=\"_blank\">Preview La Liga: Elche vs Sevilla, Ujian Mental Los Nervionenses di Tengah Krisis<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&#8220;Sevilla menyatakan rasa hormat yang setinggi-tingginya terhadap prosedur peradilan dan menyatakan kecaman keras serta tidak ragu-ragu terhadap segala jenis kekerasan, pelecehan, atau serangan seksual. Perilaku seperti itu tidak memiliki tempat dalam masyarakat kita atau dalam nilai-nilai yang dipromosikan oleh olahraga,&#8221; tulis pernyataan resmi klub asal Andalusia tersebut.<\/p>\n<p>Di sisi lain, Rafa Mir melalui akun Instagram pribadinya menyatakan ketidaksetujuannya terhadap putusan hakim. Ia menegaskan akan mengajukan banding dalam beberapa hari ke depan.<\/p>\n<p>&#8220;Saya tidak setuju dengan putusan tersebut dan kami akan mengajukan banding. Saya tetap memiliki keyakinan pada sistem peradilan,&#8221; tulis Mir.<\/p>\n<h2>Rekam Jejak Karier<\/h2>\n<p>Rafa Mir sempat digadang-gadang sebagai talenta berbakat Spanyol saat pindah ke Wolves dari Valencia pada 2018. Namun, ia hanya mencatatkan empat penampilan untuk klub Inggris tersebut sebelum menjalani serangkaian masa pinjaman di Nottingham Forest, Las Palmas, dan Huesca.<\/p>\n<p>Ia kemudian bergabung dengan Sevilla secara permanen pada 2021 dan menjadi bagian dari skuad timnas Spanyol yang meraih medali perak di Olimpiade Tokyo. Saat penangkapan pertamanya pada September 2024, Mir tengah menjalani masa peminjaman di Valencia sebelum akhirnya pindah ke Elche. (bbc\/Z-1)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/sepak-bola\/900917\/eks-striker-wolverhampton-wanderers-rafa-mir-divonis-85-tahun-penjara-dalam-kasus-kekerasan-seksual\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Penyerang Elche Rafa Mir(AFP\/Thomas COEX) KABAR mengejutkan datang dari jagat sepak bola Spanyol. Mantan penyerang Wolverhampton Wanderers dan Nottingham Forest, Rafa Mir, resmi dijatuhi hukuman penjara selama delapan setengah tahun setelah dinyatakan bersalah atas kasus kekerasan seksual. Keputusan tersebut dirilis oleh pengadilan di Valencia pada Senin (15\/6\/2026) waktu setempat. Mir, yang kini berusia 28 tahun, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":57945,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-57944","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/57944","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=57944"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/57944\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/57945"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=57944"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=57944"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=57944"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}