{"id":57938,"date":"2026-06-16T01:28:45","date_gmt":"2026-06-16T01:28:45","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/06\/16\/kepolisian-australia-selidiki-dugaan-pemerkosaan-dan-penyiksaan-aktivis-bantuan-gaza-oleh-pasukan-israel\/"},"modified":"2026-06-16T01:28:45","modified_gmt":"2026-06-16T01:28:45","slug":"kepolisian-australia-selidiki-dugaan-pemerkosaan-dan-penyiksaan-aktivis-bantuan-gaza-oleh-pasukan-israel","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/06\/16\/kepolisian-australia-selidiki-dugaan-pemerkosaan-dan-penyiksaan-aktivis-bantuan-gaza-oleh-pasukan-israel\/","title":{"rendered":"Kepolisian Australia Selidiki Dugaan Pemerkosaan dan Penyiksaan Aktivis Bantuan Gaza oleh Pasukan Israel"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/06\/16\/1781572902_824b1c59966ece8b2f43.jpg\" alt=\"Kepolisian Australia Selidiki Dugaan Pemerkosaan dan Penyiksaan Aktivis Bantuan Gaza oleh Pasukan Israel\"\/><figcaption>Aktivis Juliet Lamont (Kanan)(Instagram)<\/figcaption><\/figure>\n<p>KEPOLISIAN Federal Australia (AFP) tengah menyelidiki klaim pasukan <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/israel\" title=\"Israel\">Israel<\/a> melakukan pemerkosaan dan penyiksaan terhadap sekelompok aktivis kemanusiaan. Para aktivis tersebut sebelumnya ditahan setelah mencoba menyalurkan bantuan ke Gaza menggunakan kapal laut.<\/p>\n<p>Langkah penyelidikan ini diumumkan tidak lama setelah empat aktivis perempuan, yang merupakan bagian dari armada kapal <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/global-sumud\" title=\"Global Sumud\">Global Sumud<\/a> pada Mei lalu, menghadiri pertemuan dengan Menteri Luar Negeri Australia Penny Wong serta sejumlah pejabat senior, termasuk pihak kepolisian pada hari Senin.<\/p>\n<p>Tercatat ada sebelas warga negara Australia di antara ratusan aktivis yang ditahan pasukan Israel pada 18 Mei, setelah armada kemanusiaan yang menuju Gaza tersebut dicegat di tengah laut.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/internasional\/779346\/tragedi-anak-anak-gaza-dari-harapan-hingga-kehilangan\" title=\"Tragedi Anak-Anak Gaza: Dari Harapan hingga Kehilangan\" target=\"_blank\">Tragedi Anak-Anak Gaza: Dari Harapan hingga Kehilangan<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Selepas pertemuan pada hari Senin, salah satu aktivis, Juliet Lamont, menyatakan bahwa Menlu Penny Wong memercayai klaim yang diajukan oleh kelompok tersebut. Pihak kepolisian juga telah mengindikasikan akan mengambil tindakan hukum.<\/p>\n<p>&#8220;Mereka telah berkomitmen untuk melakukan penyelidikan independen terhadap tuduhan penculikan, pelecehan, pemerkosaan, dan penyiksaan yang kami ajukan,&#8221; ujar Lamont kepada awak media.<\/p>\n<p>Pihak AFP mengonfirmasi mereka telah memulai proses penyelidikan awal terkait pemaparan kasus ini.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/internasional\/773865\/direktur-rs-indonesia-di-gaza-desak-pemerintah-beri-tekanan-supaya-israel-sepakati-gencatan-senjata\" title=\"Direktur RS Indonesia di Gaza Desak Pemerintah Beri Tekanan Supaya Israel Sepakati Gencatan Senjata\" target=\"_blank\">Direktur RS Indonesia di Gaza Desak Pemerintah Beri Tekanan Supaya Israel Sepakati Gencatan Senjata<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&#8220;AFP telah memulai penyelidikan terhadap tuduhan yang dibuat oleh perwakilan kelompok tersebut,&#8221; kata seorang juru bicara AFP, seraya menambahkan kepolisian menggunakan &#8220;pendekatan yang berpusat pada korban dan peka terhadap trauma.&#8221;<\/p>\n<p>&#8220;AFP akan memberikan pembaruan informasi pada waktu yang tepat,&#8221; lanjut juru bicara tersebut.<\/p>\n<p>Pertemuan tersebut merupakan kali pertama Menlu Penny Wong bertatap muka langsung dengan para aktivis. Juru bicara kantor Menlu menyatakan kesempatan ini digunakan Wong untuk mendengarkan langsung pengalaman pahit yang mereka alami. Wong dilaporkan telah berulang kali mengangkat isu tuduhan ini kepada pihak Israel dan mendesak adanya penyelidikan yang transparan.<\/p>\n<p>&#8220;Menteri Wong telah mengecam tindakan otoritas Israel dan perilaku Menteri Israel Ben-Gvir yang telah kami jatuhi sanksi,&#8221; ungkap juru bicara Wong.<\/p>\n<p>Sebelumnya, gelombang kecaman internasional meluas setelah menteri sayap kanan Israel, Itamar Ben-Gvir, mengunggah sebuah video yang memperlihatkan dirinya tengah mengejek para aktivis yang sedang berlutut dengan tangan terikat di belakang punggung. Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, belakangan sempat menegaskan tindakan Ben-Gvir tersebut tidak sejalan dengan nilai dan norma Israel.<\/p>\n<p>Di sisi lain, Kedutaan Besar Israel di Australia membantah keras tuduhan tersebut. Pihak kedutaan justru menuduh balik para aktivis sebagai provokator profesional dan mengklaim tuduhan mereka telah terbukti palsu.<\/p>\n<p>&#8220;Mengenai klaim mereka tentang kekerasan fisik dan seksual, hingga saat ini, tidak ada bukti kredibel yang diajukan, dan tidak ada keluhan resmi yang disampaikan kepada kedutaan,&#8221; tulis pernyataan pihak kedutaan seperti dikutip oleh lembaga penyiaran nasional ABC. (BBC\/Z-2)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/internasional\/900912\/kepolisian-australia-selidiki-dugaan-pemerkosaan-dan-penyiksaan-aktivis-bantuan-gaza-oleh-pasukan-israel\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Aktivis Juliet Lamont (Kanan)(Instagram) KEPOLISIAN Federal Australia (AFP) tengah menyelidiki klaim pasukan Israel melakukan pemerkosaan dan penyiksaan terhadap sekelompok aktivis kemanusiaan. Para aktivis tersebut sebelumnya ditahan setelah mencoba menyalurkan bantuan ke Gaza menggunakan kapal laut. Langkah penyelidikan ini diumumkan tidak lama setelah empat aktivis perempuan, yang merupakan bagian dari armada kapal Global Sumud pada Mei [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":57939,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-57938","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/57938","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=57938"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/57938\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/57939"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=57938"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=57938"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=57938"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}