{"id":57490,"date":"2026-06-15T05:41:43","date_gmt":"2026-06-15T05:41:43","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/06\/15\/menghilangkan-gula-sepenuhnya-dari-diet-justru-bisa-berdampak-buruk\/"},"modified":"2026-06-15T05:41:43","modified_gmt":"2026-06-15T05:41:43","slug":"menghilangkan-gula-sepenuhnya-dari-diet-justru-bisa-berdampak-buruk","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/06\/15\/menghilangkan-gula-sepenuhnya-dari-diet-justru-bisa-berdampak-buruk\/","title":{"rendered":"Menghilangkan Gula Sepenuhnya dari Diet Justru Bisa Berdampak Buruk"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/06\/15\/1781476556_f1694981797addd868e0.jpg\" alt=\"Menghilangkan Gula Sepenuhnya dari Diet Justru Bisa Berdampak Buruk\"\/><figcaption>Ilustrasi(Magnific)<\/figcaption><\/figure>\n<p>MENGHILANGKAN asupan gula sama sekali sering dianggap sebagai langkah paling sehat dalam menjalani diet. Namun, sebuah studi baru yang mengejutkan justru menunjukkan memangkas gula sepenuhnya dapat berbalik merugikan tubuh.<\/p>\n<p>Penelitian terbaru yang dipresentasikan pada pertemuan tahunan The Endocrine Society (ENDO 2026) di Chicago menunjukkan menghapus gula secara total dari menu makanan dapat memicu efek samping yang tidak terduga pada <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/kesehatan-usus\" title=\"kesehatan usus\">kesehatan usus<\/a> dan metabolisme.<\/p>\n<p>Para peneliti dari Dasman Diabetes Institute di Kuwait melakukan eksperimen selama 16 minggu pada tikus. Mereka membandingkan kelompok tikus yang diberi diet rendah lemak tanpa sukrosa (salah satu bentuk gula umum) dengan kelompok kontrol yang diberi diet rendah lemak tetapi masih mengandung sukrosa.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/jelita\/897791\/tak-hanya-skincare-tren-beauty-from-within-kian-dilirik-untuk-menjaga-kesehatan-kulit\" title=\"Tak Hanya Skincare, Tren Beauty From Within Kian Dilirik untuk Menjaga Kesehatan Kulit\" target=\"_blank\">Tak Hanya Skincare, Tren Beauty From Within Kian Dilirik untuk Menjaga Kesehatan Kulit<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&#8220;Menghilangkan sukrosa sepenuhnya dari diet rendah lemak secara tak terduga dapat mengganggu kesehatan usus serta memicu peradangan dan disfungsi metabolisme. Hal ini menyoroti nutrisi yang seimbang lebih penting daripada sekadar menghilangkan gula,&#8221; ujar Rasheed Ahmad, Ph.D., ilmuwan utama dan kepala Departemen Imunologi &amp; Mikrobiologi di Dasman Diabetes Institute.<\/p>\n<p>Meskipun kedua kelompok tikus mempertahankan berat badan yang serupa, tikus yang menjalani diet bebas sukrosa mengalami berbagai perubahan kesehatan yang negatif. Para peneliti menemukan adanya penurunan kontrol gula darah, resistensi insulin, ketidakseimbangan mikrobiota usus, peradangan usus, serta tanda-tanda yang berkaitan dengan penyakit perlemakan hati (fatty liver).<\/p>\n<p>&#8220;Temuan ini menunjukkan penghapusan sukrosa secara total dari diet rendah lemak dapat berdampak negatif pada mikrobiota usus dan kesehatan metabolisme,&#8221; tambah Ahmad. &#8220;Studi ini menekankan pentingnya menjaga keseimbangan karbohidrat dalam makanan untuk mendukung homeostasis usus dan imun.&#8221;<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/893810\/awareness-kesehatan-usus-meningkat-produk-probiotik-kian-variatif\" title=\"Awareness Kesehatan Usus Meningkat, Produk Probiotik Kian Variatif\" target=\"_blank\">Awareness Kesehatan Usus Meningkat, Produk Probiotik Kian Variatif<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Sebelumnya, dampak dari diet rendah lemak yang sangat ketat hingga mengeliminasi gula secara total belum banyak diketahui. Melalui hasil ini, para peneliti berharap pandangan masyarakat terhadap pembatasan gula yang ekstrem dapat berubah.<\/p>\n<p>&#8220;Penelitian ini dapat memengaruhi rekomendasi diet di masa depan dengan menekankan pentingnya menjaga mikrobioma usus yang sehat, alih-alih hanya berfokus pada pembatasan gula,&#8221; kata Ahmad.\u00a0<\/p>\n<p>&#8220;Dalam jangka panjang, temuan ini dapat membantu meningkatkan strategi pencegahan dan pengelolaan gangguan metabolisme, penyakit perlemakan hati, serta kondisi peradangan kronis.&#8221;<\/p>\n<p>Pihak institut juga menegaskan bahwa penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih dalam mengenai penyakit metabolisme demi meningkatkan kesehatan masyarakat secara luas. (Science Daily\/Z-2)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/900531\/menghilangkan-gula-sepenuhnya-dari-diet-justru-bisa-berdampak-buruk\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ilustrasi(Magnific) MENGHILANGKAN asupan gula sama sekali sering dianggap sebagai langkah paling sehat dalam menjalani diet. Namun, sebuah studi baru yang mengejutkan justru menunjukkan memangkas gula sepenuhnya dapat berbalik merugikan tubuh. Penelitian terbaru yang dipresentasikan pada pertemuan tahunan The Endocrine Society (ENDO 2026) di Chicago menunjukkan menghapus gula secara total dari menu makanan dapat memicu efek [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":57491,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-57490","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/57490","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=57490"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/57490\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/57491"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=57490"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=57490"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=57490"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}