{"id":57111,"date":"2026-06-14T10:00:38","date_gmt":"2026-06-14T10:00:38","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/06\/14\/kuba-perbaiki-ekonomi-lewat-reformasi\/"},"modified":"2026-06-14T10:00:38","modified_gmt":"2026-06-14T10:00:38","slug":"kuba-perbaiki-ekonomi-lewat-reformasi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/06\/14\/kuba-perbaiki-ekonomi-lewat-reformasi\/","title":{"rendered":"Kuba Perbaiki Ekonomi Lewat Reformasi"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/06\/14\/1781430816_0be5774289a336ee703d.png\" alt=\"Kuba Perbaiki Ekonomi Lewat Reformasi\"\/><figcaption>Presiden Kuba, Miguel Diaz-Canel.(AFP)<\/figcaption><\/figure>\n<p>PRESIDEN <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/kuba\" title=\"Kuba\">Kuba<\/a>, <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/miguel-diaz-canel\" title=\"Miguel Diaz-Canel\">Miguel Diaz-Canel<\/a> mengumumkan paket <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/reformasi\" title=\"Reformasi\">reformasi<\/a> menyeluruh yang bertujuan menghidupkan kembali perekonomian, mengurangi sentralisasi, dan memberikan otonomi yang lebih besar kepada berbagai sektor masyarakat.<\/p>\n<p>Dalam pidato yang disiarkan televisi pemerintah, Diaz-Canel menegaskan bahwa reformasi tersebut bukan dilakukan sebagai respons terhadap tekanan dari Amerika Serikat, melainkan untuk memperkuat model <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/ekonomi\" title=\"Ekonomi\">ekonomi<\/a> negara itu.<\/p>\n<p>\u201cNegara ini tidak tinggal diam. Negara ini secara cerdas menghadapi seluruh keadaan. Kami tidak dapat mengungkapkan secara terbuka semua yang kami lakukan karena musuh mengawasi setiap langkah yang kami ambil. Respons kami harus berupa persatuan dan solidaritas,\u201d kata Diaz-Canel, dikutip Minggu (14\/6).<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/internasional\/897253\/as-jatuhkan-sanksi-baru-terhadap-presiden-kuba-dan-keluarga-castro\" title=\"AS Jatuhkan Sanksi Baru Terhadap Presiden Kuba dan Keluarga Castro\" target=\"_blank\">AS Jatuhkan Sanksi Baru Terhadap Presiden Kuba dan Keluarga Castro<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Ia menjelaskan bahwa paket reformasi tersebut akan diajukan dalam beberapa pekan mendatang kepada Biro Politik Partai Komunis Kuba (PCC), salah satu lembaga pengambil keputusan tertinggi di Kuba, sebelum dibahas oleh Majelis Nasional Kekuasaan Rakyat yang merupakan parlemen unikameral negara itu.<\/p>\n<p>Dalam usulan reformasi tersebut, para produsen pertanian akan memperoleh fleksibilitas yang lebih besar. Pemerintah juga akan menghapus peran wajib perusahaan negara sebagai perantara dalam perdagangan luar negeri serta mencabut pembatasan impor kendaraan.<\/p>\n<p>Diaz-Canel menambahkan bahwa pemerintah ingin mendorong investasi asing dan akan memberikan hak yang sama kepada warga Kuba yang tinggal di luar negeri seperti yang dinikmati penduduk di dalam negeri.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/internasional\/893471\/krisis-pangan-kuba-tiongkok-kirim-15000-ton-beras-di-tengah-embargo-as\" title=\"Krisis Pangan Kuba: Tiongkok Kirim 15.000 Ton Beras di Tengah Embargo AS\" target=\"_blank\">Krisis Pangan Kuba: Tiongkok Kirim 15.000 Ton Beras di Tengah Embargo AS<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Sebagai bagian dari upaya meningkatkan efisiensi pemerintahan dan mengurangi birokrasi, jumlah kementerian akan dikurangi dari 27 menjadi 20.<\/p>\n<p>Presiden Kuba juga mengumumkan penghapusan subsidi produk secara bertahap. Bantuan sosial nantinya akan difokuskan kepada kelompok masyarakat yang paling membutuhkan.<\/p>\n<p>Sebagai bagian dari reformasi, Kuba berencana membuka sektor pariwisata bagi model bisnis dan operator baru. Langkah tersebut diambil setelah sejumlah perusahaan asing mengurangi atau menghentikan kegiatannya di negara tersebut akibat sanksi Amerika Serikat.<\/p>\n<p>Beberapa jaringan hotel internasional, termasuk\u00a0Melia Hotels International,\u00a0Iberostar,\u00a0Blue Diamond Resorts, dan\u00a0Archipelago International, mengumumkan penghentian sebagian atau seluruh operasional mereka di Kuba pada Juni akibat sanksi yang diberlakukan Amerika Serikat.<\/p>\n<p>Keputusan tersebut memunculkan ketidakpastian terhadap masa depan sekitar 50 hotel, yang sebagian besar dimiliki negara dan dikelola melalui Gaviota, anak perusahaan dari\u00a0holding\u00a0yang dikendalikan militer, GAESA.<\/p>\n<p>Industri pariwisata Kuba menghadapi kesulitan sejak pandemi COVID-19. Namun, pengetatan sanksi oleh Amerika Serikat sejak Januari semakin memperburuk kondisi dengan memicu penurunan tajam jumlah wisatawan asing. Situasi tersebut mendorong banyak perusahaan asing, termasuk operator hotel dan maskapai penerbangan, meninggalkan Kuba.<\/p>\n<p>Berdasarkan data dari\u00a0National Office of Statistics and Information (ONEI), sebanyak 328.608 wisatawan asing mengunjungi Kuba sepanjang empat bulan pertama tahun 2026. Jumlah itu turun 55,8 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Pada April 2026, Kuba hanya mencatat kedatangan 30.551 wisatawan asing. (Ant\/P-3)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/internasional\/900410\/kuba-perbaiki-ekonomi-lewat-reformasi\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Presiden Kuba, Miguel Diaz-Canel.(AFP) PRESIDEN Kuba, Miguel Diaz-Canel mengumumkan paket reformasi menyeluruh yang bertujuan menghidupkan kembali perekonomian, mengurangi sentralisasi, dan memberikan otonomi yang lebih besar kepada berbagai sektor masyarakat. Dalam pidato yang disiarkan televisi pemerintah, Diaz-Canel menegaskan bahwa reformasi tersebut bukan dilakukan sebagai respons terhadap tekanan dari Amerika Serikat, melainkan untuk memperkuat model ekonomi negara [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":57112,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-57111","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/57111","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=57111"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/57111\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/57112"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=57111"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=57111"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=57111"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}