{"id":56935,"date":"2026-06-13T23:12:58","date_gmt":"2026-06-13T23:12:58","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/06\/13\/wataru-endo-pensiun-mendadak-dari-timnas-jepang-hajime-moriyasu-minta-maaf-sambil-menangis\/"},"modified":"2026-06-13T23:12:58","modified_gmt":"2026-06-13T23:12:58","slug":"wataru-endo-pensiun-mendadak-dari-timnas-jepang-hajime-moriyasu-minta-maaf-sambil-menangis","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/06\/13\/wataru-endo-pensiun-mendadak-dari-timnas-jepang-hajime-moriyasu-minta-maaf-sambil-menangis\/","title":{"rendered":"Wataru Endo Pensiun Mendadak dari Timnas Jepang, Hajime Moriyasu Minta Maaf Sambil Menangis"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/06\/14\/1781391651_e3bcc2cd87d7bdf95065.jpg\" alt=\"Wataru Endo Pensiun Mendadak dari Timnas Jepang, Hajime Moriyasu Minta Maaf Sambil Menangis\"\/><figcaption>Pelatih Jepang, Hajime Moriyasu, meminta maaf secara emosional setelah mencoret kapten Wataru Endo dari skuad Piala Dunia 2026 hingga memicu keputusan pensiun.(AFP)<\/figcaption><\/figure>\n<p>PELATIH Tim nasional Jepang, <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/hajime-moriyasu\" title=\"Hajime Moriyasu\">Hajime Moriyasu<\/a>, menyampaikan permohonan maaf yang sangat emosional setelah keputusan mengejutkannya berujung pada berakhirnya mimpi Piala Dunia sang kapten, <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/wataru-endo\" title=\"Wataru Endo\">Wataru Endo<\/a>. Gelandang asal Liverpool tersebut secara mendadak mengumumkan pensiun dari sepak bola internasional setelah dicoret dari skuad akibat cedera.<\/p>\n<p>Endo mengumumkan keputusan gantung sepatu dari timnas pada Kamis, setelah dirinya dipastikan gagal pulih tepat waktu dari cedera kaki. Padahal, Jepang akan segera melakoni laga pembuka Grup F melawan Belanda di Dallas pada Minggu.<\/p>\n<p>Moriyasu menegaskan keputusan untuk tidak melibatkan pemain berusia 33 tahun tersebut murni merupakan pilihannya demi kebaikan tim. Endo menutup karier internasionalnya dengan catatan 73 caps dan empat gol sejak debutnya pada 2015.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/sepak-bola\/781165\/hajime-moriyasu-tuntut-timnas-jepang-bermain-lebih-baik-lagi\" title=\"Hajime Moriyasu Tuntut Timnas Jepang Bermain Lebih Baik Lagi\" target=\"_blank\">Hajime Moriyasu Tuntut Timnas Jepang Bermain Lebih Baik Lagi<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&#8220;Pada akhirnya saya melihat apakah dia bisa tampil atau tidak, dan tetap berada di dalam tim atau tidak. Akulah yang membuat keputusan akhir,&#8221; ujar Moriyasu dengan penuh emosi kepada wartawan di stadion ber-AC yang juga markas tim NFL Dallas Cowboys tersebut.<\/p>\n<p>Moriyasu mengaku merasa sangat bersalah saat harus menyampaikan keputusan berat tersebut langsung kepada sang kapten.<\/p>\n<p>&#8220;Ketika saya menyampaikan pesan itu kepada Wataru&#8230; Saya merasa sangat bersalah harus menyampaikan pesan seperti itu kepadanya. Tentu saja mustahil untuk mengetahui secara pasti bagaimana perasaannya atau mengetahui apa yang dipikirkannya, tetapi dia sangat pengertian dan penuh rasa hormat,&#8221; ungkap Moriyasu.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/sepak-bola\/780802\/wataru-endo-pastikan-timnas-jepang-akan-buktikan-diri-sebagai-tim-terbaik-grup-c\" title=\"Wataru Endo Pastikan Timnas Jepang akan Buktikan Diri Sebagai Tim Terbaik Grup C\" target=\"_blank\">Wataru Endo Pastikan Timnas Jepang akan Buktikan Diri Sebagai Tim Terbaik Grup C<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&#8220;Tentu saja dia terluka. Anggota keluarga dan semua orang yang dia cintai, bahkan para suporter atau orang lain yang mendukungnya&#8230; mereka juga terluka. Saya benar-benar ingin meminta maaf yang sebesarnya secara pribadi kepada mereka. Demi tim dan juga demi negara, keputusan itu harus diambil. Itu keputusan yang sulit,&#8221; tambahnya.<\/p>\n<p>Jepang sendiri digadang-gadang menjadi tim kuda hitam yang bisa melangkah jauh di Piala Dunia kali ini, menyusul kemenangan impresif atas Inggris di Wembley dalam laga uji coba menjelang turnamen. Moriyasu pun meminta anak asuhnya untuk tidak terpuruk, meskipun mereka harus kehilangan Endo dan winger Brighton, Kaoru Mitoma, yang juga mengalami cedera.<\/p>\n<p>&#8220;Ketika hal yang tidak terduga terjadi, kita harus memastikan bahwa kita tidak terlalu kecewa atau terkejut,&#8221; kata pelatih yang sukses menumbangkan Spanyol dan Jerman di Piala Dunia 2022 lalu itu.<\/p>\n<p>&#8220;Kita bisa saja dianggap sebagai kuda hitam, tetapi untuk melakukan itu, kita harus keluar dari cangkang tempat kita bersembunyi dan mencoba melangkah hingga batas kemampuan,&#8221; pungkas Moriyasu. Selain Jepang dan Belanda, Grup F juga dihuni oleh Tunisia dan Swedia. (AFP\/Z-2)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/internasional\/900294\/wataru-endo-pensiun-mendadak-dari-timnas-jepang-hajime-moriyasu-minta-maaf-sambil-menangis\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pelatih Jepang, Hajime Moriyasu, meminta maaf secara emosional setelah mencoret kapten Wataru Endo dari skuad Piala Dunia 2026 hingga memicu keputusan pensiun.(AFP) PELATIH Tim nasional Jepang, Hajime Moriyasu, menyampaikan permohonan maaf yang sangat emosional setelah keputusan mengejutkannya berujung pada berakhirnya mimpi Piala Dunia sang kapten, Wataru Endo. Gelandang asal Liverpool tersebut secara mendadak mengumumkan pensiun [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":56936,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-56935","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/56935","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=56935"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/56935\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/56936"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=56935"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=56935"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=56935"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}