{"id":56909,"date":"2026-06-13T18:43:08","date_gmt":"2026-06-13T18:43:08","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/06\/13\/jejak-sang-dokter-jamban-menghadirkan-martabat-dari-ruang-sanitasi\/"},"modified":"2026-06-13T18:43:08","modified_gmt":"2026-06-13T18:43:08","slug":"jejak-sang-dokter-jamban-menghadirkan-martabat-dari-ruang-sanitasi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/06\/13\/jejak-sang-dokter-jamban-menghadirkan-martabat-dari-ruang-sanitasi\/","title":{"rendered":"Jejak Sang Dokter Jamban Menghadirkan Martabat dari Ruang Sanitasi"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/06\/13\/1781349430_fedbfc32f3e27c2fe5f3.png\" alt=\"Jejak Sang Dokter Jamban Menghadirkan Martabat dari Ruang Sanitasi\"\/><figcaption>Universitas Diponegoro (UNDIP) memperkuat komitmennya dalam peningkatan kesehatan masyarakat dengan menggandeng alumnus Fakultas Kedokteran angkatan 1982, Dr. dr. Budi Laksono, M.HSc., yang dikenal sebagai \u201cDokter Jamban\u201d, untuk melanjutkan gerakan pembang(Dok. Istimewa)<\/figcaption><\/figure>\n<p>DI banyak sudut Indonesia, persoalan sanitasi masih menjadi kenyataan pahit yang membayangi kehidupan masyarakat. Terutama di daerah yang kerap diterpa rob, pemukiman di atas air, hingga wilayah dengan kondisi geografis ekstrem. Di sana, kehadiran jamban sehat bukan sekadar fasilitas fisik, melainkan pintu gerbang menuju kehidupan yang lebih bermartabat dan sehat.<\/p>\n<p>Berangkat dari keprihatinan tersebut, sebuah gerakan besar lahir dari sinergi dunia akademik. Universitas Diponegoro (<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/undip\" title=\"Undip\">UNDIP<\/a>) secara resmi menggandeng alumnusnya, <strong>Dr. dr. Budi Laksono, M.HSc.<\/strong>, sosok yang dikenal luas sebagai &#8220;<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/dokter-jamban\" title=\"Dokter Jamban\">Dokter Jamban<\/a>&#8220;, untuk memperluas jangkauan inovasi sanitasi di seluruh pelosok negeri.<\/p>\n<h2>Kolaborasi Strategis UNDIP dan Sang Inovator<\/h2>\n<p>Komitmen penguatan kesehatan masyarakat ini ditegaskan dalam audiensi antara Dr. Budi Laksono dengan Rektor UNDIP, <strong>Prof. Dr. Suharnomo, S.E., M.Si.<\/strong>, di Gedung Widya Puraya, Kampus UNDIP Tembalang pada Rabu (10\/6\/2026). Dr. Budi, yang merupakan alumnus Fakultas Kedokteran UNDIP angkatan 1982, membawa misi besar untuk menuntaskan masalah buang air besar sembarangan (BABS) melalui teknologi tepat guna.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/897386\/undip-gelar-icoseg-2026-perkuat-kolaborasi-global-untuk-pembangunan-berkelanjutan\" title=\"Undip Gelar ICOSEG 2026, Perkuat Kolaborasi Global untuk Pembangunan Berkelanjutan\" target=\"_blank\">Undip Gelar ICOSEG 2026, Perkuat Kolaborasi Global untuk Pembangunan Berkelanjutan<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Rektor UNDIP mengapresiasi dedikasi luar biasa Dr. Budi. Menurut Prof. Suharnomo, inovasi yang dikembangkan bukan sekadar teori akademik, melainkan solusi nyata yang langsung menyentuh akar permasalahan di masyarakat.<\/p>\n<h2>Inovasi Sanitasi di Medan Ekstrem<\/h2>\n<p>Dr. Budi Laksono dikenal karena keberhasilannya menciptakan solusi sanitasi di wilayah-wilayah sulit yang selama ini terabaikan. Beberapa inovasi unggulannya meliputi:<\/p>\n<ul>&#13;<\/p>\n<li><strong>Jamban Amfibi:<\/strong> Dirancang khusus untuk wilayah yang memiliki fluktuasi permukaan air tinggi atau daerah rawa.<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li><strong>Jamban Terbang:<\/strong> Solusi inovatif untuk wilayah terdampak rob permanen, di mana infrastruktur konvensional tidak mungkin dibangun.<\/li>\n<p>&#13;\n<\/ul>\n<p>Hingga saat ini, melalui kolaborasi dengan TNI AD dan berbagai mitra strategis, Dr. Budi telah berkontribusi dalam pembangunan lebih dari <strong>satu juta jamban sehat<\/strong>. Gerakan ini telah memberikan manfaat langsung bagi jutaan warga Indonesia dalam meningkatkan kualitas hidup mereka.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/882181\/ditemukan-peserta-utbk-undip-semarang-berupaya-lakukan-kecurangan\" title=\"Ditemukan Peserta UTBK Undip Semarang Berupaya Lakukan Kecurangan\" target=\"_blank\">Ditemukan Peserta UTBK Undip Semarang Berupaya Lakukan Kecurangan<\/a><\/strong><\/p>\n<p><strong>Catatan Penting:<\/strong> &#8220;Jamban merupakan indikator vital kesehatan lingkungan. Sanitasi yang buruk adalah pemicu utama berbagai penyakit menular dan menjadi salah satu faktor risiko tertinggi angka stunting di Indonesia,&#8221; tegas Dr. Budi Laksono.<\/p>\n<h2>Ekspansi Melalui Riset dan Pengabdian<\/h2>\n<p>UNDIP sebelumnya telah sukses mengadopsi inovasi Jamban Terbang di Desa Tugu, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak\u2014wilayah yang menjadi langganan rob. Ke depan, melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM), program ini akan diperluas secara masif.<\/p>\n<p>Langkah strategis yang akan diambil meliputi:<\/p>\n<ol>&#13;<\/p>\n<li><strong>Integrasi KKN:<\/strong> Melibatkan mahasiswa dalam edukasi dan pembangunan fisik sanitasi di desa-desa tertinggal.<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li><strong>Penguatan Riset:<\/strong> Mengembangkan material jamban yang lebih ekonomis namun tahan lama.<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li><strong>Advokasi Kebijakan:<\/strong> Mendorong pemerintah daerah untuk mengadopsi model sanitasi ini dalam skala kebijakan publik.<\/li>\n<p>&#13;\n<\/ol>\n<p>Upaya kolektif ini diharapkan tidak hanya memenuhi target akses sanitasi layak nasional, tetapi juga mempercepat pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) di Indonesia, khususnya pada poin kesehatan dan kesejahteraan serta akses air bersih dan sanitasi. (HT\/I-1)<\/p>\n<h2>FAQ: Mengenal Gerakan Jamban Sehat<\/h2>\n<table style=\"width: 100%; border-collapse: collapse; margin-top: 10px;\">&#13;<\/p>\n<tbody>&#13;<\/p>\n<tr style=\"border-bottom: 1px solid #ddd;\">&#13;<\/p>\n<th style=\"text-align: left; padding: 8px; width: 30%;\">Pertanyaan<\/th>\n<p>&#13;<\/p>\n<th style=\"text-align: left; padding: 8px;\">Penjelasan<\/th>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<\/p>\n<tr style=\"border-bottom: 1px solid #ddd;\">&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 8px;\">Apa itu Jamban Terbang?<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 8px;\">Sistem sanitasi yang dibangun di atas permukaan air atau lahan rob dengan teknologi pengolahan limbah yang tidak mencemari lingkungan sekitar.<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<\/p>\n<tr style=\"border-bottom: 1px solid #ddd;\">&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 8px;\">Mengapa sanitasi berpengaruh pada stunting?<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 8px;\">Sanitasi buruk menyebabkan infeksi berulang (seperti diare) pada anak, yang menghambat penyerapan nutrisi secara optimal selama masa pertumbuhan.<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 8px;\">Siapa saja mitra gerakan ini?<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"padding: 8px;\">Universitas Diponegoro, TNI AD, pemerintah daerah, dan berbagai sektor swasta melalui program CSR.<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<br \/>\n\t<\/tbody>\n<p>&#13;<br \/>\n<\/table>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/nusantara\/900198\/jejak-sang-dokter-jamban-menghadirkan-martabat-dari-ruang-sanitasi\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Universitas Diponegoro (UNDIP) memperkuat komitmennya dalam peningkatan kesehatan masyarakat dengan menggandeng alumnus Fakultas Kedokteran angkatan 1982, Dr. dr. Budi Laksono, M.HSc., yang dikenal sebagai \u201cDokter Jamban\u201d, untuk melanjutkan gerakan pembang(Dok. Istimewa) DI banyak sudut Indonesia, persoalan sanitasi masih menjadi kenyataan pahit yang membayangi kehidupan masyarakat. Terutama di daerah yang kerap diterpa rob, pemukiman di atas [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":56910,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-56909","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/56909","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=56909"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/56909\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/56910"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=56909"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=56909"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=56909"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}