{"id":56814,"date":"2026-06-13T14:27:03","date_gmt":"2026-06-13T14:27:03","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/06\/13\/gelap-yang-bermakna-satu-jam-kepedulian-jakarta-terhadap-lingkungan\/"},"modified":"2026-06-13T14:27:03","modified_gmt":"2026-06-13T14:27:03","slug":"gelap-yang-bermakna-satu-jam-kepedulian-jakarta-terhadap-lingkungan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/06\/13\/gelap-yang-bermakna-satu-jam-kepedulian-jakarta-terhadap-lingkungan\/","title":{"rendered":"Gelap yang Bermakna Satu Jam Kepedulian Jakarta terhadap Lingkungan"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/06\/13\/1781360024_2ab79145576bc5ab7ed2.png\" alt=\"Gelap yang Bermakna: Satu Jam Kepedulian Jakarta terhadap Lingkungan\"\/><figcaption>Ilustrasi(Antara)<\/figcaption><\/figure>\n<p>CAHAYA lampu telah lama menjadi penanda kehidupan sebuah kota metropolitan. Namun, ada kalanya satu jam tanpa cahaya justru mampu menerangi kesadaran manusia akan pentingnya menjaga bumi. Melalui aksi mematikan lampu selama 60 menit dalam rangka <strong><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/hari-lingkungan-hidup-2026\" title=\"Hari Lingkungan Hidup 2026\">Hari Lingkungan Hidup 2026<\/a><\/strong>, warga Jakarta diajak membuktikan bahwa perubahan besar dapat lahir dari kebiasaan kecil yang dilakukan bersama.<\/p>\n<p>Pemerintah Provinsi DKI Jakarta secara resmi mengajak seluruh warga untuk berpartisipasi dalam aksi hemat energi dan pengurangan emisi karbon. Aksi ini dijadwalkan berlangsung pada hari <strong>Sabtu (13\/6\/2026), pukul 20.30-21.30 WIB<\/strong>.<\/p>\n<h2>Landasan Hukum dan Lokasi Pemadaman<\/h2>\n<p>Aksi pemadaman lampu ini bukan sekadar seremonial, melainkan mengacu pada <strong>Instruksi Gubernur Nomor 14 Tahun 2021<\/strong> tentang Pelaksanaan Pemadaman Lampu dalam Rangka Penghematan Energi dan Pengurangan Emisi Karbon. Langkah sederhana ini diyakini memberikan dampak nyata bagi kualitas lingkungan jika dilakukan secara kolektif.<\/p>\n<p>Selain rumah tinggal dan gedung perkantoran, pemadaman lampu akan dilakukan di sejumlah ruas jalan protokol, jalan arteri, serta berbagai ikon kebanggaan Jakarta, antara lain:<\/p>\n<ul>&#13;<\/p>\n<li>Monumen Nasional (Monas)<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li>Patung Arjuna Wiwaha<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li>Patung Selamat Datang di Bundaran Hotel Indonesia (HI)<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li>Patung Pemuda<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li>Patung Jenderal Sudirman<\/li>\n<p>&#13;<\/p>\n<li>Kawasan Balai Kota DKI Jakarta<\/li>\n<p>&#13;\n<\/ul>\n<h2>Dampak Nyata: Belajar dari Aksi Sebelumnya<\/h2>\n<p>Aksi hemat energi ini telah membuktikan keberhasilannya di masa lalu. Berdasarkan data Pemprov DKI Jakarta, aksi serupa yang pernah dilakukan pada Sabtu (25\/4) mencatatkan angka yang signifikan:<\/p>\n<table style=\"width: 100%; border-collapse: collapse; margin: 20px 0;\">&#13;<\/p>\n<thead>&#13;<\/p>\n<tr style=\"background-color: #2ecc71; color: white;\">&#13;<\/p>\n<th style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 12px; text-align: left;\">Indikator Keberhasilan<\/th>\n<p>&#13;<\/p>\n<th style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 12px; text-align: left;\">Capaian (60 Menit)<\/th>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;\n\t<\/thead>\n<p>&#13;<\/p>\n<tbody>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 12px;\">Penghematan Listrik<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 12px;\">96,91 MWh<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 12px;\">Efisiensi Biaya (Mata Uang Rupiah)<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 12px;\">Rp140.226.312<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 12px;\">Penurunan Emisi Karbon<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 12px;\">77,53 ton CO2e<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<br \/>\n\t<\/tbody>\n<p>&#13;<br \/>\n<\/table>\n<p>Hasil tersebut menunjukkan bahwa mematikan lampu dan perangkat elektronik yang tidak digunakan selama satu jam saja dapat memberikan manfaat besar bagi bumi dan ekonomi kota. Pemprov DKI berharap konsistensi warga dalam menerapkan gaya hidup hemat energi dapat terus berlanjut di luar peringatan hari besar lingkungan. (Ant\/I-1)<\/p>\n<h2>FAQ: Aksi Hemat Energi Jakarta 2026<\/h2>\n<p><strong>Kapan aksi pemadaman lampu dilakukan?<\/strong><br \/>&#13;<br \/>\nSabtu, 13 Juni 2026 (bertepatan dengan rangkaian Hari Lingkungan Hidup), mulai pukul 20.30 hingga 21.30 WIB.<\/p>\n<p><strong>Apakah lampu jalan umum juga dipadamkan?<\/strong><br \/>&#13;<br \/>\nPemadaman dilakukan secara selektif di sejumlah ruas jalan protokol dan arteri dengan tetap memperhatikan aspek keamanan dan keselamatan pengguna jalan.<\/p>\n<p><strong>Apa tujuan utama dari aksi ini?<\/strong><br \/>&#13;<br \/>\nMeningkatkan kesadaran masyarakat akan penghematan energi, mengurangi beban emisi karbon di atmosfer, dan menekan dampak perubahan iklim secara global.<\/p>\n<p>\u00a0<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/megapolitan\/900248\/gelap-yang-bermakna-satu-jam-kepedulian-jakarta-terhadap-lingkungan\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ilustrasi(Antara) CAHAYA lampu telah lama menjadi penanda kehidupan sebuah kota metropolitan. Namun, ada kalanya satu jam tanpa cahaya justru mampu menerangi kesadaran manusia akan pentingnya menjaga bumi. Melalui aksi mematikan lampu selama 60 menit dalam rangka Hari Lingkungan Hidup 2026, warga Jakarta diajak membuktikan bahwa perubahan besar dapat lahir dari kebiasaan kecil yang dilakukan bersama. [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":56815,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-56814","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/56814","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=56814"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/56814\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/56815"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=56814"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=56814"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=56814"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}