{"id":56670,"date":"2026-06-13T08:06:30","date_gmt":"2026-06-13T08:06:30","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/06\/13\/preview-piala-dunia-2026-haiti-vs-skotlandia-duel-dua-negara-yang-lama-absen-di-piala-dunia\/"},"modified":"2026-06-13T08:06:30","modified_gmt":"2026-06-13T08:06:30","slug":"preview-piala-dunia-2026-haiti-vs-skotlandia-duel-dua-negara-yang-lama-absen-di-piala-dunia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/06\/13\/preview-piala-dunia-2026-haiti-vs-skotlandia-duel-dua-negara-yang-lama-absen-di-piala-dunia\/","title":{"rendered":"Preview Piala Dunia 2026 Haiti vs Skotlandia, Duel Dua Negara yang Lama Absen di Piala Dunia"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/06\/13\/1781311722_8ce9f3fe708a7fc58077.jpg\" alt=\"Preview Piala Dunia 2026: Haiti vs Skotlandia, Duel Dua Negara yang Lama Absen di Piala Dunia\"\/><figcaption>Laga Grup C Piala Dunia 2026 antara timnas Haiti dan timnas Skotlandia(chatgpt)<\/figcaption><\/figure>\n<p>DUA<b> <\/b>negara yang telah lama absen dari panggung tertinggi sepak bola dunia akan saling berhadapan di Boston Stadium, Massachusetts, pada laga pembuka Grup C <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/piala-dunia\" title=\"piala dunia\">Piala Dunia<\/a> 2026. <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/timnas-haiti\" title=\"timnas Haiti\">Timnas Haiti<\/a> dan <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/timnas-skotlandia\" title=\"Timnas Skotlandia\">timnas Skotlandia<\/a> akan berduel pada Minggu (14\/6) pukul 08.00 WIB dalam misi mencari poin krusial di grup yang juga dihuni oleh raksasa timnas Brasil dan juara Afrika, timnas Maroko.<\/p>\n<h2>Kembalinya Sang Kuda Hitam<\/h2>\n<p>Haiti mencatatkan sejarah dengan kembali ke Piala Dunia setelah penantian panjang selama 52 tahun. Penampilan terakhir <i>The Grenadiers<\/i> terjadi pada 1974 di Jerman Barat.<\/p>\n<p>Di bawah asuhan Sebastien Migne, Haiti berhasil lolos ke turnamen dengan format baru 48 tim ini setelah tampil impresif di kualifikasi zona CONCACAF, termasuk kemenangan krusial atas Kosta Rika dan Nikaragua.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/piala-dunia-2026\/899878\/piala-dunia-2026-haiti-dan-skotlandia-kembali-ke-panggung-dunia-laga-perdana-jadi-penentu\" title=\"Piala Dunia 2026: Haiti dan Skotlandia Kembali ke Panggung Dunia, Laga Perdana jadi Penentu\" target=\"_blank\">Piala Dunia 2026: Haiti dan Skotlandia Kembali ke Panggung Dunia, Laga Perdana jadi Penentu<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Di sisi lain, Skotlandia asuhan Steve Clarke kembali untuk penampilan kesembilan mereka di putaran final. <i>The Tartan Army<\/i> membawa misi besar untuk memutus kutukan sejarah; mereka belum pernah sekalipun lolos dari fase grup dalam 12 partisipasi di turnamen mayor (Piala Dunia dan Euro). Kemenangan dramatis atas Denmark di babak kualifikasi menjadi modal kepercayaan diri tinggi bagi Andy Robertson dan kawan-kawan.<\/p>\n<h2>Kondisi Tim dan Pemain Absen<\/h2>\n<p>Haiti memasuki laga ini dengan kekuatan penuh tanpa ada laporan cedera pemain kunci. Kapten veteran Johny Placide, 38,\u00a0akan menjadi tembok terakhir di bawah mistar gawang, didukung oleh bek Hannes Delcroix. Di lini depan, ketajaman Wilson Isidor dan Duckens Nazon akan menjadi tumpuan untuk membongkar pertahanan lawan.<\/p>\n<p>Sementara itu, Skotlandia harus kehilangan Billy Gilmour yang absen dari turnamen karena cedera lutut. Bek Scott McKenna juga diragukan tampil setelah mengalami benturan ringan. Namun, kabar baik datang dari Scott McTominay yang dilaporkan sudah kembali berlatih setelah sempat mengalami gangguan pencernaan. Lawrence Shankland, yang tampil tajam di laga uji coba terakhir, diprediksi akan memimpin lini serang bersama Che Adams.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/piala-dunia-2026\/878455\/profil-timnas-skotlandia-piala-dunia-2026-menanti-kiprah-generasi-emas-the-tartan-army\" title=\"Profil Timnas Skotlandia Piala Dunia 2026: Menanti Kiprah Generasi Emas The Tartan Army\" target=\"_blank\">Profil Timnas Skotlandia Piala Dunia 2026: Menanti Kiprah Generasi Emas The Tartan Army<\/a><\/strong><\/p>\n<p><strong>Informasi Pertandingan:<\/strong><br \/>&#13;<br \/>\nStadion: Boston Stadium, Massachusetts, AS<br \/>&#13;<br \/>\nWaktu: Minggu, 14 Juni 2026, 08.00 WIB<br \/>&#13;<br \/>\nWasit: Mustapha Ghorbal (Aljazair)<\/p>\n<h2>Prediksi Susunan Pemain<\/h2>\n<table style=\"width: 100%; border-collapse: collapse; margin-bottom: 20px;\">&#13;<\/p>\n<thead>&#13;<\/p>\n<tr style=\"background-color: #e6e6e6;\">&#13;<\/p>\n<th style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px; text-align: left;\">Tim<\/th>\n<p>&#13;<\/p>\n<th style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px; text-align: left;\">Susunan Pemain (Prediksi)<\/th>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;\n\t<\/thead>\n<p>&#13;<\/p>\n<tbody>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px;\"><strong>Haiti<\/strong><\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px;\">Placide; Arcus, Ade, Delcroix, Experience; Deedson, Bellegarde, Jacques, Providence; Pierrot, Isidor.<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px;\"><strong>Skotlandia<\/strong><\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 8px;\">Gunn; Hickey, Hanley, Hendry, Robertson; Doak, Ferguson, McTominay, McGinn; Shankland, Adams.<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<br \/>\n\t<\/tbody>\n<p>&#13;<br \/>\n<\/table>\n<h2>Analisis Pertandingan<\/h2>\n<p>Ini akan menjadi pertemuan pertama sepanjang sejarah bagi kedua negara. Skotlandia, yang secara peringkat FIFA berada hampir 40 posisi di atas Haiti, lebih diunggulkan di atas kertas. Pengalaman bermain di level tertinggi Eropa melalui pemain seperti John McGinn dan Andy Robertson menjadi keunggulan teknis bagi <i>The Tartan Army<\/i>.<\/p>\n<p>Namun, Haiti tidak bisa dipandang sebelah mata. Ketangguhan mental mereka teruji selama kualifikasi, saat mereka harus memainkan laga kandang di luar negeri karena situasi keamanan domestik. Jika Skotlandia gagal mengonversi peluang sejak awal, kecepatan serangan balik Haiti melalui Jean-Ricner Bellegarde bisa menjadi ancaman serius bagi pertahanan Steve Clarke.<\/p>\n<p>Mengingat lawan berikutnya adalah Brasil dan Maroko, hasil imbang akan terasa seperti kekalahan bagi kedua tim. Tiga poin di Boston adalah harga mati untuk menjaga asa lolos ke babak gugur.<\/p>\n<p>PENAFIAN<\/p>\n<p>Artikel ini diolah dan disusun oleh kecerdasan buatan (AI) dan telah melalui proses penyuntingan serta verifikasi fakta oleh redaksi.<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/piala-dunia-2026\/900066\/preview-piala-dunia-2026-haiti-vs-skotlandia-duel-dua-negara-yang-lama-absen-di-piala-dunia\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Laga Grup C Piala Dunia 2026 antara timnas Haiti dan timnas Skotlandia(chatgpt) DUA negara yang telah lama absen dari panggung tertinggi sepak bola dunia akan saling berhadapan di Boston Stadium, Massachusetts, pada laga pembuka Grup C Piala Dunia 2026. Timnas Haiti dan timnas Skotlandia akan berduel pada Minggu (14\/6) pukul 08.00 WIB dalam misi mencari [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":56671,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-56670","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/56670","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=56670"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/56670\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/56671"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=56670"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=56670"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=56670"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}