{"id":56544,"date":"2026-06-13T02:35:37","date_gmt":"2026-06-13T02:35:37","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/06\/13\/kebakaran-hutan-bukit-sempana-sembalun-padam-25-pendaki-dievakuasi\/"},"modified":"2026-06-13T02:35:37","modified_gmt":"2026-06-13T02:35:37","slug":"kebakaran-hutan-bukit-sempana-sembalun-padam-25-pendaki-dievakuasi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/06\/13\/kebakaran-hutan-bukit-sempana-sembalun-padam-25-pendaki-dievakuasi\/","title":{"rendered":"Kebakaran Hutan Bukit Sempana Sembalun Padam, 25 Pendaki Dievakuasi"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/06\/13\/1781317867_7d999c90730bbee9b0d3.jpg\" alt=\"Kebakaran Hutan Bukit Sempana Sembalun Padam, 25 Pendaki Dievakuasi\"\/><figcaption>Tim gabungan dari Kementerian Kehutanan (Kemenhut) bersama TNI dan Polri berhasil menjinakkan kebakaran yang melanda kawasan Hutan Savana Bukit Sempana, Desa Sembalun Bumbung, Kecamatan Sembalun, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB).(MI\/HO)<\/figcaption><\/figure>\n<p>TIM<b> <\/b>gabungan dari Kementerian Kehutanan (Kemenhut) bersama TNI dan Polri berhasil menjinakkan <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/kebakaran\" title=\"kebakaran\">kebakaran<\/a> yang melanda kawasan Hutan Savana <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/bukit-sempana\" title=\"Bukit Sempana\">Bukit Sempana<\/a>, Desa Sembalun Bumbung, Kecamatan Sembalun, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/ntb\" title=\"ntb\">NTB<\/a>). Selain memadamkan api, petugas juga bergerak cepat mengevakuasi puluhan pendaki yang terjebak di sekitar lokasi kejadian.<\/p>\n<p>Kebakaran yang melanda kawasan Hutan Lindung di bawah naungan Balai KPH Wilayah II Provinsi NTB ini diperkirakan menghanguskan lahan seluas 282 hektare. Operasi pemadaman yang berlangsung dramatis tersebut akhirnya dinyatakan tuntas pada Kamis (11\/6\/2026), setelah tim berjibaku dengan medan pegunungan yang terjal dan cuaca ekstrem.<\/p>\n<h3>Kronologi dan Operasi Pemadaman<\/h3>\n<p>Api pertama kali terdeteksi pada Selasa (9\/6) sore yang bersumber dari arah Swela Pringabaya sebelum akhirnya merembet luas ke area Bukit Sempana. Upaya pemadaman awal sempat terkendala oleh keterbatasan logistik, kondisi gelap, serta akses yang sulit dijangkau.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/nusantara\/857393\/160-titik-panas-muncul-di-riau\" title=\"160 Titik Panas Muncul di Riau\" target=\"_blank\">160 Titik Panas Muncul di Riau<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Direktur Jenderal Penegakan Hukum Kehutanan, Dwi Januanto Nugroho, menegaskan bahwa Manggala Agni tetap menjadi garda terdepan dalam menghadapi situasi sulit ini.<\/p>\n<p>&#8220;Manggala Agni adalah ujung tombak negara. Mereka bekerja di medan berat untuk memastikan api tidak merusak lebih luas,&#8221; ujarnya pada Sabtu (13\/6).<\/p>\n<div style=\"background-color: #f9f9f9; padding: 15px; border-left: 5px solid #2c3e50; margin: 20px 0;\"><strong>Data Teknis Kebakaran Bukit Sempana:<\/strong><\/p>\n<table style=\"width: 100%; border-collapse: collapse; margin-top: 10px;\">&#13;<\/p>\n<thead>&#13;<\/p>\n<tr style=\"background-color: #eeeeee;\">&#13;<\/p>\n<th style=\"border: 1px solid #dddddd; padding: 8px; text-align: left;\">Parameter<\/th>\n<p>&#13;<\/p>\n<th style=\"border: 1px solid #dddddd; padding: 8px; text-align: left;\">Detail Informasi<\/th>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;\n\t<\/thead>\n<p>&#13;<\/p>\n<tbody>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #dddddd; padding: 8px;\">Luas Terdampak<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #dddddd; padding: 8px;\">\u00b1 282 Hektare<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #dddddd; padding: 8px;\">Vegetasi Terbakar<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #dddddd; padding: 8px;\">Savana, semak belukar, pohon cemara<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #dddddd; padding: 8px;\">Kondisi Medan<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #dddddd; padding: 8px;\">Pegunungan terjal, berkabut, angin 12 km\/jam<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #dddddd; padding: 8px;\">Personel Terlibat<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #dddddd; padding: 8px;\">Manggala Agni (Dalkarhut), KPH, TNI, Polri<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #dddddd; padding: 8px;\">Jumlah Evakuasi<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #dddddd; padding: 8px;\">25 Pendaki\/Wisatawan<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<br \/>\n\t<\/tbody>\n<p>&#13;<br \/>\n<\/table>\n<\/div>\n<h3>Prioritas Keselamatan Manusia<\/h3>\n<p>Kepala Balai Dalkarhut Wilayah Jawa Bali Nusa Tenggara, Bambang Setyo Antoko, menjelaskan bahwa fokus utama tim bukan hanya memutus lidah api, melainkan juga menyelamatkan nyawa manusia. Sebanyak 25 pendaki berhasil dievakuasi dari jalur pendakian guna menghindari risiko terjebak asap maupun perubahan arah angin yang tidak menentu.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/internasional\/834627\/10-fakta-tragedi-kebakaran-hong-kong-dari-respons-xi-jinping-hingga-nasib-wni\" title=\"10 Fakta Tragedi Kebakaran Hong Kong, dari Respons Xi Jinping hingga Nasib WNI\" target=\"_blank\">10 Fakta Tragedi Kebakaran Hong Kong, dari Respons Xi Jinping hingga Nasib WNI<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&#8220;Kami melakukan penyisiran dan <i>mopping up<\/i> untuk memastikan tidak ada bara yang tersisa. Di saat yang sama, evakuasi pendaki menjadi prioritas untuk mencegah jatuhnya korban jiwa,&#8221; jelas Bambang.<\/p>\n<h3>Dugaan Penyebab: Perburuan Liar<\/h3>\n<p>Hingga saat ini, pihak berwenang masih mendalami penyebab pasti kebakaran hebat tersebut. Namun, indikasi awal di lapangan menunjukkan adanya dugaan aktivitas ilegal berupa perburuan liar di sekitar kawasan hutan lindung tersebut.<\/p>\n<p>Kementerian Kehutanan mengimbau masyarakat dan pengunjung untuk meningkatkan kewaspadaan. Penggunaan api secara bijak dan pelaporan dini melalui sistem <i>Sipongi<\/i> diharapkan dapat mencegah kejadian serupa terulang kembali, mengingat kawasan Sembalun memiliki nilai ekologis yang sangat vital bagi ketersediaan sumber air dan keseimbangan alam di Nusa Tenggara Barat. (Z-1)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/nusantara\/900076\/kebakaran-hutan-bukit-sempana-sembalun-padam-25-pendaki-dievakuasi\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Tim gabungan dari Kementerian Kehutanan (Kemenhut) bersama TNI dan Polri berhasil menjinakkan kebakaran yang melanda kawasan Hutan Savana Bukit Sempana, Desa Sembalun Bumbung, Kecamatan Sembalun, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB).(MI\/HO) TIM gabungan dari Kementerian Kehutanan (Kemenhut) bersama TNI dan Polri berhasil menjinakkan kebakaran yang melanda kawasan Hutan Savana Bukit Sempana, Desa Sembalun Bumbung, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":56545,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-56544","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/56544","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=56544"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/56544\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/56545"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=56544"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=56544"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=56544"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}