{"id":5595,"date":"2024-07-03T17:12:46","date_gmt":"2024-07-03T17:12:46","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2024\/07\/03\/kemenkes-nyatakan-tidak-terlibat-pemberhentian-dekan-unair-yang-tolak-dokter-asing\/"},"modified":"2024-07-03T17:12:46","modified_gmt":"2024-07-03T17:12:46","slug":"kemenkes-nyatakan-tidak-terlibat-pemberhentian-dekan-unair-yang-tolak-dokter-asing","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2024\/07\/03\/kemenkes-nyatakan-tidak-terlibat-pemberhentian-dekan-unair-yang-tolak-dokter-asing\/","title":{"rendered":"Kemenkes Nyatakan tidak Terlibat Pemberhentian Dekan Unair yang Tolak Dokter Asing"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n<img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/disk.mediaindonesia.com\/thumbs\/800x467\/news\/2024\/07\/699f4664804298f0de21c90ce8c076a7.jpg\" alt=\"Kemenkes Nyatakan tidak Terlibat Pemberhentian Dekan Unair yang Tolak Dokter Asing\"\/><figcaption>Ilustrasi dokter asing.(AFP\/ANTHONY WALLACE)<\/figcaption><\/figure>\n<p><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/kementerian-kesehatan\" title=\"Kementerian Kesehatan\" rel=\"dofollow\">KEMENTERIAN Kesehatan<\/a> (Kemenkes) menyatakan tidak terlibat dengan keputusan Rektorat Universitas Airlangga (<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/unair\" title=\"Unair\" rel=\"dofollow\">Unair<\/a>) yang memberhentikan Prof Budi Santoso dari jabatannya sebagai Dekan Fakultas Kedokteran, karena menolak program pemerintah mendatangkan <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/dokter\" title=\"Dokter\" rel=\"dofollow\">dokter<\/a> asing ke\u00a0Indonesia.<\/p>\n<p>&#8220;Kabar itu tidak ada hubungannya dengan Kemenkes. Itu masalah\u00a0internal Unair dan mungkin bisa klarifikasi lanjut dengan pihak Rektorat\u00a0Unair,&#8221; kata Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik Kemenkes Siti\u00a0Nadia Tarmizi seperti dilansir dari <em>Antara<\/em>, Rabu (3\/7) malam.\n<\/p>\n<p>Kabar tersebut berawal dari pernyataan Prof Budi Santoso yang beredar di\u00a0Whatsapp Group (WAG) Dosen FK Unair pada hari ini. <\/p>\n<p><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/566168\/ruu-kesehatan-cari-terobosan-untuk-penuhi-kebutuhan-dokter\" title=\"RUU Kesehatan Cari Terobosan untuk Penuhi Kebutuhan Dokter\" target=\"_blank\" rel=\"dofollow noopener\">RUU Kesehatan Cari Terobosan untuk Penuhi Kebutuhan Dokter<\/a><\/strong>\n<\/p>\n<p>Dalam pernyataannya, Budi Santoso berpamitan kepada sekitar 300an\u00a0member di grup tersebut, usai menerima keputusan Rektorat Unair\u00a0yang memberhentikan dirinya dari jabatan Dekan FK Unair.\n<\/p>\n<p>&#8220;Per hari ini saya diberhentikan sebagai Dekan FK Unair. Saya\u00a0menerima dengan lapang dada dan ikhlas. Mohon maaf selama saya memimpin FK Unair ada salah dan khilaf, mari terus kita perjuangkan FK Unair tercinta untuk terus maju dan berkembang,&#8221; demikian petikan pernyataan Budi Santoso dalam WAG tersebut.\n<\/p>\n<p>Saat dikonfirmasi, Budi Santoso membenarkan pernyataannya itu sebagai\u00a0bentuk kewajiban dirinya untuk berpamitan dengan para dosen maupun senior. &#8220;Benar, itu pesan dari saya di grup dosen FK Uniar. Benar saya\u00a0diberhentikan per hari ini,&#8221; katanya. <\/p>\n<p><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/680780\/kemenkes-dinilai-belum-siap-implementasi-skp\" title=\"Kemenkes Dinilai belum Siap Implementasi SKP\" target=\"_blank\" rel=\"dofollow noopener\">Kemenkes Dinilai belum Siap Implementasi SKP<\/a><\/strong>\n<\/p>\n<p>Saat ditanya apakah hal itu berkaitan dengan statement dirinya\u00a0menolak program <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/dokter-asing\" title=\"Dokter asing\" rel=\"dofollow\">dokter asing<\/a> di Indonesia, Budi Santoso membenarkan hal\u00a0itu.\n<\/p>\n<p>&#8220;Iya. Proses saya untuk dipanggil berkaitan dengan itu,&#8221; ujarnya.\n<\/p>\n<p>Ia beranggapan, terjadi perbedaan pendapat antara pimpinan Unair dengan\u00a0dirinya terkait program Kemenkes untuk mendatangkan dokter asing.\u00a0&#8220;Karena rektor pimpinan saya dan saya ada perbedaan pendapat, dan\u00a0saya dinyatakan berbeda ya keputusan beliau ya diterima. Tapi, kalau saya\u00a0menyuarakan hati nurani, saya pikir kalau semua dokter ditanya, apa rela\u00a0ada dokter asing? Saya yakin jawabannya tidak,&#8221; katanya. <\/p>\n<p><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/opini\/678335\/apakah-dokter-asing-merupakan-solusi-mengatasi-masalah-kesehatan\" title=\"Apakah Dokter Asing merupakan Solusi Mengatasi Masalah Kesehatan?\" target=\"_blank\" rel=\"dofollow noopener\">Apakah Dokter Asing merupakan Solusi Mengatasi Masalah Kesehatan?<\/a><\/strong>\n<\/p>\n<p>Menurut Budi Santoso, dirinya dipanggil oleh Rektorat Unair pada Senin\u00a0(1\/7) untuk mengklarifikasi pernyataan Budi menolak program dokter asing di Indonesia. Sedangkan, keputusan pemberhentian ia terima hari ini.\n<\/p>\n<p>Budi Santoso dalam pernyataan pribadinya kepada wartawan, di Jawa Timur,\u00a0Kamis (27\/6), mengatakan tidak setuju dengan program dokter asing di\u00a0Indonesia.\n<\/p>\n<p>&#8220;Secara pribadi dan institusi, kami dari fakultas kedokteran tidak\u00a0setuju,&#8221; katanya. <\/p>\n<p><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/678084\/menkes-pengurusan-str-tenaga-medis-dan-tenaga-kesehatan-gratis\" title=\"Menkes: Pengurusan STR Tenaga Medis dan Tenaga Kesehatan Gratis\" target=\"_blank\" rel=\"dofollow noopener\">Menkes: Pengurusan STR Tenaga Medis dan Tenaga Kesehatan Gratis<\/a><\/strong>\n<\/p>\n<p>Prof Budi yakin 92 Fakultas Kedokteran di Indonesia mampu meluluskan\u00a0dokter-dokter yang berkualitas. Bahkan, kualitasnya tidak kalah dengan\u00a0dokter-dokter asing.\n<\/p>\n<p>Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan mengatur persyaratan\u00a0dan batasan bagi tenaga medis dan tenaga kesehatan warga negara asing (WNA) yang ingin berpraktik di Indonesia.\n<\/p>\n<p>Menkes Budi Gunadi Sadikin menyebut misi dari program tersebut adalah\u00a0untuk menyelamatkan sekitar 12 ribu nyawa bayi per tahun yang berisiko\u00a0meninggal akibat kelainan jantung bawaan.\n<\/p>\n<p>Kemampuan dokter di Indonesia untuk melakukan operasi jantung baru\u00a0berkisar 6 ribu pasien per tahun, sementara penanganan kelainan jantung\u00a0bawaan memerlukan tindakan operasi yang cepat.\n<\/p>\n<p>&#8220;Enam ribu bayi ini kalau tidak tertangani memiliki risiko tinggi\u00a0untuk meninggal. Kalau kita tunggu, risikonya makin tinggi,&#8221; ujarnya. (Z-6)\n<\/p>\n<\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/682532\/kemenkes-nyatakan-tidak-terlibat-pemberhentian-dekan-unair-yang-tolak-dokter-asing\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ilustrasi dokter asing.(AFP\/ANTHONY WALLACE) KEMENTERIAN Kesehatan (Kemenkes) menyatakan tidak terlibat dengan keputusan Rektorat Universitas Airlangga (Unair) yang memberhentikan Prof Budi Santoso dari jabatannya sebagai Dekan Fakultas Kedokteran, karena menolak program pemerintah mendatangkan dokter asing ke\u00a0Indonesia. &#8220;Kabar itu tidak ada hubungannya dengan Kemenkes. Itu masalah\u00a0internal Unair dan mungkin bisa klarifikasi lanjut dengan pihak Rektorat\u00a0Unair,&#8221; kata Kepala [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":5596,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-5595","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5595","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=5595"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5595\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/5596"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=5595"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=5595"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=5595"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}