{"id":55916,"date":"2026-06-11T20:19:20","date_gmt":"2026-06-11T20:19:20","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/06\/11\/industri-tekstil-tetap-kokoh-hadapi-gejolak-rupiah-dan-pasar-modal\/"},"modified":"2026-06-11T20:19:20","modified_gmt":"2026-06-11T20:19:20","slug":"industri-tekstil-tetap-kokoh-hadapi-gejolak-rupiah-dan-pasar-modal","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/06\/11\/industri-tekstil-tetap-kokoh-hadapi-gejolak-rupiah-dan-pasar-modal\/","title":{"rendered":"Industri Tekstil Tetap Kokoh Hadapi Gejolak Rupiah dan Pasar Modal"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/06\/11\/1781188222_a62bbff3b9cee9aab2e7.jpeg\" alt=\"Industri Tekstil Tetap Kokoh Hadapi Gejolak Rupiah dan Pasar Modal\"\/><figcaption>Ilustrasi(Dok Istimewa)<\/figcaption><\/figure>\n<p>PELEMAHAN nilai tukar rupiah dan gejolak pasar modal tidak memberikan dampak signifikan terhadap industri nasional, khususnya industri <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/tekstil-dan-produk-tekstil\" title=\"tekstil dan produk tekstil\">tekstil dan produk tekstil<\/a> (TPT).<\/p>\n<p>Hal ini disampaikan Wakil Menteri Perindustrian (<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/wamenperin\" title=\"wamenperin\">Wamenperin<\/a>), Faisol Riza, ketika berkunjung ke PT Gajah Angkasa Perkasa, di Bandung, Jawa Barat pada Kamis (11\/6).<\/p>\n<p>Kunjungan Wamenperin dalam rangka mengecek sejumlah sektor industri, termasuk industri tekstil, di tengah kekhawatiran publik terkait dampak melemahnya rupiah dan ketidakstabilan pasar modal saat ini.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/ekonomi\/897026\/wamenperin-industri-keramik-nasional-perlu-perkuat-daya-saing-global\" title=\"Wamenperin: Industri Keramik Nasional Perlu Perkuat Daya Saing Global\" target=\"_blank\">Wamenperin: Industri Keramik Nasional Perlu Perkuat Daya Saing Global<\/a><\/strong><\/p>\n<p>\u201cBelakangan banyak isu bahwa kenaikan mata uang asing dan penekanan rupiah kondisi pasar seolah-olah pengaruhnya besar pada industri. Tapi, kita tahu bahwa justru sekarang sektor-sektor tertentu mengalami panen peluang,\u201d ujar Riza.<\/p>\n<p>\u201cKelihatan bahwa industri kita punya fundamental yang baik, dan hampir tidak terpengaruh oleh lemahnya atau tidak stabilnya nilai tukar rupiah maupun pasar modal. Saya juga melihat industri nasional kita memiliki ketahanan yang kuat dalam menghadapi situasi yang tidak stabil secara global,\u201d dia menambahkan.<\/p>\n<p>Dalam kunjungan ini, Wamenperin menengok langsung proses produksi di PT Gajah Angkasa Perkasa. Dia sekaligus mengapresiasi pencapaian industri garmen tersebut yang tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan domestik, namun juga merambah pasar mancanegara.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/ekonomi\/879986\/indo-intertex-2026-jadi-momentum-penguatan-industri-tekstil-nasional\" title=\"Indo Intertex 2026 Jadi Momentum Penguatan Industri Tekstil Nasional\" target=\"_blank\">Indo Intertex 2026 Jadi Momentum Penguatan Industri Tekstil Nasional<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Dengan demikian, lanjut Riza, ini membuktikan bahwa produk-produk tekstil Indonesia tidak kalah bersaing dengan produk-produk impor, baik secara kualitas maupun harga.<\/p>\n<p>\u201cKita bisa bersaing dengan harga tekstil yang diproduksi negara lain bahkan dengan harga di pasar. Ini membanggakan. Tentu, pemerintah juga akan terus mendukung industri tekstil di Indonesia,\u201d kata Riza.<\/p>\n<p>Lebih lanjut, Wamenperin mendorong industri tekstil untuk memanfaatkan tantangan geopolitik untuk meningkatkan ekspansi pasar ekspor. Salah satunya, melalui perjanjian dagang RI dengan Eropa, yang memberikan bea masuk nol persen untuk produk tekstil Indonesia.<\/p>\n<p>\u201cPemerintah juga mengatur supaya di border betul-betul ketat. Presiden sudah memerintahkan agar bea cukai jadi kekuatan ekonomi kita, dengan membatasi barang ilegal, tidak memenuhi standar, dan barang yang merusak pasar dalam negeri,\u201d ujar Riza.<\/p>\n<p>Sementara itu, Direktur Gajah Group, Dedy Zein mengatakan bahwa PT Gajah Angkasa Perkasa saat ini mampu memproduksi total 3 juta meter produk garmen dalam sebulan, guna memenuhi pasar dalam negeri dan ekspor, khususnya kebutuhan seragam militer dan pemerintahan di Malaysia, Jepang, dan India.<\/p>\n<p>Dengan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) mencapai 85 persen, Dedy optimistis pihaknya dapat terus menambah negara tujuan ekspor, dengan beberapa target termasuk Arab Saudi, Mesir, Uni Emirat Arab, Prancis, Inggris, Spanyol, Korea Selatan, Vietnam, Papua Nugini, dan Kanada.<\/p>\n<p>\u201cKami berharap ke depannya bisa mengekspor \u00a0bahan jadi, specialty menjadi uniform (seragam) militer dan pemerintah di negara lain,\u201d kata Dedy.<\/p>\n<p>Diketahui, selain baju seragam, PT Gajah Angkasa Perkasa dalam lini usahanya juga memproduksi berbagai produk garmen, antara lain sepatu, tanda pangkat, kain batik, hingga sepatu. (H-2)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/ekonomi\/899612\/industri-tekstil-tetap-kokoh-hadapi-gejolak-rupiah-dan-pasar-modal\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ilustrasi(Dok Istimewa) PELEMAHAN nilai tukar rupiah dan gejolak pasar modal tidak memberikan dampak signifikan terhadap industri nasional, khususnya industri tekstil dan produk tekstil (TPT). Hal ini disampaikan Wakil Menteri Perindustrian (Wamenperin), Faisol Riza, ketika berkunjung ke PT Gajah Angkasa Perkasa, di Bandung, Jawa Barat pada Kamis (11\/6). Kunjungan Wamenperin dalam rangka mengecek sejumlah sektor industri, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":55917,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-55916","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/55916","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=55916"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/55916\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/55917"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=55916"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=55916"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=55916"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}