{"id":55461,"date":"2026-06-11T00:24:44","date_gmt":"2026-06-11T00:24:44","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/06\/11\/pentingnya-membekali-anak-dengan-literasi-keuangan-sejak-dini\/"},"modified":"2026-06-11T00:24:44","modified_gmt":"2026-06-11T00:24:44","slug":"pentingnya-membekali-anak-dengan-literasi-keuangan-sejak-dini","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/06\/11\/pentingnya-membekali-anak-dengan-literasi-keuangan-sejak-dini\/","title":{"rendered":"Pentingnya Membekali Anak dengan Literasi Keuangan Sejak Dini"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/06\/11\/1781136088_1c271b4ed133333651eb.jpg\" alt=\"Pentingnya Membekali Anak dengan Literasi Keuangan Sejak Dini \"\/><figcaption>Ilustrasi(magnific)<\/figcaption><\/figure>\n<p>MEMBANGUN kebiasaan finansial yang sehat tidak seharusnya dimulai saat seseorang sudah memiliki penghasilan sendiri. Sebaliknya, fondasi keuangan yang kuat justru perlu diletakkan sejak masa kanak-kanak melalui peran aktif orang tua di dalam keluarga.<\/p>\n<p>Perencana keuangan sekaligus Pendiri DNA Finance Indonesia, Aliyah Natasya, menekankan bahwa membekali <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/anak\" title=\"anak\">anak<\/a> dengan <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/literasi-keuangan\" title=\"literasi keuangan\">literasi keuangan<\/a> adalah bentuk investasi jangka panjang yang sering kali diremehkan.<\/p>\n<p>Menurutnya, pendidikan keuangan sejak dini membantu anak memahami nilai uang, membangun kebiasaan <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/menabung\" title=\"menabung\">menabung<\/a>, hingga menghargai kerja keras orang tua.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/ekonomi\/867701\/suami-gen-z-lebih-melek-finansial-ini-fakta-baru-perencanaan-keuangan-keluarga-pasangan-muda\" title=\"Suami Gen Z Lebih Melek Finansial? Ini Fakta Baru Perencanaan Keuangan Keluarga Pasangan Muda\" target=\"_blank\">Suami Gen Z Lebih Melek Finansial? Ini Fakta Baru Perencanaan Keuangan Keluarga Pasangan Muda<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&#8220;Ini investasi jangka panjang yang sering diremehkan,&#8221; ujar Aliyah, yang merupakan lulusan MSc bidang daya saing ekonomi dan bisnis internasional dari University of Birmingham, dikutip Kamis (11\/6).<\/p>\n<h3>Pendekatan Berdasarkan Usia<\/h3>\n<p>Aliyah menyarankan agar orangtua menyesuaikan cara penyampaian informasi keuangan dengan usia anak. Hal ini penting agar pesan yang disampaikan dapat diterima dengan baik tanpa memberikan beban pikiran yang tidak sesuai dengan tahap perkembangan mereka.<\/p>\n<table style=\"width: 100%; border-collapse: collapse; margin: 20px 0;\">&#13;<\/p>\n<thead>&#13;<\/p>\n<tr style=\"background-color: #f2f2f2;\">&#13;<\/p>\n<th style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 12px; text-align: left;\">Kelompok Usia<\/th>\n<p>&#13;<\/p>\n<th style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 12px; text-align: left;\">Materi Literasi Keuangan<\/th>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;\n\t<\/thead>\n<p>&#13;<\/p>\n<tbody>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 12px;\">Anak Usia Dini\/Kecil<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 12px;\">Mengenal konsep uang jajan, pentingnya menabung, serta membedakan antara kebutuhan dan keinginan.<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<\/p>\n<tr>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 12px;\">Anak Usia Lebih Besar\/Remaja<\/td>\n<p>&#13;<\/p>\n<td style=\"border: 1px solid #ddd; padding: 12px;\">Memahami gambaran umum anggaran pendidikan dan biaya-biaya wajib yang harus dikeluarkan selama sekolah.<\/td>\n<p>&#13;<br \/>\n\t\t<\/tr>\n<p>&#13;<br \/>\n\t<\/tbody>\n<p>&#13;<br \/>\n<\/table>\n<h3>Keterbukaan yang Proporsional<\/h3>\n<p>Lebih lanjut, Aliyah menjelaskan bahwa menerapkan prinsip keterbukaan yang proporsional mengenai kondisi <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/keuangan-keluarga\" title=\"keuangan keluarga\">keuangan keluarga<\/a> dapat memberikan dampak positif.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/796801\/edukasi-siswa-sd-tentang-menabung-sejak-dini\" title=\"Edukasi Siswa SD tentang Menabung sejak Dini\" target=\"_blank\">Edukasi Siswa SD tentang Menabung sejak Dini<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Dengan memahami bahwa pendidikan adalah investasi yang membutuhkan perencanaan dan komitmen keuangan jangka panjang, anak akan lebih menghargai kesempatan belajar yang mereka miliki.<\/p>\n<p>Pelibatan anak dalam diskusi keuangan keluarga juga dinilai mampu mendorong rasa tanggung jawab dalam menggunakan uang serta lebih bijak dalam mengambil keputusan konsumsi.<\/p>\n<p>&#8220;Anak yang tumbuh dengan kesadaran finansial akan lebih siap menghadapi realitas finansial di masa dewasa,&#8221; tambahnya.<\/p>\n<p><strong>Pesan Utama:<\/strong> Pendidikan keuangan sebaiknya menjadi kebiasaan yang dilakukan secara konsisten dalam keluarga, bukan hanya muncul saat keluarga sedang menghadapi tekanan ekonomi atau kebutuhan yang mendesak.<\/p>\n<p>Dengan menjadikan literasi keuangan sebagai bagian dari gaya hidup keluarga, anak-anak diharapkan memiliki kesiapan mental dan keterampilan manajerial yang lebih baik saat memasuki usia produktif di masa depan. (Ant\/Z-1)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/humaniora\/899269\/pentingnya-membekali-anak-dengan-literasi-keuangan-sejak-dini-\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ilustrasi(magnific) MEMBANGUN kebiasaan finansial yang sehat tidak seharusnya dimulai saat seseorang sudah memiliki penghasilan sendiri. Sebaliknya, fondasi keuangan yang kuat justru perlu diletakkan sejak masa kanak-kanak melalui peran aktif orang tua di dalam keluarga. Perencana keuangan sekaligus Pendiri DNA Finance Indonesia, Aliyah Natasya, menekankan bahwa membekali anak dengan literasi keuangan adalah bentuk investasi jangka panjang [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":55462,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-55461","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/55461","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=55461"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/55461\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/55462"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=55461"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=55461"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=55461"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}