{"id":55382,"date":"2026-06-10T20:38:53","date_gmt":"2026-06-10T20:38:53","guid":{"rendered":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/06\/10\/pembangunan-infrastruktur-ai-perkuat-ekosistem-ekonomi-digital\/"},"modified":"2026-06-10T20:38:53","modified_gmt":"2026-06-10T20:38:53","slug":"pembangunan-infrastruktur-ai-perkuat-ekosistem-ekonomi-digital","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/2026\/06\/10\/pembangunan-infrastruktur-ai-perkuat-ekosistem-ekonomi-digital\/","title":{"rendered":"Pembangunan Infrastruktur AI Perkuat Ekosistem Ekonomi Digital"},"content":{"rendered":"<p> <br \/>\n<\/p>\n<div>\n<figure class=\"main-img\">\n                                <img decoding=\"async\" class=\"zoomable\" src=\"https:\/\/asset.mediaindonesia.com\/news\/2026\/06\/10\/1781103010_4154e04bf238d2bb2332.jpeg\" alt=\"Pembangunan Infrastruktur AI Perkuat Ekosistem Ekonomi Digital\"\/><figcaption>Ilustrasi(Dok Istimewa)<\/figcaption><\/figure>\n<p>INDONESIA memiliki kombinasi ideal berupa populasi yang besar, pertumbuhan <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/ekonomi-digital\" title=\"ekonomi digital\">ekonomi digital<\/a> yang pesat, serta meningkatnya kebutuhan atas kapasitas komputasi dan pusat data modern.<\/p>\n<p>Kondisi tersebut menjadikan Indonesia sebagai lokasi strategis untuk pembangunan infrastruktur artificial intelligence (AI) untuk melayani kebutuhan domestik dan regional.<\/p>\n<p>Hal ini pun mendorong perusahaan infrastruktur <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/kecerdasan-buatan\" title=\"Kecerdasan Buatan\">kecerdasan buatan<\/a> (AI) asal Amerika Serikat, Synapse Power, mengumumkan rencana <a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/tag\/investasi\" title=\"investasi\">investasi<\/a> senilai US$300 juta untuk membangun infrastruktur AI dan pusat data (data center) generasi terbaru di Indonesia.<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/ekonomi\/836613\/kehadiran-ai-tuntut-perusahaan-perkuat-tata-kelola-digital\" title=\"Kehadiran AI Tuntut Perusahaan Perkuat Tata Kelola Digital\" target=\"_blank\">Kehadiran AI Tuntut Perusahaan Perkuat Tata Kelola Digital<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Vice President Synapse Power Simon Schmidt menyampaikan investasi ini jadi langkah strategis perusahaan dalam memperkuat ekosistem ekonomi digital nasional sekaligus mendukung percepatan transformasi teknologi berbasis AI.<\/p>\n<p>Investasi tersebut, lanjut dia, bakal difokuskan pada pengembangan infrastruktur komputasi AI berkinerja tinggi yang dapat dimanfaatkan perusahaan teknologi, institusi riset, startup, sektor pendidikan, layanan kesehatan, hingga berbagai industri yang semakin mengandalkan kecerdasan buatan untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi.<br \/>&#13;<br \/>\nSimon mengatakan Indonesia jadi salah satu negara prioritas ekspansi perusahaan lantaran memiliki potensi besar sebagai pusat pertumbuhan ekonomi digital di kawasan Asia Tenggara.<\/p>\n<p>\u201cIndonesia memiliki potensi luar biasa untuk menjadi salah satu pusat ekonomi digital terbesar di dunia. Kami percaya masa depan tidak hanya dibangun oleh perangkat lunak AI, tetapi juga oleh infrastruktur yang memungkinkan AI berjalan. Negara yang memiliki infrastruktur AI yang kuat akan menjadi negara yang memimpin inovasi di masa depan,\u201d ungkap Simon, di Jakarta, Rabu (10\/6\/2026).<\/p>\n<p class=\"related-news\"><strong>Baca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/ekonomi\/803248\/komitmen-tingkatkan-literasi-dan-akses-investasi-bibitid-sabet-penghargaan-bergengsi\" title=\"Komitmen Tingkatkan Literasi dan Akses Investasi, Bibit.id Sabet Penghargaan Bergengsi\" target=\"_blank\">Komitmen Tingkatkan Literasi dan Akses Investasi, Bibit.id Sabet Penghargaan Bergengsi<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Menurutnya, perkembangan AI saat ini telah melampaui fungsi sebagai teknologi pendukung dan jadi fondasi utama bagi berbagai sektor ekonomi.\u00a0&#8220;Karena itu, ketersediaan infrastruktur digital yang kuat jadi faktor penting untuk memastikan daya saing suatu negara pada era ekonomi berbasis data,&#8221; tuturnya.<\/p>\n<p>Ia menegaskan selain memperkuat kapasitas digital nasional, proyek investasi ini diproyeksikan memberikan dampak ekonomi yang signifikan.\u00a0Pada tahap pembangunan, proyek ini diperkirakan menciptakan ratusan lapangan kerja, sedangkan saat beroperasi juga akan membuka peluang pekerjaan berkeahlian tinggi di bidang teknologi informasi, rekayasa sistem, keamanan siber, operasional pusat data, dan kecerdasan buatan.<\/p>\n<p>Tak hanya itu, jelas dia, Synapse Power berencana menjalin kolaborasi dengan universitas, lembaga penelitian, perusahaan teknologi, dan komunitas pengembang lokal guna mempercepat pertumbuhan ekosistem AI nasional.<\/p>\n<p>&#8220;Program pengembangan talenta digital melalui pelatihan teknologi dan transfer pengetahuan juga menjadi bagian komitmen perusahaan,&#8221; ucapnya.<br \/>&#13;<br \/>\nIa menambahkan dengan investasi senilai US$300 juta tersebut, pihaknya berharap dapat membantu memperkuat posisi Indonesia dalam peta ekonomi digital global sekaligus mendorong lahirnya inovasi berbasis AI dari Asia Tenggara.<\/p>\n<p>&#8220;Kehadiran infrastruktur AI berskala besar juga akan menjadi fondasi penting bagi Indonesia untuk menangkap peluang ekonomi baru di tengah pesatnya perkembangan teknologi kecerdasan buatan di tingkat global,&#8221; tutupnya. (H-2)<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/ekonomi\/899170\/pembangunan-infrastruktur-ai-perkuat-ekosistem-ekonomi-digital\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ilustrasi(Dok Istimewa) INDONESIA memiliki kombinasi ideal berupa populasi yang besar, pertumbuhan ekonomi digital yang pesat, serta meningkatnya kebutuhan atas kapasitas komputasi dan pusat data modern. Kondisi tersebut menjadikan Indonesia sebagai lokasi strategis untuk pembangunan infrastruktur artificial intelligence (AI) untuk melayani kebutuhan domestik dan regional. Hal ini pun mendorong perusahaan infrastruktur kecerdasan buatan (AI) asal Amerika [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":55383,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-55382","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/55382","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=55382"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/55382\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/55383"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=55382"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=55382"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/faktaberita.info\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=55382"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}